Chaos System

Chaos System
Chapter. 67 - Serangan Wanita Berjubah Hitam


__ADS_3

Beberapa saat yang lalu, di kediaman keluarga Mu, kota Jiangyan.


Seorang wanita yang sebelumnya telah menyerang Zhang Xiuzhen dan menghancurkan beberapa rumah yang ada di kediaman keluarga Mu, berdiri di salah satu atap sebuah rumah yang masih berdiri kokoh dengan seorang laki-laki berjubah hitam yang sekarang ini telah berdiri di sebelahnya. Mereka berdua sedang memperhatikan bagaimana Mu Chen Xiao menyelamatkan Zhang Xiuzhen dari tumpukan bangunan yang telah runtuh akibat serangan pedang milik wanita tersebut.


"Tuan, Anda sama sekali tidak memerintahkan saya untuk membunuh kedua orang ini?" Tanya wanita itu dengan sopan dan menganggap laki-laki yang ada di sebelahnya ini sebagai tuannya.


"Tidak. Kita tidak akan menyerang mereka sampai mereka kembali ke tempat asalnya. Kita ikuti kedua anak ini dengan arwah pegunungan yang ada di sebelah mereka. Sebaiknya, hancurkan saja kediaman para arwah pengganggu di pegunungan Jinya." Jawab laki-laki tersebut dengan senyum seringai.


Ketika keduanya berjalan mengikuti Mu Chen Xiao dari belakang di saat ia sedang berusaha untuk membawa Zhang Xiuzhen kembali ke pegunungan Jinya. Laki-laki yang belum diketahui namanya itu berjalan mengikutinya dengan melewati dahan-dahan pohon besar yang berada di sebelah tangga yang sedang ia naiki. Pandangannya tidak lepas dan terus menatap ke arah Mu Chen Xiao dengan mata merah yang tampak mengerikan. Ia mengunci hawa kekuatan miliknya karena tahu kalau arwah-arwah muncul di sini sangat sensitif dengan hawa kekuatan yang datang di sekitar mereka meskipun hanya sedikit.


"Jadi, mereka memindahkannya ke tempat ini? Dia ditemani oleh arwah-arwah yang sangat dibenci oleh orang banyak. Sudah kuduga, orang itu memang tidak bisa menjaganya." Gumam laki-laki tersebut sambil bersembunyi di balik pepohonan besar yang ada di sana.


"Tuan! Apakah Anda sangat mempedulikannya? Mengapa Anda tidak mengambilnya kembali."


"Aku telah mengasingkan diri dan berpura-pura menjadi orang lain selama bertahun-tahun. Kau pikir, apa yang bisa aku lakukan sekarang?"


Setelah ia menjawabnya, wanita itu tidak berani berkata-kata lagi dan terus mengikuti kemana arah laki-laki ini berjalan. Lalu tidak lama, mereka pun akhirnya berhenti di tempat yang sama setelah mereka melihat Hao Shu yang telah berdiri di hadapan Mu Chen Xiao dan mengatakan sesuatu padanya.


"Ye Xing! Kau tahu tugas mu sekarang?" Tanya laki-laki itu pada wanita yang sekarang ini berada di belakangnya, "... Satu jam sebelum matahari terbenam, aku ingin kediaman ini menjadi porak-poranda dan lakukan apa saja terhadap mereka yang ada di sana."


Ia langsung saja mengerti apa tugasnya sekarang ini dan menjawab, "Baik, Tuan. Akan aku lakukan dengan baik."


...~ Chaos System ~...

__ADS_1


...~ Chapter 67 ~...


Sebilah pedang telah diayunkan ke arah kediaman pegunungan Jinya dan mengakibatkan beberapa rumah hancur dan gerbang depan mereka runtuh menjadi tumpukan batu yang tidak berguna.


Ye Xing, wanita yang disebutkan tadi memiliki sebilah pedang yang ada di tangan kanannya dan ia juga telah mengeluarkan hawa kekuatan spiritualnya yang sangat besar hingga melumpuhkan beberapa orang biasa yang berdiri di sekitarnya.


Lagi-lagi ia datang bersama dengan seorang laki-laki yang sejak tadi telah berdiri di sebelahnya. Ye Xing berada di tingkat Grandmaster level lima dan orang ini telah menjadi pelayan setia di keluarga Mu selama bertahun-tahun. Atas perintah tuannya Mu Chou Ran, ia harus menjaga pedang miliknya sampai ia menemukan generasi berikutnya yang akan menaklukkan pedang tersebut. Untuk sementara, Ye Xing menggunakannya sebagai pelindung dan membuktikan pada orang-orang yang mengincarnya bahwa mereka tidak pantas untuk mendapatkannya.


"Tuan, apakah Anda ingin saya membunuh semua orang yang ada di sini?" Tanya Ye Xing sambil melihat beberapa orang yang sekarang ini tidak bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya karena hawa kekuatan miliknya.


"Tunggu sebentar. Aku ingin menguji pemimpin mereka. Katakan pada orang-orang ini untuk segera menunjukkan pemimpin mereka dan bertarung denganku."


Sementara ini, ketika Mu Chen Xiao baru saja mendengar suara guncangan yang sangat besar dan berasal dari luar kamarnya, ia merasa sangat terkejut dan langsung berlari keluar menyusul mereka yang sudah berada di halaman depan kediaman Jinya.


"Sebenarnya apa yang terjadi lagi? Mengapa selalu saja ada pertarungan besar di sekitarku?"


"Pertarungan seperti apa itu?"


[[ Pembalasan Keluarga Mu ]]


"Aish,.... Menjengkelkan saja! Kenapa aku harus terlahir di keluarga yang semuanya adalah pembawa masalah?!"


Namun setelahnya, ketika ia sedang berlari menuju halaman depan tiba-tiba saja sebuah anak panah yang datang dari belakang dan menancap di perut bagian kanannya.

__ADS_1


Panah yang ujungnya terdapat racun yang sangat berbahaya, dilayangkan oleh seorang pemuda yang sekarang ini berada di belakangnya. Ia tidak mengetahui siapa orang itu dan ia pun langsung terjatuh lemas begitu racun yang ada di ujung anak panah itu menyebar ke seluruh organ dalamnya.


"K~ kenapa disaat seperti ini?" Ucap Mu Chen Xiao dengan suara yang terdengar patah-patah sambil mencoba untuk bangkit kembali.


Ketika ia mencoba untuk berdiri kembali, seorang pemuda yang sebelumnya telah melemparinya dengan sebuah anak panah berjalan ke arahnya sambil membawa sebilah pedang yang tergantung pada sabuk kanannya. Pemuda itu tidak berbicara dan langsung menginjak telapak tangan Mu Chen Xiao yang terluka akibat tusukan pedang ketika ia akan menyelamatkan Zhang Xiuzhen.


Mu Chen Xiao meringis kesakitan ketika ia merasa luka yang ada di telapak tangannya semakin melebar dan mengalami pendarahan lagi. ”Lencana Keluarga Mu? Apakah dia yang telah melakukan penyerangan?!” batin Mu Chen Xiao yang terkejut setelah ia melihat lencana tersebut.


"Anak yang sering dibicarakan oleh pemimpin, jadi kau orangnya?" Tanya pemuda tersebut sambil menarik kembali anak panahnya yang telah menancap di perut kanan Mu Chen Xiao.


Mu Chen Xiao merasa curiga kalau pemuda ini bukanlah orang yang berasal dari keluarga Mu. Masalahnya, ia memiliki rambut merah dan bola mata yang berwarna ungu. Tidak seperti anggota keluarga lainnya yang rata-rata memiliki rambut hitam dan bola mata berwarna biru dan hitam.


"Kau pasti bukan berasal dari keluarga Mu! Rambut jelekmu itu benar-benar tidak mirip dengan anggota keluarga lainnya!" Ucap Mu Chen Xiao dengan senyum seringai yang membuat pemuda tersebut merasa sedang dihina.


Pemuda itupun langsung menendang pipi kanan Mu Chen Xiao hingga membuatnya harus membuang-buang darahnya lebih banyak lagi. "Ternyata mereka semua benar. Kau memang orang yang sangat menjengkelkan dan pembawa sial bagi orang-orang yang ada di sekitarmu." Ucap pemuda tersebut dengan dingin sambil terus menginjak-injak telapak tangan Mu Chen Xiao yang terluka.


"Bukankah sebelumnya aku memiliki pedang? Lalu, kemana pedang itu sekarang berada?" Tanya Mu Chen Xiao yang menghidupkan kembali sistemnya.


[[ Masa berlaku sudah habis seminggu yang lalu ]]


[[ Jika Anda ingin mendapatkan pedang, Anda harus mencapai titik Kultivasi tertentu ]]


"Kau bicara dengan siapa?!" Bentak pemuda tersebut yang langsung menendang kembali wajah Mu Chen Xiao hingga membuatnya terhempas.

__ADS_1


”Orang ini! Benar-benar ingin ku bunuh secepatnya?!” batin Mu Chen Xiao sambil mencoba untuk mengambil pisau belati yang selalu tersimpan di balik pakaiannya.


Namun, ketika ia mencoba untuk menyerangnya. Sebuah anak panah melesat lebih dulu dan menancap tepat di bahu seorang pemuda yang sekarang ini sedang menyiksanya. Mu Chen Xiao sangat terkejut ketika ia melihat serangan tersebut dan ia pun menoleh ke belakang dan melihat Zhang Xiuzhen yang sekarang ini sedang berdiri di belakangnya!


__ADS_2