
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, akhirnya mereka semua sampai juga di Villa puncak milik Alex.
" Lex.... kamu ada pembantu...? "
Tanya Mellanie.
" Kayaknya ada deh Mel... rumah segede ini mana mungkin nggak ada pembantu... "
Ucap Lily.
" Tentu saja ada, lagi pula aku sudah 5 bulan tidak kemari, kakakku sibuk dan orang tuaku sama juga sibuk.... "
Alex dan lainnya langsung mengambil kopernya masing-masing dan segera masuk ke Villa.
" Mel.. aku satu kamar sama kamu ya.... "
" Okay... siap.... "
" Nanti satu kamar 3 atau terserah kalian saja berapa orang ya.... "
Ucap Alex berusaha memberikan penjelasan kepada Mellanie dan yang lainnya.
" Kamu satu kamar sama siapa Lily....? "
Tanyanya kembali.
" Aku sama Mellanie saja Lex..... kamu tahu kan aku tidak begitu akrab sama yang lain hehehe "
" Nggak mau satu kamar sama aku hahaha "
" Apaan si Lex.... nanti ada yang marah... "
Ucap Mellanie keceplosan.
" Marah...? "
Tanya Alex.
" Udah... ayok ke kamar Mel..... "
Lily menggandeng Mellanie.
Malam ini tidak ada acara spesial apapun karena waktunya untuk istirahat dan juga mempersiapkan segalanya untum besok pagi.
.
.
.
" Kau melupakanku...? sudah kuduga... "
" *Kau tidak mengirim pesan padaku...! "
" Kau masih di jalan....? "
" Kau sudah sampai....?!!! "
" Lama sekali.....!!!!!! "
" Lily.....!!!!! balas pesanku*.....!!! "
__ADS_1
Vendra mengirim banyak pesan kepada Lily, sementara itu ponselnya masih di dalam tas dan Lily juga sedang mandi.
Mellanie yang mendengar ponsel Lily berbunyi terus-terusan merasa penasaran.
" Ya ampun... ponselnya bunyi terus.... "
" Lily.... kamu masih lama...? "
" Bentar Mel.... kenapa...? ini udah mau selesai.... "
" Ponsel kamu bunyi terus lho dari tadi... siapa tahu pacar kamu yang nelfon.... "
Mendengar perkataan Mellanie, Lily langsung bergegas keluar dan cepat-cepat mengambil ponselnya.
Mellanie yang melihatnya juga ikut heran dan menghampiri sahabatnya.
" Siapa...? "
" Mel... aku mau angkat telfon dulu... ya ampun.....
32 panggilan...... "
Lily langsung keluar menuju balkon dan langsung menelfon Vendra.
" Hall..... "
" Hey....!!!!! kenapa kau baru menelfonku hah...!!!!! apa kamu tidak tahu aku menunggu sejak tadi....! "
" Kak... sabar... jangan marah gitu.... "
" Sabar.... sabar....! mengahadapi dirimu selalu menguras kesabaranku....!!! "
" Maaf terus....! "
Vendra memang terdengar sangat kesal.
" Kak.... "
" Apa....!!! "
" Kamu sudah makan....? "
" Kau peduli juga padaku...? aku kira kau hannya ingat dengan teman-temanmu.... "
" Ya ampun ka... aku baru sampai.... aku juga menaruh ponsel di dalam tas, terus aku mandi.... "
" Baru sampai...? "
" Iya.... kamu udah makan apa belum...? terus kamu lagi dimana...? "
" Tentu saja di apartment.... dan ya, aku belum makan.... "
" Kamu nggak pesan makanan...? "
" Aku menunggumu.. menunggu kabar dari kekasihku... aku yang seharusnya tanya, kamu sudah makan...? "
Ucap lembut Vendra di telfon.
" Belum... ini baru selesai mandi, mungkin habis ini makan kak.... "
" Jangan sampai telat makan.... "
__ADS_1
" Iya, kamu juga makan.... nanti sakit... "
" Ya.... kamu lagi dimana itu...? "
" Di balkon ka... kakak cepat pesen makan, ini mau jam 9 lho.... aku malah jadi tidak tenang kalo sakit nanti gimana... siapa yang urusin... "
" Iya, aku sudah order makanan.. mungkin sebentar lagi sampai... "
Sejenak tidak ada pembicaraan apapun.
" Jangan lupa makan ya ka.... "
Ucap Lily kembali.
" Kamu hati-hati di sana.... "
" Makanannya belum sampai...? "
" Udah, baru saja sampai.... "
" Ya udah, kamu makan... aku mau keluar sebentar..... "
" Heh... mau kemana kamu jam segini...? "
Tanya Vendra.
" Ka.. aku mau keluar bentar, makan malam... kan belum makan malam.... "
" Sama siapa...? "
" Mellanie, kan banyak teman juga.... "
" Jangan ke mini market sendiri....! "
" Nggak.... ini aku di puncak lho.... mana ada mini market.... "
Timpal Lily.
" Oh... ya sudah, jangan larut malam tidurnya.. "
" Iya... kamu juga.... "
" Love you.... "
tut... tut... tut...
Lily sejenak kaget mendengar kalimat terakhir Vendra.
" Aku jawab apa....? pasti dia marah... haduh gimana ini.... apa aku telfon balik ya.... "
Lily terlihat cemas, mondar mandir memikirkan Vendra.
" Aku kirim pesan aja.... "
ā¤ā¤ā¤
..." Good night ka.......
...LOVE U TOO..... š„° "...
Lily terlihat malu dan langsung menaruh ponselnya kembali di atas meja.
__ADS_1