Chaos System

Chaos System
Chapter. 139 - Perang Singkat II


__ADS_3

Sekelebat bayangan hitam muncul dari dalam tanah dan tumpukan mayat yang sedang menumpuk di sekitar kediaman Mu. Bayangan hitam itu adalah wujud kebencian dari orang-orang yang terbunuh.


Mu Chen Xiao akhirnya kembali setelah selama dua bulan berada di lembah pemakaman ketiga Raja Xingyue. Saat ini ia sedang berdiri pada salah satu atap sebuah rumah besar yang ada di sana. Ratusan ular beracun juga muncul dari dalam tanah dan seekor Magical Beats burung Phoenix merah bermata biru yang bernama Hong Li telah berada mengelilingi mereka.


"Haah,... Merepotkan sekali. Baru saja dua bulan aku menghilang dan sudah terjadi kekacauan di tempat ini. Kira-kira apa yang mereka lakukan di tempat ini?" Ucap Mu Chen Xiao dengan suara pelan saat ia sedang menatap seluruh orang yang ada di bawah kakinya.


[[ Ketakutan sekte Yin Lang, menolak keberadaan karakter utama Mu Chou Ran karena hal yang dulu pernah terjadi ]]


"Oh? Jadi begitu. Bukankah mereka adalah Pak tua Qinwu dan anaknya yang meresahkan Jin Mifeng?" Gumam Mu Chen Xiao sambil menatap ke arah Jin Mifeng dan Jin Qinwu yang tampaknya sedang bertarung dengan beberapa pasukan keluarga Mu yang lain.


[[ Sistem akan memberikan poin A+100 jika Anda membunuh karakter Jin Mifeng dan Jin Qinwu ]]


Mu Chen Xiao tersenyum seringai dan menjawab, "Sangat mudah untuk menghabisi mereka berdua. Lagipula, semua kekuatan telah berpihak padaku."


Setelah ia mengakhiri kalimatnya, Mu Chen Xiao mengangkat jari telunjuknya dan memutar-mutarnya sedikit. Lalu, setelah ia melakukannya. Tiba-tiba saja sekelebat bayangan yang mengitari mereka memadat dan mencabik habis tubuh orang-orang sekte Yin Lang terkecuali Jin Mifeng dan Jin Qinwu yang masih berdiri di antara genangan mayat tersebut.


"A~ apa yang terjadi di sini? Apakah ini sihir gelap di tingkat tertinggi?!" Gumam Jin Mifeng yang sangat terkejut setelah ia melihat seluruh pasukannya telah mati tercabik-cabik oleh seekor ular dan sekelebat bayangan yang memadat.


"Aku kenal hawa kekuatan ini dimanapun dia berada. Orang ini memiliki kemampuan setara dengan Raja Xingyue apalagi dia juga telah mempelajari sihir gelap. Dia sangat berbahaya!" Gumam Jin Qinwu saat memandangi sekitar.


Tidak lama setelahnya, Mu Chen Xiao akhirnya muncul ditengah-tengah bayangan tersebut. Melihat kemunculannya, hal itu membuat Jin Mifeng dan Jin Qinwu sangat terkejut karena keduanya merasakan adanya hawa kekuatan spiritual yang sangat besar bahkan melebihi mereka.


"Sihir gelap?! Jadi kau mempelajarinya untuk melawan kami?!" Bentak Jin Mifeng yang sangat tidak percaya setelah hal itu terlihat di depan matanya.


Mu Chen Xiao yang masih tertunduk dingin, mendorong rambut depannya ke belakang dan menatap keduanya dengan senyum seringai yang membuat mereka bergidik ngeri melihatnya.


"Jin Qinwu dan Jin Mifeng. Akhirnya kalian datang kemari. Aku sudah menunggu kalian sejak lama." Ucap Mu Chen Xiao dengan dingin saat menatap mereka berdua. "... Apakah kalian tidak ingat? Lima belas tahun lalu, kalian menghancurkan keluarga Mu dan membuat dendam kami menyebar kemana-mana. Kalian bahkan tidak menyadari orang yang kalian takuti selama ini berada di sekitar kalian."

__ADS_1


Jin Mifeng menggertakan giginya dengan kesal. "... Kau ingin bertarung denganku?! Baiklah! Akan aku lakukan!" Ucapnya dengan kesal sambil menunjukkan pedang tajamnya kembali.


Setelah itu, ia pun segera bergerak cepat dan mengayunkan pedangnya tepat di sebelah kepala Mu Chen Xiao saat ia belum melakukan apapun untuk melawannya. Lalu, setelah Jin Mifeng yakin kalau serangannya ini akan tepat mengenai sasaran. Tiba-tiba saja setetes darah mengucur keluar dari tangan Jin Mifeng setelah sekelebat bayangan hitam itu menembus pergelangan tangannya.


Sekelebat bayangan tersebut memadat dan akhirnya memotong tangan Jin Mifeng sebelum ia melepaskan serangannya. Setelah ia melihat tangannya sendiri lepas, Jin Mifeng sangat terkejut dan ia pun akhirnya terduduk, meringis kesakitan sambil memegangi tangannya yang telah lepas.


"Mu Chen Xiao! Beraninya kau melakukan hal ini padaku!" Celetuk Jin Mifeng sambil memegangi tangannya dengan wajah yang tampaknya sedang menahan sakit.


Mu Chen Xiao tersenyum seringai dan berkata, "Kau tampaknya sangat kesakitan atau mungkin, luka seperti ini tidak seberapa bagimu?" Tanyanya sambil menarik dagu Jin Mifeng dengan keras.


"Mu Chen Xiao! Masih ada aku di belakangmu!" Teriak Jin Qinwu dengan marah saat ia sedang melangkah cepat ke arah Mu Chen Xiao dari belakang sambil mengangkat pedangnya.


Mendengar suara tersebut, Mu Chen Xiao langsung menoleh ke belakang dan tepat saat itu juga, sekelebat bayangan yang padat kembali muncul dan langsung membelah tubuh Jin Qinwu menjadi beberapa bagian!


Hujan darah terjadi selama sepersekian detik dan mengenai sebagian besar pakaian hitam milik Mu Chen Xiao.


"Cih! Kau pikir hanya kau saja yang bisa mempelajari sihir gelap?" Ucap Jin Mifeng dengan dingin setelah ia menatap marah karena Mu Chen Xiao yang telah membunuh Ayahnya, Jin Qinwu.


"Oh? Benarkah?"


Saat ia mengakhiri kalimatnya, muncul sebuah anak panah yang melesat dan mengenai jantungnya lalu disusul dengan anak panah lainnya yang juga berhasil menancap di belakang punggungnya.


"Belum ada seorangpun yang bisa bertahan dari racun kalajengking gurun! Kau pasti akan mati tidak lama lagi!" Ucap Jin Mifeng dengan sombong setelah ia melihat puluhan anak panah beracun yang bersarang di tubuh Mu Chen Xiao.


Saat puluhan anak panah itu masih bersarang di tubuhnya, Mu Chen Xiao tersenyum seringai dan setelah itu, puluhan anak panah tersebut terbakar dan berubah menjadi abu yang terbawa angin.


"Kau pikir aku akan kalah hanya dengan sebuah anak panah biasa? Jangan bercanda denganku." Ucap Mu Chen Xiao dengan dingin. "Sepertinya, kau kelebihan kaki dan tangan. Mau aku bantu menguranginya?" Ucapnya sambil menunjuk ke arahnya.

__ADS_1


Lalu, beberapa pedang yang sedang bergelimpangan dimana-mana mulai berterbangan dan mengarah pada Jin Mifeng yang telah kehilangan tangan kanannya.


Jin Mifeng yang melihat pemandangan tersebut sangat terkejut dan ia tidak tahu harus melakukan apa saat ini. Dengan perlahan ia pun segera berbalik dan berjalan mundur menjauhi Mu Chen Xiao. Namun, saat ia mencoba untuk menjauhinya, langkahnya terhenti saat ia tidak sengaja menginjak sebuah tumpukan mayat yang ada di belakangnya.


Mereka adalah orang-orang dari sekte Yin Lang!


”Mereka semua terbunuh?!” batin Jin Mifeng yang sangat terkejut setelah melihatnya.


"Kenapa kau sangat terkejut seperti itu? Apakah kau sama sekali tidak menyadarinya? Di antara semua murid dan pasukan yang ada di Sekte Yin Lang, hanya kaulah yang tersisa." Ucap Mu Chen Xiao yang belum juga melakukan serangan padanya.


Jin Mifeng melebarkan kedua bola matanya karena terkejut. "Maksudmu, kau benar-benar membunuh kami?!"


Mu Chen Xiao tertawa sinis dan menjawab, "Tentu saja. Sekte Yin Lang sudah terhapus dari daftar Istana. Lembah Shan Bu saat ini sedang berada diambang kehancuran karena seekor Phoenix Merah membakar mereka semua."


Setelah ia mengakhiri kalimatnya, ratusan pedang yang sedang berterbangan di belakangnya mulai bergerak dan mencabik-cabik tubuh Jin Mifeng hingga hancur tak bersisa!


[[ Membunuh karakter Jin Mifeng dan Jin Qinwu ]]


[[ Sistem memberikan poin A+100 ]]


[[ Menghancurkan Sekte Yin Lang ]]


[[ Sistem memberikan poin A+1000 ]]


[[ Mempelajari sihir gelap ]]


[[ Sistem memberikan poin A+200 ]]

__ADS_1


[[ Sisa poin akhir + 2550 ]]


__ADS_2