BUDAK CINTA YANG TERIKAT

BUDAK CINTA YANG TERIKAT
HARI PERTAMA


__ADS_3

" Huft..... jantungku berdetak sangat kencang pagi ini... "


Lily memegang dadanya.


Pagi ini ia akan berangkat kuliah, dan ini juga hari pertamanya di sana nanti.


Ada rasa tidak tenang, cemas, khawatir dan juga perut mulas yang ia rasakan pagi ini, bagaimanapun ini kali pertama untuknya harus menginjakkan kampus yang membayangkannya saja ia sudah gemetar.


" Ayo..... "


" Kau mengagetkanku.... "


" Kau baik-baik saja...? "


" Aku hanya sedikit grogi ka... kamu nanti langsung pulang....? "


Tanya Lily.


" Tentu saja, aku harus ke kantor sayang, kau tidak usah cemas. Kalau ada sesuatu kau bisa menelfon nomorku di ponselmu itu... "


Vendra membelai pipi kekasihnya.


" Tapi kak... "


" Sudah, jangan khawatir... aku akan kirim orang nanti untuk mengawasimu... bagaimana..? "


" Ka.... jangan membuatku tambah pusing... "


" Hahahaha... kenapa...? aku hannya tidak ingin kau takut... "


" Ka aku malu.. kayak anal kecil tahu... "


Protes Lily.


" Yasudah, dari jauh... jangan menolak.... setelah selesai kau bisa langsung pulang okey... jangan keluyuran.... "


Tangan Vendra langsung merangkul pinggang Lily dan menariknya ke dalam pelukannya.


Deg...


deg...


" Ah... tu kan... kenapa jantungku... ayolah..bersahabat sama situasi...."


Batin Lily.


" Jangan macam-macam... "


" Aku.... aku...


aku kan tidak pernah macam-macam selama ini kak.... "

__ADS_1


Jawab Lily gugup.


" Kau gugup.....? nanti anak buah akan menjemputmu dan menunggumu di depan.


Jangan banyak omong sama orang asing, kau paham sayang....? "


Tutur Vendra.


" Iya... aku tahu.... "


Sejenak ia memandangi wajah Lily yang dipoles riasan tipis, bibir juga yang ranum.


Tangan kanannya membelai lembut rambut yang terurai.


Cup....


Satu ciuman mendarat di pipi hingga membuat Lily salah tingkah.


" Ayo berangkat... "


Vendra tersenyum puas.


❤❤❤❤


" Ka, nanti kamu pulang jam berapa...? "


" Belum tahu juga... kenapa..? jangan pergi kemanapun Lily...! langsung pulang... "


" Tidak perlu... kau capek.


Turunlah... sudah sampai, jangan lupa angkat teleponku jika aku menghubungimu .... "


" Iya.... iya... "


Lily langsung berjalan meninggalkan Vendra.


" Lily....! "


" Ada apa ka...? jangan berteriak.. banyak orang, malu.... "


" Kau pergi begitu saja... "


" Kan sudah sampai.. kakak mau aku ngapain..? apa ada yang ketinggalan di mobil...? "


" Cium aku...! "


" Ish... ka..! hentikan.... bagaimana kalau ada yang dengar.... "


Lily terlihat panik dan celingukan.


" Cepat...! aku sudah telat ini.... "

__ADS_1


" Ka... malu... "


" Sayang... ! "


" Ka.... jangan gitu ih... udah nunduk aja dikit... "


Lily mendaratkan satu ciuman di pipi Vendra dan langsung masuk berlari meninggalkan nya.



" Apa tadi...? dia lari tanpa bicara dulu sesuatu padaku... awas saja kau.... "


Terlihat senyum terukir di bibirnya setelah mendapatkan ciuman dari wanita spesial pagi ini.


..........


" Memalukan sekali.... apa tadi, dia memanfaatkan situasi.... "


Lily terus berjalan menyusuri gedung yang benar-benar besar dan megah.


" Wah... benar-benar bagus banget tempatnya, beruntung sekali aku bisa sampai disini.


Aku juga kuliah disini pula... "


" Hey...... "


Lily menoleh ke sumber suara dan langsung membalikkan badan.


" Em... hai..... "


Jawabnya tersenyum.


" Kamu baru disini...? "


" Iya.... oh ya, Lily.... kamu siapa...? "


" Perkenalkan... aku Mellanie.... "


" Mellanie .... senang bertemu denganmu.... "


" Aku juga Lily.... kamu mau keliling-keliling dulu nggak, aku temani.... "


" Kau mau menemaniku....? kau serius Mel.....? tak apa kan jika aku memanggilmu seperti itu..."


" Tak apa, santai saja Lily.... ayo... "


" Makasih ya Mel..... "


" Sama-sama .... "


Hari pertama yang menyenangkan untuk Lily, ia mendapatkan teman barunya yaitu Mellanie.

__ADS_1


Ia berharap di hari ini bisa mendapatkan atau berkenalan dengan banyak teman di tempat barunya.


__ADS_2