
"Kau tahu mengapa Pak tua itu menyuruh kita untuk melakukan tugas ringan seperti ini?"
”.....”
"Sudah kuduga, kau memang tidak banyak bicara, ya. Gu Qiaomei."
Wilayah perbatasan kota Xuanzhou adalah tempat yang seharusnya ditakuti oleh semua orang di sana. Tempat itu memiliki banyak pohon-pohon besar yang tumbuh mengelilingi siapapun yang berjalan melewatinya. Dan seberapapun banyaknya seseorang menggali tanah, mereka akan menemukan mayat orang-orang yang mati secara tidak wajar. Kebanyakan dari mereka mati karena ketakutan. Banyak yang bilang kalau pada malam hari, penduduk di kota Xuanzhou sering mendengar suara seseorang yang sedang memakan daging dengan lahap dan suara teriakan sekelompok orang yang berusaha meminta tolong. Namun, kedua orang yang saat ini sedang menunggangi kudanya dan melewati jalan tersebut, mereka tidak percaya dengan cerita rakyat yang sudah tersebar di mana-mana.
Kedua wanita ini ada yang memakai pakaian hitam dan satu lagi yang memakai pakaian putih dengan cambuk ekor kuda yang ada di belakang punggungnya serta, ia juga membawa sebuah kipas lipat yang menutupi separuh dari wajahnya. Wanita yang berpakaian hitam, memiliki tatapan dingin dan tajam serta rambutnya dikuncir kuda dengan hiasan kepala yang menggantung pada ikatannya. Ia memiliki hawa kekuatan yang sangat besar dan berada di level satu dunia bawah. Wanita hitam ini bernama, Gu Qiaomei dari Sekte Nian Gu.
Sedangkan perempuan yang memakai pakaian putih dengan rambut yang terurai dan memakai sebuah hiasan kepala berbentuk burung Phoenix yang memiliki ekor panjang. Ia berada di level tujuh alam langit dan namanya adalah Yun Qing dari keluarga Yun, Sekte Nian Gu.
"Dengar-dengar di sini ada banyak hantu yang berkeliaran. Akan tetapi, sepertinya tidak ada satupun yang muncul di sini. Apakah karena masih pagi dan mereka masih tertidur di waktu yang seperti ini? Bagaimana menurutmu, Qiaomei! Cobalah untuk berbicara sedikit denganku!" Ucap Yun Qing sambil menatap ke arah Gu Qiaomei di sebelahnya setelah ia selesai untuk memperhatikan sekitar.
"Ini adalah wilayah kekuasaan Sekte Hua Jian. Mungkin saja mereka sudah menghabisi hantu-hantu yang ada di sini." Jawab Gu Qiaomei dengan singkat sambil mengalihkan pandangannya pada Yun Qing yang sedang menatapnya saat ini.
"Sepertinya sekte Hua Jian benar-benar dalam masalah. Mereka memiliki hutan yang penuh dengan hantu lalu, ditambah lagi dengan rusaknya segel penghalang di lembah Dao Xun. Kaisar yang sekarang ini benar-benar memiliki kinerja yang sangat lambat. Mereka bahkan sempat mengabaikan masalah ini. Keluarga bangsawan Zhang memang ingin membuat dunia kacau balau."
"Jika ini terdengar sampai ke istana, kau akan mendapatkan masalah besar."
__ADS_1
Mendengarnya membuat Yun Qing sedikit tertawa padanya dan berkata, "Apa kamu pikir, aku ini adalah pembawa masalah terbesar? Bukankah aku memang mengatakan hal yang sebenarnya bahwa, Kaisar yang sekarang ini sangat lambat dalam menangani masalah keempat Sekte? Mereka bahkan tidak menanggapi apapun persoalan tentang pertarungan antara Nian Gu dengan Gunung Long Yu. Belum lagi, aku mendengar kalau Sekte Yin Lang belum lama ini menyerang Sekte Hua Jian. Hal ini sudah disampaikan seminggu yang lalu akan tetapi, Yang Mulia sama sekali tidak berbuat apapun. Terkadang aku berpikir, mengapa keluarga Zhang ingin mengambil takhta kerajaan lima belas tahun lalu?"
"....."
"Aish,.... Lagi-lagi diam seperti batu. Apakah kau sama sekali tidak berniat untuk menjawab semua yang aku katakan padamu?"
Melihat Gu Qiaomei yang tiba-tiba saja menghentikan laju kudanya dan menatap ke arah sebuah pohon besar yang rapuh, membuat Yun Qing juga ikut terpancing untuk berhenti di depannya. "... Ada apa? Mengapa berhenti di sini? Perjalanannya masih cukup jauh." Tanya Yun Qing dengan bingung.
Gu Qiaomei tidak berhenti menatap ke arah pohon besar tidak jauh darinya sebelum akhirnya ia berkata pada seseorang yang ada di balik pohon tersebut. "... Keluarlah! Tidak perlu bersembunyi! Aku sudah tahu Guru besar Shang Ren berada di sana."
Tidak lama setelahnya, Shang Ren yang selama ini berada di balik pohon yang tidak jauh darinya, akhirnya memunculkan diri dengan menunggangi seekor kuda hitam yang berwajah dingin. "... Aku sangat terkejut dengan kemampuan mendeteksi lawan milik Nona Gu. Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan kalian berdua, Nona Gu dan Nona Yun."
"Apa yang Guru besar inginkan? Bukankah seharusnya Guru besar juga terlibat dalam tugas Istana?" Tanya Gu Qiaomei yang melangkahkan kudanya dan menutupi Yun Qing dari pandangan Shang Ren.
"Kami tahu Guru besar Shang Ren memiliki kemampuan yang setara dengan seratus pasukan elit. Karena itu, tidak salah jika aku berdiri di sini untuk melindunginya." Jawab Gu Qiaomei, "... Jadi, apa yang Guru besar inginkan dari kami?"
"Nona Gu! Aku yakin Nona Gu masih ingat dengan kehancuran keluarga Gu dua tahun lalu." Ucap Shang Ren yang berhasil membuat Gu Qiaomei merasa terkejut dan terdiam untuk beberapa saat. "... Aku tahu, kejam sekali bukan? Sekelompok orang datang dengan pedang mereka untuk menghancurkan keluarga Gu bahkan sampai anak kecil dan orang tua sekalipun. Semuanya diluluh lantahkan dengan bara api yang menyala-nyala dan darah yang menggenang dimana-mana. Sungguh, tragis sekali akhir dari keluarga Gu yang harus tewas di tangan orang-orang asing."
"Berhenti!" Bentak Gu Qiaomei yang sudah tidak tahan lagi ketika dia mendengar ucapan yang dikatakan oleh Shang Ren mengenai kehancuran keluarganya. "... Tidak ada seorangpun yang bisa mengatakannya di hadapanku!"
__ADS_1
”Guru sok tahu ini tiba-tiba saja membuat suasana hatinya berubah. Jika saja Gu Qiaomei tidak menghiraukannya, dia pasti tidak akan seperti ini.” batin Yun Qing yang memperhatikan mereka berdua.
Shang Ren kembali menyeringai, "Nona Gu, apakah kau penasaran siapa yang mempelopori orang-orang itu untuk menghancurkan keluarga Gu?" Ucap Shang Ren kembali, "... Dia adalah Tuan muda dari keluarga Zhao sekaligus Guru besar di Sekte Hua Jian, orang itu adalah Zhao Bingyan."
Mendengarnya membuat Yun Qing merasa sangat terkejut karena tidak percaya. Selama ini, dia mengenal Zhao Bingyan adalah seseorang yang cukup baik dan bahkan sepupunya Yun Shan Feng juga pernah berguru padanya. ”Itu tidak mungkin! Apa dia hanya mencoba untuk menyiasati Gu Qiaomei agar dia mau membalaskan dendamnya?” batin Yun Qing sambil menatap ke arah Gu Qiaomei yang tampaknya sudah terluap emosi.
Karena tidak terlalu percaya dengan apa yang dikatakan oleh Shang Ren, Gu Qiaomei mengeluarkan pedangnya dan kemudian pedang tersebut bergerak ke arah Shang Ren dengan sendirinya tanpa ada seorangpun yang mengendalikannya.
Pada saat itu, pedang Gu Qiaomei sudah berada di sebelah kanan leher Shang Ren dan bersiap akan memenggalnya jika ia berani mengucapkan sesuatu dari mulutnya. "... Darimana kau mengetahui semua itu. Aku tidak bisa langsung saja percaya dengan orang sepertimu!"
"Bagaimana jika yang aku katakan ini benar terjadi?" Tanya Shang Ren, "... Dua tahun Keluarga Gu memiliki kekuatan yang melebihi keluarga-keluarga besar lainnya. Mereka bahkan sudah menghancurkan banyak dari keluarga-keluarga besar lainnya termasuk keluarga Mu yang hancur enam tahun lalu berkat Sekte Yin Lang dan keluarga Gu yang diam-diam bekerja sama dengan mereka. Karena takut bernasib sama seperti keluarga-keluarga besar lainnya, Zhao Bingyan memimpin seribu pasukan berpedang yang berasal dari kota Luoyang dan menghancurkan kalian pada larut malam. Nona Gu berhasil selamat berkat tetua ular yang membawa Anda keluar saat terjadi kebakaran. Dan saat itu, Nona Gu juga melihat kedua orang tua Anda terbunuh oleh seorang laki-laki putih dengan sebuah plat keluarga Zhao yang menggantung di saku kanannya. Kau tidak bisa melihat wajahnya karena saat itu, api sudah menyebar kemana-mana hingga menutupi wajahnya ketika orang itu sedang membunuh kedua orangtuamu."
"Berhenti berbicara!" Bentak Gu Qiaomei yang langsung menghentikan Shang Ren untuk melanjutkan kalimatnya, "... Bagaimana kau bisa mengetahuinya sedangkan saat itu kau tidak berada di sana?!"
Shang Ren menjawab, "Cerita itu sudah menyebar kemana-mana namun, tidak ada seorangpun yang mengetahui siapa pelakunya."
Gu Qiaomei mulai berkeringat dingin dan bertanya kembali, "Lalu, bagaimana kau bisa tahu kalau orang itu adalah pelakunya?"
Shang Ren kembali menjawab, "Aku tahu karena akulah yang paling mengetahui sifatnya. Dia adalah seorang pembunuh yang rela melakukan apapun agar tidak ada seorangpun yang mampu berkultivasi melebihinya. Jika Nona Gu membunuhnya, mungkin itu akan memberi kebebasan pada orang-orang di sekitarnya. Dia akan datang dalam penugasan lembah Dao Xun dan dia adalah satu-satunya yang datang bersama dengan seorang anak kecil di sebelahnya."
__ADS_1
Gu Qiaomei berpikir sebelum menjawab, "Kalau begitu, aku hanya datang untuk memastikannya saja apakah ucapanmu itu bisa dipercaya atau tidak. Tapi, aku tetap saja tidak bisa percaya dengan kata-kata mu. Selamat tinggal!" Ucapnya sambil menjalankan kudanya kembali diikuti oleh Yun Qing di belakangnya.
Setelah keduanya pergi, Shang Ren menatap kosong ke arah mereka. Gu Qiaomei ternyata tidak mudah dibohongi. Namun, tetap saja ini akan menjadi masalah bagi Zhao Bingyan jika apa yang dikatakannya benar-benar terjadi. ”Bagaimana Mu Chen Xiao akan percaya lagi padanya setelah dia mengetahui kalau orang itu adalah seorang pembunuh. Tidak lama lagi, sesuatu yang bagus pasti akan dimulai."