
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 7 pagi.
Vendra yang masih terlelap akhirnya bangun mendengar bunyi alarm ponselnya.
" Tumben bunyi..... "
Ia melirik jam di ponselnya.
" Apa...?! jam 7 ..... hari ini Lily ada kelas pagi "
Ia langsung bangun dan melihat sekitar, sepi.
Ia melangkah ke dapur, semua makanan sudah tertata rapi di meja makan.
" Apa dia sedang mandi....? "
Ia kembali berjalan dan mengetuk pintu kamar mandi, namu pintunya terbuka.
" Kemana dia....! "
Vendra berlari menuju balkon dan kamar ganti namun tidak menemukan keberadaan Lily.
" Apa dia masih marah padaku...? "
Duduk dan menuangkan air putih untuk di minum. Terlihat ia terdiam hingga akhirnya memakan sarapan yang sudah di siapkan oleh Lily.
❤
Sementara itu Lily sudah berada di dalam kendaraan umum menuju ke kampus.
" Akhirnya sampai juga.... "
Ia berjalan memasuki gerbang buru-buru takutnya nanti terlambat.
" Lily.....!! "
Seru seseorang.
" Hey.... Mel.... kamu baru sampai juga...? "
Ya, dia adalah Mellanie.
" Kamu naik kendaraan umum...? "
" Ya, begitulah.... "
Jawab Lily.
" I'm sorry.... pasti gara-gara kemarin kan... sungguh aku minta maaf Lily.... "
" Tidak... hari ini ada kelas pagi dan kakakku masih tidur tadi, kalau nunggu dia siap. kan bisa lama aku sampai sini... "
" Apa kau tidak bohong...? sungguh aku minta maaf soal kemarin... "
__ADS_1
" Hahahaha... tak apa Mel... kakakku memang sedikit ya... seperti itulah... tapi bukan alasan pagi ini aku naik kendaraan umum ya.... "
" Syukur deh kalau begitu, takutnya kakak kamu itu marah, sampai-sampai tidak mau mengantarmu ke kampus.... "
" Tenang saja.. ayo ke kelas... jangan mikir yang aneh-aneh... "
" Ayo..... tapi nanti pulang biar aku antar ya, aku tidak mau kamu menolak... okay... "
Bujuk Mellanie yang masih merasa bersalah soal kejadian tempo hari, apalagi hari ini ia melihat Lily ke kampus naik bus.
" Baiklah... ayo.... "
❤❤
Seperti biasa, Vendra berangkat ke kantor pagi ini. Ia tidak berani menelfon atau mengirim pesan ke Lily pagi ini.
" Anda baik-baik saja...? "
Tanya Septian yang melihat Vendra hannya terdiam menatap ponselnya.
" Ah, ya... aku baik-baik saja... "
" Kopi...? "
" Tidak.... aku tidak haus.... "
" Jika kau khawatir, hubungi saja nona Lily.... kenapa hannya menatap ponselmu begitu... "
Septian langsung mendapat tatapan tajam dari Vendra.
apa kau fikir aku mengekangnya Sep...? "
" Sebaiknya anda jangan membatasi segala aktivitas nona Lily, bukankah anda yang menyuruhnya untuk melanjutkan pendidikan.
Nona bahkan sudah menolaknya, tapi anda sendiri yang bersikeras bukan...? kasihan jika anda membatasi kegiatannya.... "
" Aku tidak membatasinya.... "
" Terus kemarin apa...? bagaimana tanggapan temannya kemarin soal anda...? "
" Aku sudah menyuruhnya menghubungiku kalau pulang terlambat....! "
" Manusia tidak luput dari kata lupa.... andai anda tahu itu... "
Vendra hannya diam.
" Apa ada acara atau rapat atau apalah yang mendadak...? "
" Untuk sekarang tidak ada tuan.... "
" Aku akan pulang... kay urus saja semuanya.. "
" Anda mau menjemput nona Lily...? "
__ADS_1
" Urus saja pekerjaanmu... jangan banyak bertanya...! "
Septian sekilas tersenyum, ia bisa menebak apa yang akan dilakukan bosnya itu.
❤❤
" Pulang jam berapa....? "
isi pesan Vendra yang dikirim kepada Lily.
Jam berjalan dan menunjukkan pukul 11, Lily dan juga Mellanie memutuskan untuk ke kantin makan siang.
" Besok libur.... kau mau pergi kemana Lily..? "
" Sepertinya dirumah.... "
Sambil fokus makan bakso.
" Kau tidak jalan...? "
" Tidak Mel.... kau tahu kan kakakku... "
" Lily..... "
" Eh.. hay "
" Boleh gabung...? "
Sahut Alex.
" Gabung aja.... kamu sendirian Lex...? "
Tanya Lily.
" Jake mana..? "
Timpal Mellanie.
" Jake pulang dulu.... oh ya Lily... maaf soal kemaren... "
" Soal apa...? Lex...? "
" Itu.. kejadian kemarin.... "
" Gara-gara kamu lho Lex, Lily hari ini berangkat naik bus... "
" Serius...? kakak kamu marah...? sorry ya.. sorry.... "
" Mel...... "
" Hahahaha..... bercanda Lex... panik bener tuh muka hahaha "
" Eh serius... beneran kakakmu marah...? ya sudah nanti aku anter pulang... mau ya Lily.... "
__ADS_1
" Nggak usah Lex... aku di anter Mellanie... tak apa, jangan seperti ini. Lagipula tadi kakakku masih tidur.. jadi q buru-buru berangkat sendiri..... "