Chaos System

Chaos System
Chapter. 53 - Xun Ji'an


__ADS_3

Beberapa saat sebelumnya.


Setelah ia tertidur selama satu jam lamanya, Mu Chen Xiao akhirnya terbangun dalam keadaan bingung karena ia merasa heran mengapa ia berada di kamar Zhao Bingyan dan bukan berada di kamarnya?


”Bagaimana aku bisa ada di sini? Apa yang sebelumnya terjadi padaku?” batin Mu Chen Xiao yang berusaha untuk berpikir bagaimana ia bisa tertidur dan bangun di kamar Zhao Bingyan.


[[ Menolong Zhao Bingyan dan mendapatkan banyak perhatian ]]


[[ Sistem memberikan Poin A +1000 poin ]]


[[ Sisa poin akhir +3000 ]]


”Zhao Bingyan ya? Jika dia sudah tidak ada di kamarnya, itu artinya ia sudah sadar. Ah! Mengapa aku harus repot-repot melakukannya?” ucap Mu Chen Xiao dengan nada menyesal karena ia terlalu peduli terhadap Zhao Bingyan.


[[ Selamat! Anda memiliki kemungkinan 20% untuk hidup lebih dari usia tujuh belas tahun. ]]


"Hah? Apa yang terjadi? Apa sistem ini eror lagi?" Tanya Mu Chen Xiao dengan heran dan tidak percaya dengan apa yang sistem ini katakan padanya.


[[ Karakter Zhao Bingyan telah mengetahui sisi lain Anda dan tidak membiarkan Anda mengetahuinya. ]]


[[ Sistem mengunci pemberitahuan ini untuk sementara waktu. ]]


Mu Chen Xiao menatap jengkel karena setiap kali ia ingin mengetahui sesuatu yang benar-benar membuatnya penasaran, sistem ini selalu saja merahasiakannya dan membuatnya menunggu lama sampai Zhao Bingyan sendiri yang membuka lebar-lebar apa yang selama ini ingin diketahui olehnya. ”Benar-benar memuakkan! Aku ingin tahu sekarang! Akan aku lakukan apa saja agar aku bisa mengetahuinya!" Ucap Mu Chen Xiao sekali lagi.


[[ Anda hanya perlu menukarkan -10000 poin untuk mengetahuinya. ]]

__ADS_1


"...." (Berusaha tenang dan sabar) "... Pergi saja lah!" Ucap Mu Chen Xiao sekali lagi sambil berjalan keluar dari kamar Zhao Bingyan menuju suatu tempat dengan alasan untuk mencarinya meskipun ia sebenarnya sangat membenci Zhao Bingyan setelah kejadian kemarin.


Mu Chen Xiao membuka pintu kamarnya dan mencoba untuk melihat sekelilingnya. Saat ini, tidak ada seorangpun yang mondar-mandir di sekitar kamar Zhao Bingyan dan tidak ada seekor anjing pun yang akan menakut-nakutinya. Ini benar-benar aneh. Biasanya akan ada murid-murid yang mondar-mandir di sini untuk mengetahui keadaan Zhao Bingyan sekarang ini. ”Apakah karena mereka sudah tahu kalau Guru besar mereka sekarang ini sudah pulih kembali?” batin Mu Chen Xiao yang memperhatikan.


Merasa suasana yang cukup aman untuk segera kabur ke tempat lain, Mu Chen Xiao segera keluar kamar dan berjalan menuju halaman depan tanpa ada seorangpun yang melihatnya. Namun, ketenangan ini tidak berlangsung lama sebelum akhirnya Mu Chen Xiao dikejutkan dengan suara gonggongan Anjing Baixue yang sekarang ini sedang berada di belakangnya.


Dengan perlahan Mu Chen Xiao menoleh ke belakang dan melihat ke arah Baixue yang sepertinya sudah siap untuk mengejarnya. Wajahnya yang sangat mirip dengan anjing Siberian, membuat Mu Chen Xiao semakin takut saja ketika ia sedang menoleh ke arahnya.


"Cobaan apa lagi ini? Aku hanya ingin pergi ke kota dan bersantai di sana. Mengapa mereka membiarkan anjing lepas dari kandangnya?!” batin Mu Chen Xiao dengan wajahnya yang perlahan berubah pucat ketika Baixue bersiap untuk mengambil langkah seribu.


Setelah berlama-lama saling menatap, Mu Chen Xiao pun akhirnya memutuskan untuk berlari cepat disusul oleh Baixue yang gerakan larinya tidak kalah dari Mu Chen Xiao.


Kediaman Zhao Bingyan yang bersebelahan dengan paviliun Yu'an, bisa saja mempermudah Mu Chen Xiao untuk menemukan seseorang yang mungkin bisa mengusir anjing Baixue darinya. Namun, yang terjadi ketika ia sampai di Paviliun Yu'an yang memiliki banyak murid di sana, satupun dari mereka tidak ada yang berani menolongnya karena Baixue yang sudah terlalu ganas dan menjadi hitam. Sepertinya, seseorang telah mencuri makanannya sehingga ia menjadi sangat marah seperti itu.


”Murid-murid di sini pasti sudah Gob Blok tingkat tinggi! Bagaimana bisa mereka membiarkan anjing ini berkeliaran di sekitar mereka.” batin Mu Chen Xiao yang kemudian kembali menoleh ke belakang dan kemudian ia sangat terkejut ketika ia sudah melihat Baixue di depan matanya. ”... Cepat sekali gerakannya!” batin Mu Chen Xiao yang mempercepat kembali gerakan larinya.


Mu Chen Xiao mengelus-elus dahinya ketika ia terduduk di sana. Ia kemudian mengangkat kepalanya dan melihat seorang pemuda dengan rambut perak yang terurai dan mata yang berwarna kuning seperti sore hari. ”Siapa ini? Mengapa aku tidak pernah melihatnya di sini?” batin Mu Chen Xiao yang terkejut setelah melihatnya.


Mu Chen Xiao tidak mengetahui kalau orang yang ditabraknya ini adalah Xun Ji'an yang sedang berjalan menuju tempat Zhao Yuan berada. Begitupun juga dengan Xun Ji'an yang tidak mengetahui dari mana asalnya Mu Chen Xiao dan mengapa ia bisa menabraknya.


Namun, pandangan Xun Ji'an terhadapnya sama sekali tidak berubah! Ia malah menatapnya dengan lembut dan berkata, "Manisnya,..." Di hadapan semua orang yang ada di sana sambil menggendong Mu Chen Xiao dalam pelukannya.


”Mamp— lah! Reputasi ku sebagai penjahat terkejam di masa depan pasti akan berhenti sekarang juga!” batin Mu Chen Xiao yang terkejut setelah ia mendengar kata-kata tersebut keluar dari mulut Xun Ji'an.


Mu Chen Xiao mencoba untuk melihat ke arah Baixue yang sebelumnya sedang mengejar ngejar dirinya, mendadak berhenti begitu ia menabrak Xun Ji'an. Baixue terlihat ketakutan dan dengan perlahan ia pun berjalan mundur dan akhirnya pergi dari pandangannya.

__ADS_1


”Anjing saja takut padanya. Mungkinkah orang ini sebenarnya bukan orang biasa?” batin Mu Chen Xiao yang mulai memperhatikan Xun Ji'an dengan baik.


Ia terlihat seperti pemuda biasa namun sepertinya, ia telah menyembunyikan suatu kekuatan terbesarnya. ”Rambut dan matanya saja terlihat berbeda dari orang-orang kebanyakan. Dia pasti bukan berasal dari keluarga Bai yang rata-rata memiliki rambut berwarna putih dan bola mata berwarna biru. Pemuda ini lebih mirip seekor ular dari pada manusia jika dilihat dari warna mata dan rambutnya.” batin Mu Chen Xiao yang berpikir demikian.


Sebelum akhirnya ia menurunkan Mu Chen Xiao kembali, Xun Ji'an sempat melirik ke arahnya dan bertanya dengan senyum simpulnya, "Apakah kamu anak dari Yan-Yan?"


”Hah? Yan-Yan?” batin Mu Chen Xiao yang bingung.


DUAKK!!


Tanpa sadar, Zhao Bingyan langsung saja menendang Xun Ji'an dengan kuat hingga ia terhempas ke tengah-tengah halaman tengah yang sedang kosong. Dan karena hal itu, Zhao Bingyan membuat Xun Ji'an merusak beberapa tanaman hias yang terpasang di sana dan beberapa tiang-tiang kayu telah rusak dan harus diperbaiki jika tidak ingin paviliun tersebut menjadi puing-puing.


Setelah Mu Chen Xiao berpindah tangan, dari kejauhan ia hanya bisa merasa heran dan bingung pada mereka berdua karena, tidak biasanya Zhao Bingyan menendang seseorang yang telah menyinggungnya. Mungkin ini adalah pertama kalinya ia melihat Zhao Bingyan yang tampaknya sangat marah terhadap seseorang yang telah menyinggungnya, sampai-sampai ia menghajarnya habis-habisan seperti ini.


”Apa hanya aku saja yang tidak konek konek?” batin Mu Chen Xiao yang menatapnya dengan heran.


[[ Xun Ji'an ]]


[[ Arwah pegunungan berjenis ular dan berada di level tujuh alam bumi. ]]


[[ Xun Ji'an juga merupakan orang terdekat karakter Zhao Bingyan sehingga, Anda bisa mendapatkan poin darinya. ]]


”Orang terdekat seperti apa itu?”


[[ Bayi yang diasuh oleh Zhao Bingyan sejak ia berumur lima tahun. ]]

__ADS_1


”....?”


__ADS_2