BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT
MARAH....?


__ADS_3

Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


Vendra yang masih terlelap akhirnya bangun mendengar bunyi alarm ponselnya.


" Tumben bunyi..... "


Ia melirik jam di ponselnya.


" Apa...?! jam 7 ..... hari ini Lily ada kelas pagi "


Ia langsung bangun dan melihat sekitar, sepi.


Ia melangkah ke dapur, semua makanan sudah tertata rapi di meja makan.


" Apa dia sedang mandi....? "


Ia kembali berjalan dan mengetuk pintu kamar mandi, namu pintunya terbuka.


" Kemana dia....! "


Vendra berlari menuju balkon dan kamar ganti namun tidak menemukan keberadaan Lily.


" Apa dia masih marah padaku...? "


Duduk dan menuangkan air putih untuk di minum. Terlihat ia terdiam hingga akhirnya memakan sarapan yang sudah di siapkan oleh Lily.



Sementara itu Lily sudah berada di dalam kendaraan umum menuju ke kampus.


" Akhirnya sampai juga.... "


Ia berjalan memasuki gerbang buru-buru takutnya nanti terlambat.


" Lily.....!! "


Seru seseorang.


" Hey.... Mel.... kamu baru sampai juga...? "


Ya, dia adalah Mellanie.


" Kamu naik kendaraan umum...? "


" Ya, begitulah.... "


Jawab Lily.


" I'm sorry.... pasti gara-gara kemarin kan... sungguh aku minta maaf Lily.... "


" Tidak... hari ini ada kelas pagi dan kakakku masih tidur tadi, kalau nunggu dia siap. kan bisa lama aku sampai sini... "


" Apa kau tidak bohong...? sungguh aku minta maaf soal kemarin... "

__ADS_1


" Hahahaha... tak apa Mel... kakakku memang sedikit ya... seperti itulah... tapi bukan alasan pagi ini aku naik kendaraan umum ya.... "


" Syukur deh kalau begitu, takutnya kakak kamu itu marah, sampai-sampai tidak mau mengantarmu ke kampus.... "


" Tenang saja.. ayo ke kelas... jangan mikir yang aneh-aneh... "


" Ayo..... tapi nanti pulang biar aku antar ya, aku tidak mau kamu menolak... okay... "


Bujuk Mellanie yang masih merasa bersalah soal kejadian tempo hari, apalagi hari ini ia melihat Lily ke kampus naik bus.


" Baiklah... ayo.... "


❤❤


Seperti biasa, Vendra berangkat ke kantor pagi ini. Ia tidak berani menelfon atau mengirim pesan ke Lily pagi ini.


" Anda baik-baik saja...? "


Tanya Septian yang melihat Vendra hannya terdiam menatap ponselnya.


" Ah, ya... aku baik-baik saja... "


" Kopi...? "


" Tidak.... aku tidak haus.... "


" Jika kau khawatir, hubungi saja nona Lily.... kenapa hannya menatap ponselmu begitu... "


Septian langsung mendapat tatapan tajam dari Vendra.


apa kau fikir aku mengekangnya Sep...? "


" Sebaiknya anda jangan membatasi segala aktivitas nona Lily, bukankah anda yang menyuruhnya untuk melanjutkan pendidikan.


Nona bahkan sudah menolaknya, tapi anda sendiri yang bersikeras bukan...? kasihan jika anda membatasi kegiatannya.... "


" Aku tidak membatasinya.... "


" Terus kemarin apa...? bagaimana tanggapan temannya kemarin soal anda...? "


" Aku sudah menyuruhnya menghubungiku kalau pulang terlambat....! "


" Manusia tidak luput dari kata lupa.... andai anda tahu itu... "


Vendra hannya diam.


" Apa ada acara atau rapat atau apalah yang mendadak...? "


" Untuk sekarang tidak ada tuan.... "


" Aku akan pulang... kay urus saja semuanya.. "


" Anda mau menjemput nona Lily...? "

__ADS_1


" Urus saja pekerjaanmu... jangan banyak bertanya...! "


Septian sekilas tersenyum, ia bisa menebak apa yang akan dilakukan bosnya itu.


❤❤


" Pulang jam berapa....? "


isi pesan Vendra yang dikirim kepada Lily.


Jam berjalan dan menunjukkan pukul 11, Lily dan juga Mellanie memutuskan untuk ke kantin makan siang.


" Besok libur.... kau mau pergi kemana Lily..? "


" Sepertinya dirumah.... "


Sambil fokus makan bakso.


" Kau tidak jalan...? "


" Tidak Mel.... kau tahu kan kakakku... "


" Lily..... "


" Eh.. hay "


" Boleh gabung...? "


Sahut Alex.


" Gabung aja.... kamu sendirian Lex...? "


Tanya Lily.


" Jake mana..? "


Timpal Mellanie.


" Jake pulang dulu.... oh ya Lily... maaf soal kemaren... "


" Soal apa...? Lex...? "


" Itu.. kejadian kemarin.... "


" Gara-gara kamu lho Lex, Lily hari ini berangkat naik bus... "


" Serius...? kakak kamu marah...? sorry ya.. sorry.... "


" Mel...... "


" Hahahaha..... bercanda Lex... panik bener tuh muka hahaha "


" Eh serius... beneran kakakmu marah...? ya sudah nanti aku anter pulang... mau ya Lily.... "

__ADS_1


" Nggak usah Lex... aku di anter Mellanie... tak apa, jangan seperti ini. Lagipula tadi kakakku masih tidur.. jadi q buru-buru berangkat sendiri..... "


__ADS_2