BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT
SIAPA ROSA...?


__ADS_3

Acara ulang tahun salah satu teman kerja Vendra di langsungkan di sebuah villa pribadi yang mewah.


" Apa kita tidak jadi pergi saja...? kita.... maksud aku kamu saja yang pergi, aku tidak apa-apa dirumah.... "


" Kenapa gitu, kamu sudah dandan cantik, lagipula aku juga ingin pergi dengan kekasihku.. apa itu salah...? "


" Tapi aku.... "


" Sudah, ayo masuk mobil, jangan khawatir soal apapun.... "


Vendra langsung masuk dan memasangkan sabuk pengaman untuk Lily.


" Tapi aku takut... "


ucapnya lagi.


" Takut apa baby... kenapa....? percayalah, tidak akan terjadi sesuatu yang buruk nanti disana.. "


.


.


" Bukan itu yang aku maksud.... aku hannya takut kamu dipermalukan karena mengajakku, aku juga bukan siapa-siapa... asal usul ku saja tidak jelas, bagaimana aku bisa nyaman di sana nanti... "


Mobil melaju dengan kecepatan sedang, sesekali Lily juga menatap ke arah Vendra yang super tampan malam ini hingga mambu membuat jantungnya ingin meloncat keluar.



30 menit berlalu akhirnya sampai di lokasi, mobil mewah sudah berjejeran di halaman villa mewah bernuansa serba putih.


" Come on baby.... "


" Tapi aku.... "


" Semua akan baik-baik saja.... "


Vendra mengulurkan tangannya kepada Lily.


Mereka sudah keluar mobil dan berjalan memasuki pintu utama.


Tak sedikit yang memandang ke arah Vendra malam ini yang memang pesonanya tidak pernah diragukan lagi.


" Tanganmu dingin baby.. are you okey...? "


" Em... aku hannya sedikit gugup saja.... "


" Rileks.... "

__ADS_1


Vendra menggandeng Lily dan berjalan ke arah segerombolan pria yang sepertinya juga teman-teman Vendra.


" Bro.... "


Ucap salah satu pria yang langsung menjabat telapak tangan Vendra.


Lily hannya diam dan tersenyum memandang Vendra dan teman-temannya.


" Beda lagi...? "


Bisiknya ditelinga Vendra.


" Special girl, and this is the last one..... "


Jawab Vendra.


" WOW...... good luck.... "


" Hey baby... dia Dimas, teman kerjaku... dan dia Lily.... "


" Hay... "


Ucap Lily.


" Hay, you are so beautiful tonight.... "


" Hentikan Dim...! "


Sahut Vendra.


" Ok.... nikmati pesta malam ini gadis kecil, jaga bayi gede mu itu... "


Goda Dimas hingga mendapat tatapan tajam dari Vendra.


" Kau mau kemana...? "


" Tentu saja menemui yang punya acara... tidak enak kan kalau belum menemui tuan Anthony.... "


Tuan Anthony sendiri adalah penyelenggara pesta malam ini dalam rangka ulang tahun pernikahannya yang ke 40 tahun.



" Ayo, kita menemui tuan Anthony... "


Vendra menggandeng Lily menyusul Dimas.


Beberapa orang memandang ke arah Lily dan juga Vendra, ada yang bertanya-tanya siapa sebenarnya Lily.

__ADS_1


Kalaupun memang kekasihnya kenapa Vendra tidak mengumumkannya secara resmi seperti dulu waktu dia menjalin hubungan dengan Rosa mantan kekasihnya yang merupakan seorang dokter muda.


.


.


.


Setelah hampir 3 jam akhirnya Vendra memutuskan untuk pulang.


" Kamu capek baby....? "


" Nggak kok.... "


Lily berusaha menahan rasa nyeri dan perih di kakinya yang mengelupas memakai hak tinggi.


" Kita pulang atau mau mampir kemana...? "


" Pulang juga nggak apa-apa.... "


" Oke... kita pulang.... "


Flashback....


" Selamat ulang tahun pernikahan tuan Anthony.... dan Nyonya Anthony... "


" Terima kasih kamu sudah mau datang.... "


Ucap Anthony.


" Tentu saja aku datang, kau sudah mengundangku..... "


" Siapa dia Vendra...? pacar kamu yang bernama Rosa itu...? "


Wajah Vendra sedikit tegang, sementara Lily hannya diam dan bertanya-tanya siap Rosa..?


" Namanya Lily tuan .... "


" Oh.. nona Lily... silahkan menikmati pesta malam ini.... "


" Ah, iya tuan.. selamat ulang tahun pernikahannya..... "


Ucap Lily sembari tersenyum.


" Baiklah tuan.. kalau begitu kami permisi... "


" Oh ya.. silahkan tuan Vendra... nikmati pestanya.... "

__ADS_1


__ADS_2