
Seminggu setelahnya, sungai Rongye Sekte Hua Jian.
Setelah kejadian kemarin, Hao Shu tampaknya mulai serius dalam mengajari Mu Chen Xiao. Setiap hari, ia selalu dipaksa bangun di pagi buta dan langsung menyuruhnya untuk berlari keliling kota dan berendam di sungai Rongye yang mulai mengalir kembali.
Setiap hari, dari pagi buta sampai tengah malam, Hao Shu terus memperhatikan pelatihannya hingga saat inilah puncaknya.
Ketika Mu Chen Xiao sedang melatih diri di sungai Rongye, ia merasa pelatihannya semakin meningkat dari sebelumnya. Ia juga merasakan adanya kekuatan spiritual yang sangat besar yang ada dalam dirinya.
Setelah seminggu berlatih keras, ia akhirnya bisa menembus level tujuh alam bumi!
Untuk mengujinya, Mu Chen Xiao memusatkan pandangannya pada beberapa pohon yang sedang berbaris di sebelahnya. Ia pun segera berdiri menghadap beberapa pohon tersebut sambil mengeraskan tinjunya.
Setelah ia berhasil mengumpulkan kekuatan spiritualnya, Mu Chen Xiao melepaskan tinjunya pada pohon besar yang ada di hadapannya. Dan ketika dia selesai melakukan hal tersebut, beberapa pohon yang berbaris di hadapannya seketika tumbang dan berakhir pada pohon keempat yang hampir tumbang karena tertimpa pohon di depannya.
”Mudah sekali menghancurkan tiga pohon sekaligus. Jika aku yang sekarang berada di dunia ku sendiri, mungkin aku akan dinobatkan sebagai manusia terkuat sepanjang masa.” batin Mu Chen Xiao yang tidak berekspresi saat ia melihat pohon-pohon yang tumbuh di hadapannya tumbang begitu ia meninju mereka.
[[ Membentuk titik awal Kultivasi ]]
[[ Sistem memberikan poin B+50 ]]
[[ Sisa poin akhir +650 ]]
”Sistem ini memberikan ku poin saat aku merobohkan tiga pohon sekaligus? Hmm, bagaimana jika aku menghancurkan batu besar yang ada di sana.” batin Mu Chen Xiao yang langsung memusatkan perhatiannya pada sebuah batu besar yang berada di bibir sungai.
Tanpa memikirkannya lagi, Mu Chen Xiao kembali menghancurkan batu tersebut hingga berkeping-keping dan layar monitor ini muncul kembali di depan wajahnya.
[[ Membentuk titik awal Kultivasi ]]
[[ Sistem memberikan poin C +20 ]]
[[ Sisa poin akhir +670 ]]
"Haah? Mengapa kau memberikan ku poin yang sangat sedikit dari sebelumnya?"
[[ Nilai poin bergantung pada tingkat kesulitan yang Anda hadapi ]]
”Apakah ini yang mereka sebut dengan ujian?!” batin Mu Chen Xiao yang memperhatikan setelah sistem ini mengatakan sebuah kata mutiara untuknya.
"Mu Chen Xiao!" Seru seorang laki-laki yang sekarang ini sedang berjalan menghampirinya melewati beberapa pepohonan yang sedang tumbuh di hadapannya.
__ADS_1
"Ti— Guru Hao!" Seru Mu Chen Xiao setelah ia melihat Hao Shu yang telah berdiri tidak jauh darinya dan ia pun segera berlari menghampirinya.
"Aku sudah melihat pencapaian yang kau alami. Bagus sekali dalam seminggu kau langsung melesat di tingkat Young Master level tujuh." Ucap Hao Shu sambil menepuk kepala Mu Chen Xiao.
Mu Chen Xiao melihat ke arahnya dan bertanya, "Mengapa Guru Hao tidak melakukan cara ini tiga tahun lalu? Setidaknya ini lebih baik ketimbang harus mengisi sebuah lubang dengan air menggunakan baskom."
Hao Shu melirik ke arah kanan dan berpikir sebelum menjawab, "Bagaimana ya? Saat itu kau masih terlalu kecil dan meresahkan! Maka dari itu aku memintamu untuk mengisi lubang dengan air."
"Hah? Apa maksudmu meresahkan?! Lagipula aku secara sukarela sudah menjadi muridmu selama bertahun-tahun ini. Bagaimana kau bisa mengatakan diriku menyebalkan?" Balas bentak Mu Chen Xiao sambil menatap ke arah Hao Shu dengan ekspresi marah.
"Bocah tengik! Bukankah sejak awal kau yang meminta berguru padaku?!" Jawab Hao Shu dengan keras sambil menarik rambut Mu Chen Xiao hingga membuatnya terlihat kesakitan.
"Aduh duh! Tikus tua! Apakah ini balasan atas kerja kerasku karena sudah mencapai titik ini?!" Bentak Mu Chen Xiao saat ia mencoba untuk melepaskan rambutnya dari tangan Hao Shu.
"Beginikah caramu berbicara pada seseorang yang lebih tua darimu?!" Balas bentak Hao Shu sambil terus menarik rambutnya.
"Dan beginikah caramu memperlakukan muridmu sendiri?!" Balas Mu Chen Xiao dan kali ini ia telah berani menarik ke bawah rambut depan Hao Shu.
"Beraninya kau menarik rambutku, bocah nakal!" Ucap Hao Shu saat tangan kirinya mencoba untuk melepaskan tangan Mu Chen Xiao yang terus menarik rambutnya.
"Aku baru saja membersihkan rambutku! Bagaimana bisa kau mengotorinya kembali!" Balas Mu Chen Xiao dengan dingin dan tidak berhenti menatap ke arah Hao Shu.
"Tetua Hao! Kau semakin akrab saja dengan muridmu ini." Ucap Xun Ji'an yang mendadak muncul di belakang Hao Shu sehingga membuat keduanya sangat terkejut begitu melihat keberadaannya.
"PERGI KAU!" Teriak Mu Chen Xiao yang langsung meninju wajah Xun Ji'an hingga membuatnya terlempar beberapa meter dari mereka.
"Bocah tengik! Kau masih saja tidak sopan seperti itu!" Ucap Hao Shu saat ia sedang meninju wajah Mu Chen Xiao hingga membuatnya terlempar dan mendarat tepat di sebelah Xun Ji'an yang masih terlungkup di sana.
”Haah,... Tikus tua menyebalkan!” batin Mu Chen Xiao saat ia mencoba untuk berdiri kembali dan melihat sebuah kaki yang sedang berdiri di hadapannya.
"Aku melihat pencapaian mu. Bagus sekali." Ucap seorang pemuda yang sekarang ini sedang berdiri berhadapan dengannya.
Mendengar suara tersebut, Mu Chen Xiao langsung mengangkat kepalanya dan melihat bahwa orang ini adalah Zhao Bingyan yang datang dengan seorang gadis kecil yang berada di belakangnya.
"Haah? Siapa yang ada di belakang guru besar?" Tanya Mu Chen Xiao saat ia mencoba melihat ke arah seorang gadis yang ada di belakangnya.
Ketika Zhao Bingyan ingin menjawabnya, gadis yang ada di belakangnya langsung menyela dan berkata, "Guru besar Zhao tidak perlu menjelaskannya. Bocah ini pasti sudah mengenal siapa aku ini." Ucapnya sambil berjalan ke arah Mu Chen Xiao saat masih berada dalam posisi yang sama.
Gadis ini tersenyum seringai saat berhenti di hadapannya. Ia juga melipat tangan untuknya dan menatap ke arahnya.
__ADS_1
Gadis ini adalah Ying Tian!
”....”
"Kebetulan sekali. Tadi, aku ingin bilang kalau nona Ying akan berguru di Sekte Hua Jian mulai hari ini." Jelas Zhao Bingyan dengan wajah ramah tanpa memperhatikan raut wajah Mu Chen Xiao yang sangat tidak menyukai keberadaan Ying Tian di sekitarnya.
"Kenapa Guru besar harus menerima cewek s*nting ini?!" Bentak Mu Chen Xiao pada Zhao Bingyan di sebelahnya.
"Memangnya siapa juga yang ingin berkenalan denganmu, bocah to lol!" Balas bentak Ying Tian setelah ia mendengar Mu Chen Xiao berbicara.
"Aduh,... Kalian ini ribut sekali. Bagaimana jika Hao Shu membuat kalian bertunangan?"
DUAKK!
Baru saja Xun Ji'an mengatakan kalimatnya, Mu Chen Xiao dan Ying Tian yang telah tersulut emosi langsung meninju wajahnya secara bersamaan hingga membuatnya terlempar dan wujudnya berubah kembali menjadi seekor ular kecil!
Dilihat dari keakraban keduanya, Hao Shu memang berniat untuk membuat mereka berdua bertunangan. Akan tetapi, ia masih belum membicarakannya dengan Sekte yang menjadi tempat tinggal Mu Chen Xiao sekarang.
"Aku menyetujuinya." Ucap Zhao Bingyan yang membuat semua orang di sana sangat terkejut mendengarnya.
"Haah? Kenapa Guru besar mau melakukannya?!" Tanya Mu Chen Xiao dengan heran saat ia saling menarik kerah pakaian dengan Ying Tian yang sama marahnya dengan Mu Chen Xiao.
Zhao Bingyan sedikit tertawa padanya dan menjawab, "Memangnya apa yang bisa aku lakukan sekarang? Bukankah kalian berdua terlihat sangat akrab?"
"Di sini kami saling berkelahi, apakah itu bisa dikatakan akrab?!" Bentak Ying Tian yang telah tersulut emosi sambil menarik rambut Mu Chen Xiao dengan tangan kirinya.
"Itu adalah keputusan yang sangat bagus. Aku juga telah memikirkannya dengan baik dan Guru besar Zhao juga telah menyetujuinya. Mulai sekarang, kalian berdua resmi bertunangan."
"Haah?"
[[ Pelanggaran Karakter Mu Chen Xiao ]]
[[ Sistem mengurangi poin -150 ]]
[[ Peristiwa yang seharusnya tidak terjadi ]]
[[ Sistem mengurangi poin -20 ]]
[[ Sisa poin akhir +500 ]]
__ADS_1
”....”