Chaos System

Chaos System
Chapter. 123 - Kalajengking Gurun


__ADS_3

Beberapa tabib tampak sedang berbaris di sebelah kanan sebuah ranjang yang di atasnya terdapat seseorang yang telah terluka akibat serangan yang belum jelas darimana asalnya. Namun, beruntungnya para petinggi Sekte segera memanggil para tabib untuk mengobati Xing Ruo yang sebelumnya telah terluka dengan bagian dalam tubuh yang dipenuhi dengan racun kalajengking.


"Bagaimana keadaannya? Apakah bisa dikatakan baik-baik saja?" Tanya Zhao Yuan saat ia sedang memperhatikan keadaan Xing Ruo yang tampaknya sedang menahan sakit di seluruh tubuhnya.


"Maafkan kami, Patriark Sekte. Kami belum mengetahui darimana serangan tersebut berasal tapi, kami memiliki kemungkinan kalau Tuan muda ini telah terkena racun kalajengking dari gurun." Jelas salah seorang tabib yang berjalan menghampirinya.


"Kalajengking gurun? Bagaimana bisa hewan itu berada di tempat kami?" Tanya Zhao Yuan yang sangat terkejut setelah mendengar hal tersebut.


"Kami tidak tahu bagaimana hal ini bisa terjadi. Tapi, memang benar racun yang ada di dalam tubuh tuan muda ini adalah racun milik kalajengking gurun." Ucap tabib itu sekali lagi.


"Master Yuan! Ada yang ingin aku sampaikan padamu." Ucap Li Chu Yi saat ia sedang berjalan menghampiri Zhao Yuan bersama dengan beberapa murid yang ada di belakangnya.


"Katakan Master Chu Yi! Apa yang ingin kau katakan." Celetuk Zhao Yuan.


"Ketika aku menghampirinya saat ia masih sadar, anak ini terus menyebut Tuan muda Mu dan mencoba untuk keluar dari Sekte. Dia bilang kalau sekarang ini mereka sedang dalam bahaya." Jelas Li Chu Yi pada kejadian yang sebelumnya telah terjadi di tempat pelatihan.


"Memangnya apa yang terjadi pada mereka? Lalu, apa hubungannya dengan anak ini sehingga ia terkena racun kalajengking gurun?" Tanya Zhao Yuan sambil memikirkannya.


Li Chu Yi mengambil pakaian Xing Ruo yang berada di atas sebuah meja. Ia pun mengeluarkan sebuah kantong kecil dari dalam pakaian tersebut dan membukanya untuk ditunjukkan pada semua orang yang ada di sana.


"Anak ini menggunakan mantra pembalik keadaan untuk melindungi Mu Chen Xiao yang sedang berada di gurun bersama dengan Grandmaster Zhao." Jelas Li Chu Yi sambil menunjukkan kertas mantra tersebut pada semua orang yang ada di sana.

__ADS_1


Ekspresi Zhao Yuan menjadi sangat terkejut. Ia pun mengambil kertas itu dari tangan Li Chu Yi dan memperhatikannya dengan baik.


"Master Chu Yi benar. Ini adalah mantra pembalik keadaan. Untuk apa anak ini melindungi Mu Chen Xiao yang bukan siapa-siapa baginya?" Tanya Zhao Yuan yang keheranan saat melihat mantra tersebut.


Li Chu Yi berpikir sebelum berkata, "Jika anak ini sampai terluka parah seperti ini itu artinya, Mu Chen Xiao telah terkena racun kalajengking yang kemudian luka tersebut dipindahkan ke tubuh anak ini sehingga ia menjadi terluka sangat parah."


"Patriark Sekte! Gawat! Anak ini sedang sekarat!" Ucap salah seorang tabib yang memperhatikan.


Zhao Yuan dan Li Chu Yi yang sedang berada di sudut lain langsung berjalan menghampiri Xing Ruo yang sedang kritis. Wajahnya kian basah karena keringat dan kulitnya terlihat sangat pucat. Para tabib belum menemukan obat untuk mengobati lukanya dan bahkan para peramu juga tidak bisa menemukan penawar racun dari kalajengking gurun.


"Apakah kita hanya bisa melihatnya begitu tersiksa seperti ini?" Tanya Zhao Yuan dengan wajah prihatin setelah ia melihat keadaan Xing Ruo.


Zhao Yuan terdiam dengan masih memelihara ekspresinya yang sama seolah ia mengatakan kasihan sekali. Jika saja ia tahu siapa nama keluarganya, mungkin ia akan membawanya pulang ke tempat asalnya. Akan tetapi, Xing Ruo tidak pernah mengatakan nama keluarganya dan hal itu membuat Zhao Yuan kebingungan untuk melakukan apa dengannya jika sudah menjadi mayat.


"Pak tua bangka! Kau benar-benar tidak bisa menjaga orang ku dengan baik." Ucap seorang laki-laki berjubah hitam yang telah berdiri di belakang mereka sejak tadi.


Begitu suara ini terdengar di telinga mereka, ekspresi seluruh orang menjadi sangat terkejut karena mereka baru saja kedatangan seorang penyusup.


Langsung saja semua murid yang ada di sana menghunuskan pedangnya masing-masing pada seorang laki-laki yang muncul di belakang mereka.


"Siapa kau ini?!" Tanya seorang murid dengan ekspresi serius karena mencoba untuk melindungi Patriark Sekte mereka dan juga Guru besarnya.

__ADS_1


Laki-laki itu menyeringai di balik tudungnya dan ia pun berjalan menghampiri mereka. Lalu, ketika sedang berjalan menghampirinya, seluruh murid yang berada di hadapannya seolah-olah terdorong keras ke samping kanan dan kirinya. Laki-laki ini seperti memiliki kekuatan pikiran yang membuat semua orang langsung saja mengindar dan membuka jalan untuknya.


Dia bukanlah orang biasa! Hawa kekuatan spiritualnya melebihi seorang Grandmaster level sembilan!


Saat laki-laki itu tepat berada di sebelah ranjang Xing Ruo, pandangannya terlihat jelas sedang memperhatikannya meskipun mereka tidak bisa melihat wajahnya yang tersembunyi di balik tudungnya. Mereka pun menjadi sangat penasaran karena mungkin saja hari ini Xing Ruo akan membuka lebar-lebar siapa nama keluarganya selama ini.


"Ternyata kau tidak bisa melakukan apapun terhadapnya. Sepertinya, kehilangan satu murid itu lebih baik daripada kehilangan anakmu sendiri. Kau bahkan tidak melemparkan ancaman untuk para tabib ini. Bukankah biasanya, kau akan memenggal kepala mereka jika saja tidak bisa menyembuhkan salah satu dari anggota Sekte mu?" Tanya laki-laki itu dengan senyum seringai dan nada bicara yang seolah sedang merendahkan mereka semua yang ada di sana.


"Memangnya kau itu siapa? Seenaknya saja memasuki wilayah kami tanpa izin!" Ucap Zhao Yuan dengan tegas pada laki-laki yang ada di hadapannya.


Laki-laki itu tampak mengabaikan apa yang sedang dibicarakan oleh Zhao Yuan padanya. Ia kemudian mengeluarkan sebuah pil yang dikeluarkan dari sebuah guci obat kecil dan memasukkannya ke dalam mulut Xing Ruo.


"Apakah kau mengira tidak ada penawar racun untuk kalajengking gurun?" Tanya laki-laki itu sambil menatap sinis ke arah Zhao Yuan dan menunjukkan guci obat kecil miliknya. "... Ada seorang peramu ahli yang berhasil menemukannya namun, dia terbunuh saat insiden pembantaian keluarga Mu."


Zhao Yuan yang mendengar hal itu langsung berekspresi terkejut dan tidak bisa mengatakan apapun selama beberapa saat. Ia mengeraskan tinjunya saat ia mengetahui siapa orang yang sedang dibicarakan oleh laki-laki ini.


"Apakah yang kau maksud adalah Qian Yue?" Tanya Zhao Yuan ekspresi dingin. ".... Jadi, kau telah kembali, Mu Chou Ran?"


Laki-laki itu kembali tersenyum seringai begitu namanya tersebut oleh Zhao Yuan. Ia tidak menyangka kakek tua ini bisa mengingat namanya dengan baik. Dia adalah orang yang telah hilang selama bertahun-tahun dan akhirnya, orang ini muncul kembali untuk menakut-nakuti semua orang yang ada di sana.


"Hmm,... Kau yang sudah setua ini ternyata masih bisa mengingat namaku?" Tanya laki-laki itu sambil membuka tudungnya dan benar saja, orang ini adalah Mu Chou Ran yang telah hilang bertahun-tahun lalu. "... Bagaimana keadaan anakku selama berada di sekte? Apakah dia selalu berbuat nakal padamu?"

__ADS_1


__ADS_2