
" Kak aku nanti mungkin pulang jam 9 malam, biar di antar Mellanie aja .... "
Ucap Lily.
" Nanti aku jemput..... jangan macam-macam.... jam 9 malam kamu fikir pagi...? "
Protes Vendra.
" Ka... bukan gitu, kan aku cuma mau nyaranin, siapa tahu kamu capek.... "
" Aku jemput, nanti kamu kabarin aja, pulang dari Villa jam berapa.... "
" Iya, mungkin nanti jam 3 sore.... "
" Jam 3 sore....!! sampainya jam 9..? mau mampir kemana lagi....?!!! "
" Nggak tahu... kan nanti aku ngikut aja ka, jangan kayak gitu.... pasti aku pulang dengan selamat.... "
" Bukan masalah selamat atau tidak selamat..... kalian itu perempuan, bagaimana kalau di jalan ada sesuatu hah...! "
Sepertinya kali ini Vendra marah.
" Udah, tenang aja, aku pasti pulang... nanti aku kabarin kak kalau sudah sampai di rumah Mellanie... "
Lily langsung mematikan ponselnya untuk berkemas dan ikut gabung makan siang.
" Hey Ly..... "
" Hay Lex.... "
" Udah teleponnya...?
Tanya Mellanie.
" Siapa...? abang kamu...? "
Timpal Jake.
" Kamu adik yang penurut ya, apapun selalu ngasih kabar sama kakakmu... "
Ucap Alex.
" Em.... ya, begitulah.... aku cuma punya kakak aku, dan dia pastinya nggak mau aku kenapa-kenapa.... "
" Adik kesayangan... "
Ledek Mellanie.
" Ya begitulah Mel.... "
" Kamu cuma 2 bersaudara Ly...? "
Tanya Jake.
" Iya.... cuma aku sama kakak aku... "
Jawabnya.
" Beruntung juga punya kakak seperti kakak kamu itu... walaupun over, tapi itu juga demi kamu.... "
__ADS_1
Tutur Alex.
" Iya si, bener juga omongan kamu Lex... terus kakak kamu gimana...? kayak kakaknya Lily...? atau berbeda... ? "
" Uday deh... jangan mulai.... lagian sudah tahu kakakku pasti songong pake nanya terus... "
Protes Alex pada Jake.
Mellanie yang melihat perdebatan mereka hannya tertawa dan menikmati makanannya.
ššš
Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, mereka semua bersiap-siap buat meninggalkan Villa dan pulang.
Segala peralatan, koper, keperluan lainnya sudah masuk ke mobil masing-masing dan tinggl berangkat.
" Berangkat sekarang....? "
Ucap Jake.
" Boleh.... ayo guys... kita berangkat sekarang ya, jangan sampai ada yang tertinggal... nanti repot aku bolak balik buat kemari... "
Ucap Alex.
" Udah ayo berangkat.... "
Mereka masuk mobil masing-masing.
Saat hendak meninggalkan halaman Villa, tiba-tiba mobil mewah berwarna merah menghadang mereka.
" Hah... siapa tuh.... "
Tanya Jake.
" Tamu atau bokap lu Lex...? "
" Ngaco.... koleksi mobil di bagasi nggak ada warna merah.... kau kan tahu Jake... "
" Siapa...? "
Jake masih penasaran.
Mellanie juga penasaran.
" Mel.... siapa itu di depan mobil merah...? "
" Ntah.... ortunya Alex mungkin...? "
" Ita kali ya, tapi kok Alex nggak turun...? "
" Iya juga ya Ly.... "
Mellanie dan Lily langsung turun dari mobil, diikuti Alex, Jake dan juga yang lainnya.
" Siapa sih... "
Ucap Mellanie.
" Lex... apa ortu kamu nyusul...? "
__ADS_1
Tanya Lily.
Pintu terlihat terbuka, semua di buat penasaran.
" Kak Vendra....... "
Ucap Lily terkejut bukan main.
" Ya Tuhan... cakep bener.... "
Ucap Mellanie spontan.
Alex, Jake dan yang lainnya juga ikut terkejut melihat yang keluar dari mobil ternyata Vendra yang mereka kenal sebagai kakak Lily.
" Kali ini aku mengagumi laki-laki... "
Ucap Jake.
" Jijik..... "
Timpal Alex.
" Macho bro... tampannya kelewatan, kok bisa Lily punya kakak sekeren itu.. "
Ucap Jake yang memang terpana dan kagum dengan paras Vendra.
" Ly.... pacar kamu dateng..... "
Bisik Mellanie.
Lily hannya diam mematung dan bingung dengan kehadiran Vendra disitu.
" Ayo pulang.... "
" Kok nggak bilang kamu mau jemput ka...? "
" Kejutan mendadak.... "
Ucap Vendra.
" Mana koper kamu...? "
" Di mobil Mellanie.... "
Vendra langsung mengambil koper kekasihnya dan memasukkan ke dalam mobil pribadinya.
" Ayo pulang.... "
" Mel.... "
" Udah, pulang aja... "
" Guys... aku duluan ya, kalian hati-hati.... "
Ucap Lily yang langsung berlalu dan segera masuk ke mobil Vendra.
__ADS_1