BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT
CEMAS TANPA ALASAN


__ADS_3

" Kenapa sepi...? dimana kakak..? apa dia tidak makan malam..? "


" Tuan, itu..tuan Rayen belum pulang... "


" Lalu Lily...? apa dia sudah makan malam..? "


" Nona Lily juga belum pulang tuan.."


" Apa...?!! kemana dia...? kenapa kau membiarkannya pergi, aku sudah bilang jangan biarkan wanita itu pergi sendirian atau keluar rumah sendirian....! "


" Tuan...tapi nona Lily pergi dengan tuan Rayen sejak tadi siang "


" APA....!!!!! "


Pelayang yang ada disitu hannya bisa diam dan menundukkan kepalanya, melihat raut wajah tuannya yang sepertinya sedang sangat marah, apalagi melihat cara makannya yang tanpa irama seperti mau menelan semua makanan sekaligus beserta piringnya.


Vendra langsung pergi ke kamar dengan kesal, ia melihat jam sudah pukul 7 malam tapi kakaknya belum membawa Lily pulang.


" Apa-apaan ini "


Ia tersenyum kesel.


" Apa dia sudah gila, berani sekali dia pergi selarut ini...! dan kakak...apa yang dia lakulan, sedang pergi kemana mereka.


Apa dia fikir masih ABG pergi sampai lupa waktu, apa mereka fikir aku ini hantu hingga tidak dianggap...! "


ā¤ā¤ā¤


Sementara di lain tempat Rayen mampir ke sebuah restoran usai pergi ke Mall untuk berbelanja, ia juga membelikan banyak baju untuk Lily.


" Ka..."

__ADS_1


" Makanlah dulu "


Ucapnya yang berusaha untuk menghindari pertanyaan Lily.


" Aku sudah kenyang..."


" Tapi itu belum habis..."


" Ka..ini sudah jam 7..."


" Lalu...? "


" Sebaiknya kita pulang ya ka...aku takut nanti kalau.."


" Kenapa..? kau takut bocah ingusan itu marah padamu..? tenang saja, ia tidak akan marah.


Habiskan dan lepas ini kita pulang..."


" Terima kasih..."


Sesuai perkataan Rayen mereka langsung pulang menuju kerumah usai makan malam, sebelumnya tadi siang Lily mengajaknya pergi ke taman, dan menyusuri satu kota yang cukup besar hingga akhirnya Rayen memutuskan untuk ke Mall berbelanja kebutuhannya yang ia perlukan untuk tinggal di indo sementara waktu.


" Ka, terima kasih untuk ini semua...harusnya itu tidak perlu..."


" Tak apa, terima saja sebagai ucapan terima kasihku..."


" Tapi ini jumlahnya terlalu besar dan tidak sebanding dengan apa yang aku lakukan hati ini....jujur ka, aku tidak menyukai ini semua.."


" Kau menolaknya...? "


" Bukan begitu...tapi aku memang tidak suka berbelanja dan mengoleksi pakaian...maaf..bukan maksud Lily untuk g menghargai apa yang kak Rayen berikan.

__ADS_1


Aku berterima kasih atas semua ini, tapi lain kali aku mohon jangan beri aku sesuatu barang semacam ini atau apapun.."


" Baiklah nona kecil....aku akan mengingatnya..apa kau memang tidak suka berbelanja..? "


" Wanita mana ya g tidak suka berbelanja ka, semua pasti suka.


Hannya saja aku tidak pernah belanja sebanyak ini, aku belanja jika memang aku memerlukan barang itu, selebihnya aku lebih baik menyimpan uang hasil kerjaku untuk menabung jikalau suatu saat ada keperluan mendadak.


Aku bukan terlahir dari orang berada, bagiku uang 1000 rupiah sangat berharga dan berarti untukku..."


" Tapi apa kamu mendapat pemasukan..? bukannya adikku menahanmu dirumah...? "


" Iya, itu benar, tapi aku memintanya untuk menggaji ku, aku tidak suka barang gratis apalagi keadaanku sudah sangat dirugikan heheheheh.


Aku hannya meminta dia membayar ku sewajarnya karena memang dia juga membatasi diriku untuk melakukan pekerjaan dirumahnya..."


" WOW.....


siapa wanita ini, aku hannya tahu kalau dia wanita malam.yang Vendra beli dari sebuah club. Tapi sepertinya dari cara bicaranya dia wanita yang baik, bukan seperti kebanyakan wanita.


Baru kali ini aku melihat adikku membawa pulang seorang wanita bahkan menahannya sampai hampir 3 bulan.


Sepertinya Lily memang wanita yang baim, aku melihat kepolosan di wajahnya, keluguan, dia sangat jujur...."


Sesekali Rayen menatap ke arah Lily nyang kebetulan sedang menatap ke arah jendela. Ia hannya masih penasaran dengan wanita yang ada di sampingnya yang bahkan Vendra betah dan seperti memperhatikan dirinya dan memberi tumpangan dirumahnya begitu lama.


šŸƒšŸƒ


Hay kaka semua yang udah mampir, jangan lupa like, coment, dan love nya ya.


Untuk yang sudah mampir saya ucapkan terima kasih atas dukungannya.

__ADS_1


Nah...yang penasaran sama visual kak Rayen jangan lupa mampir terus ya, di bab selanjutnya nanti bakal ada visual dari kak Rayen yang merupakan kakak dari Vendra.


🄰🄰🄰🄰🄰


__ADS_2