
Pagi ini acara camping sudah selesai, mereka memutuskan untuk kembali ke Villa.
Sebelum sampai Villa, Alex dan yang lain berencana untuk pergi ke pantai menikmati liburan bersama yang lainnya juga.
" Hay Mel..... "
" Hay Jake.... kamu sudah beres-beres semuanya...? "
" Sudah, habis ini kita on the way ke pantai... "
" Okay... terserah kalian saja para cowok... "
Mellanie membereskan beberapa perlengkapannya.
Terlihat Lily keluar dari tenda dan menemui Jake.
" Hay jake.... "
" Hay Lily.... gimana... kamu menikmatinya...? "
" Maksudnya...? "
" Tentu saja acara camping kita.... kau bisa tidur....? "
Tanya Jake.
" Dia nyenyak sekali tidurnya Jake.... "
Gurau Mellanie.
" Tentu saja aku menikmatinya Jake.... sangat menikmatinya.... "
Jake kembali menatap pemandangan yang terbentang luas di depannya, indah, sejuk dan benar-benar tenang.
" OMG..... "
Ucapan Jake membuat terkejut Mellanie.
" Hey... ada apa hah..! "
Tanya Mellanie.
" Apa Lily baik-baik saja...? "
" Tentu saja, kau kan sudah bertanya sendiri tadi, dasar.... "
" Sungguh.. pemandangan yang indah... "
" Hentikan ucapanmu Jake...! "
Mellanie menyadari Jake menatap Lily dari tadi.
" Apa kalian penyuka sesama...? "
Bisik Jake pelan di telinga Mellanie dan langsung mendapatkan pukulan kecil di lengan miliknya.
" Dasar kurang ajar...! apa kau gila... baru saja kita disini satu malam, dan kau sudah berfikiran konyol seperti itu....? kau kerasukan...? "
Ledeknya menatap Jake.
" Hey... hentikan ucapanmu juga, dasar...! coba kau perhatikan bestie kamu itu... coba dari atas sampai bawah.... "
__ADS_1
Mellanie langsung menatap Lily yang berdiri menikmati udara pagi di samping tenda.
" OMG.....!! "
Kini giliran Mellanie yang terkejut.
" OMG..... lebay luh.... "
" Itu apa Jake....?! "
" Mana aku tahu.... kan yang satu tenda itu kamu, makanya aku tanya... kalian normal kan... "
" Ich....!!! "
Mellanie meninju pelan perut Jake.
" Kau gila Jake, mana mungkin.... "
" Tapi itu... dia dapat tanda itu dari mana...? "
Ternyata mereka sedang fokus dan membicarakan tanda kepemilikan yang tidak sengaja Vendra tinggalkan di leher Lily dan itu ada 3 tanda kemerahan yang terlihat sangat jelas.
" Tapi sama siap Jake....? "
" Kau tanya aku, aku tanya siapa...? dia tadi malam sama kamu kan...? ya ampun Lily... hahahaha aku tidak menyangka, sepertinya dia lihai... "
" Hentikan ucapanmu, atau aku tonjok juga kau...! "
Mellanie juga heran, ia berfikir sejenak soal Lily.
" Tadi malam dia kan jalan-jalan sendiri disekitar tempat ini, apa dia.......???? "
" Sungguh.... pemandangan yang indah pagi ini.... "
" Pergilah....! "
Jake berlalu meninggalkan Mellanie dan segera membereskan tendanya.
" Lily..... "
" Ya Mel.... sudah selesai...? kita beresin tendanya sekalian yuk... "
" Wait.. wait.... "
Ia mendekat dan melihat bahkan memegang leher Lily.
" Ini benar tanda bekas ciuman.... tapi dia melakukannya dengan siapa...? "
Batinnya.
" Ini kenapa Lily....? "
" Oh... ini kemarin luka Alex yang aku ceritain ke kamu, kamu lupa...? "
" Haaaaaa....... kamu ciuman sama Alex....? !! "
" Apa....!!! ciuman...? "
" Yes.... kamu ciuman sama Alex...? tadi malam...?! "
" Mel... kamu ngaco...mana mungkin... "
__ADS_1
" Terus itu apa Lily.... mana bekasnya ada tiga lho.... "
Ledek Mellanie.
" Bekas...? bekas apa...???? "
" Kamu nggak tahu atau gimana... sini masuk tenda bentar.... "
Mellanie menggandeng Lily, dan langsung memberikan kaca kepadanya.
Betapa terkejutnya Lily.
" Aaaaaaaaaaaaaaa........ !!!! ini apa...!! "
" Heh hentikan... kau bisa mengundang yang lain kesini.... "
" Mel... ini.... ini apa Mel.... "
" Mana aku tahu..... kan itu di lehermu... "
" Mel.... ini gimana ngilanginnya... "
Lily sibuk berkaca dan kebingungan soal tanda itu.
" Kamu ciuman sama siapa...??? "
" Sama siapa sih Mel.... kan aku sama kalian tadi malam.... jangan ngaco deh... "
" Yakin...? kamu semalam jalan kemana..? ciuman sama Alex...? "
" Nggak....! ngaco kamu Mel.... "
" Terus....? "
Lily terdiam sejenak.
Ia mengingat apa yang dilakukan Vendra tadi malam sebelum kembali ke tenda menyusul teman-temannya.
" Ya Tuhan ...... "
Ucapnya.
" Kenapa...? "
Lily langsung malu dan menutup wajahnya diiringi rasa kesal juga mengingat apa yang dilakukan kekasihnya tadi malam.
Lily langsung menceritakan semuanya sama Mellanie soal Vendra yang datang menyusulnya.
" Ya ampun................ benar begitu...???? "
" Iya mel.... ini gimana ngilanginnya...? "
" Aku juga tidak tahu... kamu pakai baju yang nutup leher aja... kamu bawa nggak...? atau syal...? atau jaket...? biarkan rambutmu terurai.... "
" Gerah Mel.... "
" Kau tidak lihat.. tanda merah juga ada di samping telinga kamu Lily... udah nurut aja.. daripada nanti timbul banyak pertanyaan... "
Lily langsung mencari jaket dan juga pakaian yang bisa menutupi lehernya dari noda.
__ADS_1