BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT
JALAN.....


__ADS_3

Dengan semangat Lily mengaca di cermin untuk bersiap-siap pergi ke rumah Mellanie.


" Hallo mel..... "


" Kamu nanti langsung kerumah Alex ya, aku ada perlu sebentar soalnya. Tapi nanti aku nyusul secepatnya... ok... "


" Oh, ok.... ini aku mau jalan, nanti aku suruh Alex Share lokasi aja kali ya.... "


" Ya... nanti biar aku telfon lagi orangnya, udah ya Ly..... bye.. Hati-hati.... "


Mellanie mengakhiri panggilannya.


.......


" Kak... nanti aku antar ke rumah Alex aja ya.... "


" Alex....? laki-laki yang kurang ajar kemarin...? "


" Ka, jangan gitu.... "


" Hm... ya...... kamu ngapain masih di depan cermin...? mau tebar pesona...? "


Vendra memang sedikit kesal.


" Ya ampun ka... nggak..... jangan kayak gitu ih.... "


" Ayo..... "


Mereka berdua langsung turun, Vendra juga membawa satu koper yang berisi keperluan Lily nanti.


" Ingat.... jangan macam-macam.... "


Celetuk Vendra.


" Iya ka, ta ampun.... jangan gitu kenapa, kalau nggak boleh pergi tak apa.. nanti aku batalin saja ka.... "


Ucap Lily menatap Vendra.


" Nggak.... pergilah.... jangan lupa hubungi aku, takutnya kamu lupa waktu.... "


" Iya.... aku ingat kok.... "


Lily menggandeng lengan Vendra sambil bergelayut manja.


" Coba mana tunjukkin lokasi rumah Alex... "


Lily langsung membuka ponselnya dan menyerahkan kepada kekasihnya.


❤❤❤❤


Vendra langsung paham lokasi rumah Alex dan segera meluncur kesana untuk mengantarkan Lily.


Setelah hampir 20 menit akhirnya Vendra sampai di rumah Alex. Terlihat rumah megah dan mewah, walaupun tidak semewah rumah Vendra, tapi bisa di lihat kalau Alex juga bukan orang biasa.


" Rumahnya besar juga.... "


Ucap Vendra.

__ADS_1


" Kayaknya ini memang rumahnya... "


Tak lama terlihat Alex di halaman bersama 5 temannya laki-laki, sementara Mellanie menjemput lagi 3 teman perempuannya.


" Ka, itu Alex.... "


Vendra langsung masuk menuju halaman rumah Alex.


" Hay Lex..... "


" Lily.... hay.... oh ya Mellanie... "


" Dia jemput yang lain, tadi sudah bilang ke aku.... "


Vendra keluar dari mobil dan mengambil koper Lily.


" Kak.... "


Sapa Alex.


" Hm.... "


Tak lama kemudian Mellanie sampai.


" Hay Lily....... hay kak.... "


Vendra tidak mengatakan apapun.


" Kita berangkat sekarang...? "


" Iya Lex... sekarang aja, keburu sore nanti.... Lily kamu satu mobil sama aku ya.... nanti Santi sama yang lainnya ikut mobil Alex yang satunya.... "


Lily menghampiri Vendra yang berdiri jauh dan berada di dekat mobilnya.


" Kak... aku berangkat dulu ya.... "


" Hm..... "


" Kak kamu kok gitu jawabnya.... kalo keberatan bilang aku nggak jadi berangkat.... "


" Berangkatlah.... pergilah... hati-hati jangan lupa hubungi aku Lily...! hubungi aku.... kau sering melupakannya.... "


" Iya... aku tidak lupa.... kamu jangan makan sembarangan ya dirumah, jangan tidur larut malam.... "


" Sudah cukup.... emangnya kamu mau pergi berapa lama hah...! cepat pulang.... "


" Hehehehe... iya.... aku akan cepet pulang... "


Tanpa sadar Mellanie dan teman yang lainnya memperhatikan tingkah Lily dan juga Vendra dari jauh.


" Kenapa ya.. aku merasa mereka bukan kakak adik.... "


Mellanie berbicara dengan Alex yang berdiri di sampingnya.


" Ngaco kamu Mel.... "


" Coba deh.... apa perasaan aku aja kali ya... hahahahhaa "

__ADS_1


" Perasaan kamu aja.... "


Timpal Alex.


.....


" Udah kakak pulang saja... "


" Kamu mengusirku....? "


" Bukan begitu... kan aku sudah sampai dan mau berangkat juga.... "


" Aku mau minta sesuatu dulu sebelum berangkat.... "


" Apa....? jangan aneh-aneh kak... "


Lily sudah tidak enak.


" Peluk aku.... "


" Kak.... dilihat teman-teman aku disana.. apa kakak nggak lihat....? "


" Cepat.. atau aku yang peluk duluan...? "


" Iya iya........! "


Lily langsung memeluk Vendra hingga membuat terkejut Alex dan yang lainnya, apalagi Mellanie.


" Tuh kan.... mereka tuh seperti kekasih Lex... "


" Apa iya... ? "


" Mana ada kakak adik peluk-peluk gitu... emang kamu gitu sama kakak kamu...? "


" Ogak banget... kakak aku cewek lagian wajarlah... mungkin tuh si Vendra sayang banget sama Lily... mungkin juga dia adik satu-satunya.... "


Alex berusaha berfikir positif.


" Iya kali ya.... "


❤❤


" Kak udah.... "


Berontak Lily.


" Kamu wangi banget..... "


" Kak.. udah ih... lepasin... "


Vendra melepaskan pelukannya dan tanpa berfikir malah mencium pipi Lily hingga membuatnya terkejut.


" Ya ampun.. bagaimana kalau ada yang lihat... aku harus jawab apa..? "


Mellanie dan Alex kali ini membulatkan ke-dua mata mereka melihat Vendra mencium pipi Lily.


" Wah ini sudah tidak benar Lex.... pergilah Lily on the way kemari.... "

__ADS_1


Mellanie langsung masuk mobil dan berpura-pura sibuk dengan ponsel, sementara Alex menyusul Jake dan yang lainnya.


__ADS_2