
"Apa maksudmu Guru besar Zhao tidak akan ada dalam kehidupan ku?" Tanya Mu Chen Xiao saat ia mulai menduga bahwa bungkusan yang sebelumnya dibawa olehnya adalah kepala milik Zhao Bingyan.
"Aku sudah menghilangkan semua ingatannya tentangmu. Jadi, dia tidak akan ingat kalau dia pernah memiliki seorang murid sepertimu." Bisik Mu Chou Ran di telinganya saat ia sedang terduduk di meja lantai.
Di waktu bersamaan, saat setumpuk kertas telah dikumpulkan di sebuah meja, Zhao Bingyan merasa terheran saat ia melihat salah satu kertas yang berada di antara tumpukan tersebut. Kertas tersebut adalah dokumen data diri milik Mu Chen Xiao saat melakukan pendaftaran di Sekte.
"Hmm,... Apakah aku pernah memiliki murid seperti dia?" Gumam Zhao Bingyan saat ia memperhatikan foto milik Mu Chen Xiao di dalam dokumen tersebut.
"Grandmaster Zhao! Anda memanggilku?" Ucap Li Chu Yi saat ia memasuki ruangan khusus milik Zhao Bingyan yang ada di paviliun Yu'an.
Melihat kedatangannya, Zhao Bingyan langsung memusatkan perhatiannya pada Li Chu Yi yang baru saja memasuki ruangannya dan berkata, "Masuklah! Bantu aku memisahkan beberapa kertas yang tidak terpakai di sini."
Setelah ia mengakhiri kalimatnya, Li Chu Yi segera berjalan menyusulnya dan membantunya mengurus beberapa kertas dan buku yang tampak berantakan di ruangan tersebut.
Saat ia sedang merapikan beberapa kertas di sana, Li Chu Yi cukup terkejut saat ia melihat formulir pendaftaran milik Mu Chen Xiao berada di tumpukkan kertas yang akan dibuang olehnya. Begitupun juga dengan formulir milik Xing Ruo yang juga berada di dalam tumpukan tersebut.
"Apakah Grandmaster Zhao akan membuang dua kertas ini? Bukankah ini berisikan dokumen-dokumen penting milik mereka?" Tanya Li Chu Yi sambil menunjukkan dua kertas tersebut.
Saat ia sedang menata buku ke dalam raknya kembali, Zhao Bingyan menoleh ke belakang dan memperhatikan kertas yang ada di tangan Li Chu Yi.
"Aku tidak ingat. Memangnya Sekte pernah memiliki dua orang murid itu? Siapa yang mengajari mereka di sini secara diam-diam? Bagaimana jika mereka menyerang sebuah kelompok dan mengatasnamakan sekte ini? Seharusnya kau menghancurkan pelatihan mereka agar tidak mengkhianati sektenya sendiri." Ucap Zhao Bingyan dengan kesal setelah ia memperhatikannya.
__ADS_1
Li Chu Yi sangat terkejut setelah ia melihat Zhao Bingyan yang seolah-olah telah melupakan kedua muridnya sendiri. Ia pun memperhatikan kertasnya kembali untuk memastikan apakah yang dilihat olehnya memang benar. Dan ternyata, Zhao Bingyan tampaknya melupakan kedua muridnya Mu Chen Xiao dan Xing Ruo padahal dia sendiri yang telah mengajarinya bahkan memberikan perhatian lebih terhadap Mu Chen Xiao.
"Apakah Anda benar-benar melupakan mereka berdua? Bagaimana dengan Mu Chen Xiao? Bukankah dulu Anda sangat memperhatikannya karena dia telah menyelamatkan nyawa Anda berulang kali?" Tanya Li Chu Yi yang tampaknya merasa khawatir jika Zhao Bingyan akan melupakan semua orang yang ada di Sekte.
Zhao Bingyan terdiam selama beberapa saat dan memikirkannya. "... Memangnya, apa yang pernah terjadi padaku? Mengapa orang yang kau sebut itu telah menyelamatkan nyawaku berulang kali? Anak itu berasal dari keluarga Mu. Seharusnya dia tidak ada di tempat ini."
”....?!”
...~ Chaos System ~...
...~ Chapter 129 ~...
"Bukankah kau terlalu berlebihan? Aku sudah pulang kemari. Seharusnya kau jangan membuatnya bingung." Ucap Mu Chen Xiao setelah Mu Chou Ran menjelaskan semuanya.
"Apa yang akan kau lakukan setelah ini? Apakah kau akan menjadi seorang pemimpin yang kejam seperti yang mereka beritakan?" Tanya Mu Chen Xiao dengan rambut terurai panjang setelah dilepas oleh Mu Chou Ran.
Mu Chou Ran berpikir sebelum menjawab, "Tidak ada. Semua yang ingin aku lakukan sudah ku selesaikan. Dan bahkan naga yang kurang ajar itu sudah aku habisi seluruhnya bersama dengan majikannya."
Mu Chen Xiao tertegun dan mencoba untuk mengingat seekor naga yang diucapkan oleh Mu Chou Ran. "... Naga yang kurang ajar? Apakah maksudmu Guan Long?" Tanya Mu Chen Xiao saat ia kembali teringat kejadian di pegunungan Qunya.
Sambil menata rambutnya, Mu Chou Ran menjawab, "Benar sekali. Apakah kau tahu, majikan dari naga itu sangat menginginkan tubuh baru dan kaulah yang menjadi target untuknya."
__ADS_1
"Kenapa dia menginginkan ku?" Tanya Mu Chen Xiao kembali.
"Karena dia tahu kalau kau adalah Tuan muda dari keluarga Mu yang telah diwariskan sebuah kekuatan yang besar oleh pemimpin mereka." Bisik Mu Chou Ran kembali.
"Di wariskan kekuatan besar? Maksudmu apa? Apakah dantian ku telah digantikan oleh dantian milikmu saat usiaku lima tahun?"
"Ya, akhirnya kau tahu. Saat kakek tua itu mengambil mu dari sungai Luobing dan meninggalkanmu saat usiamu lima tahun, aku terus mengawasimu dari kejauhan. Aku melihat semua yang kau lakukan termasuk apa yang kau suka dan apa yang tidak kau suka. Sampai akhirnya aku melihat sesuatu yang benar-benar tidak terduga sebelumnya. Saat itu kau diserang oleh sekelompok pemberontak saat kau sedang bersembunyi di kota Jiangyan. Salah satu dari mereka hampir saja membunuhmu dan menghancurkan dantianmu yang baru saja terbentuk meskipun ukurannya sangat kecil. Saat mereka pergi, aku segera mendatangimu dan menggantikan dantianmu yang hancur dengan milikku yang kemampuannya sudah setara dengan keempat Raja Xingyue."
"Apakah itu yang menjadi alasan mengapa kau menaruh sebuah segel dalam diriku? Semua itu dilakukan agar aku tidak mengalami ledakan spiritual karena tubuhku belum siap untuk menerima kekuatanmu yang besar itu?" Celetuk Mu Chen Xiao yang memberhentikan pembicaraan mereka.
Mendengar hal itu, Mu Chou Ran tersenyum sinis dan berkata, "Benar. Kau pikir untuk apa aku melakukannya? Sayang sekali, ternyata kau sama sekali tidak sadar jika aku terus melindungimu meskipun dari kejauhan." Ucapnya sambil menata kembali rambut Mu Chen Xiao dan mengikatnya dengan kunciran yang berbeda dengan sebelumnya.
”Mungkinkah orang-orang salah menduga sifat Mu Chou Ran yang sebenarnya? Semua orang bilang kalau dia adalah tirani yang kejam. Tapi, dia tidak terlihat seperti itu. Apakah aku sudah salah mengira?” batin Mu Chen Xiao yang memikirkannya.
"Sudah selesai." Seru Mu Chou Ran setelah ia memperbaiki kunciran rambut Mu Chen Xiao beberapa saat yang lalu. "... Lihatlah. Dengan begini, tidak ada yang mengenalmu lagi." Ucapnya sambil memberikan sebuah cermin perunggu pada Mu Chen Xiao.
Saat ia melihat ke arah cermin tersebut, ekspresinya seketika berubah karena ia merasa tidak mengenali siapa dirinya saat ini.
Mu Chou Ran ternyata membuat kunciran setengah ekor kuda di kepalanya!
”Kenapa aku sangat risih melihatnya?” batin Mu Chen Xiao yang memperhatikan wajahnya sendiri.
__ADS_1
Sementara ini, kembali ke keadaan yang terjadi di sebuah ruangan yang ada di paviliun Yong'an milik Zhao Bingyan. Saat keduanya telah selesai menata kembali tumpukan kertas yang menyampah di ruangan tersebut, sepertinya Li Chu Yi sengaja meninggalkan dua kertas dokumen muridnya di atas meja Zhao Bingyan yang telah rapi kembali.
"Kenapa dia bersikeras untuk membuatku teringat pada kedua murid ini?" Gumam Zhao Bingyan saat ia memperhatikan kedua kertas dokumen tersebut. "Mereka yang berasal dari keluarga Mu, seharusnya sudah hancur bertahun-tahun lalu. Akan tetapi, ternyata ada satu orang yang tertinggal di sini. Haruskah aku yang membereskannya sendiri?"