
"Tuan! Tuan! Bangun tuan! Sadarlah!" Ucap seorang pemuda berpakaian putih yang saat ini mencoba untuk membangunkannya setelah ia terjatuh dari atas jurang bersama dengan Zhao Bingyan.
Untuk saat ini, jiwa yang ada di dalam tubuh Mu Chen Xiao telah kembali ke tubuh aslinya. Dia adalah seorang pemuda yang hidup di abad ke 20 bernama Mu Yuan. Dia dibawa ke rumah sakit setelah kakinya menginjak sebuah kabel putus dan ponsel yang ada dalam genggamannya tidak sengaja tersiram air soda.
Setelah dua bulan mengalami koma, Mu Yuan akhirnya terbangun dan membuka matanya meskipun sedikit lemah dan tidak bisa berjalan.
"Ada apa ini? Apakah aku masih bermimpi?"
Saat Mu Yuan membuka matanya, yang pertama kali dilihatnya adalah Ibunya sendiri yang tampaknya begitu mengkhawatirkan keadaannya meskipun sebenarnya ia anak yang kurang ajar dan tidak bisa di atur.
Tepat ketika Mu Yuan baru saja membuka matanya, ia langsung berada di dalam pelukan Ibunya yang sangat mengkhawatirkannya. Sudah selama ini ia terus mengalami koma sehingga semua keluarganya merasa sangat khawatir padanya.
"Mu Yuan! Akhirnya kau sadar! Kau tahu, aku sangat mengkhawatirkanmu." Ucap seorang Ibu yang sekarang ini sedang memeluknya.
”Khawatir? Sepertinya aku pernah merasakan perasaan ini dengan seseorang yang ada di zaman kuno.” batin Mu Yuan yang akhirnya teringat pada mimpi yang baru saja dialami olehnya.
Tidak lama setelahnya, seorang dokter laki-laki mendatanginya dan menyuruh Ibunya untuk meninggalkan kamar tersebut demi kenyamanan pemeriksaan yang akan dilakukan olehnya.
Kemudian, dokter itu pun langsung memeriksa keadaannya dan berkata, "Sepertinya kau sudah baik-baik saja. Beruntungnya Ibumu membawamu ke rumah sakit secepat mungkin. Kalau tidak, mungkin kau akan mati saat itu juga." Ucapnya yang membuat Mu Yuan harus merenunginya selama beberapa saat.
"Sudah berapa lama aku mengalami koma?" Tanya Mu Yuan yang masih tidak mengerti dengan keadaannya sendiri.
Tidak lama setelahnya, dokter itu pun menjawab, "Kamu mengalami koma selama 48 hari. Dan selama itu, kau sempat mengalami penurunan dan keadaanmu juga memburuk selama beberapa hari. Bisa jelaskan apa yang terjadi padamu saat kau mengalami koma? Mungkin sejenis mimpi buruk yang membuat merusak mental mu."
Mu Yuan tidak berekspresi saat mendengarnya bertanya. Ia terlihat sedang mengalihkan pandangannya karena mencoba mengingat kembali pada sebuah mimpi yang baru saja didapatkan olehnya.
"Aku baru saja bermimpi kalau aku bertransmigrasi ke dalam tubuh seorang anak kecil yang hidup di zaman kuno." Jawab Mu Yuan yang membuat dokter tersebut tertegun saat mendengarnya.
__ADS_1
"Sepertinya menarik. Apakah aku boleh mendengarnya?" Tanya dokter dengan senyum simpulnya.
"Ya. Aku menggantikan jiwa seorang anak kecil yang sangat menyayangi Gurunya. Anak itu memiliki sifat yang baik dan lembut. Dia tidak pernah mengkhianati siapapun dan selalu berjuang untuk menjadi lebih hebat agar ia bisa membuat Gurunya senang. Akan tetapi, dia tidak pernah tahu kalau orang yang dekat dengannya adalah musuh terbesarnya di masa depan sedangkan, orang yang jauh dengannya adalah penolong ketika ia dikhianati oleh sekte nya sendiri. Pada akhirnya, dia mati di tangan Gurunya sendiri."
"Tunggu! Kau bermimpi kalau kau kembali ke zaman ribuan tahun lalu dan menjadi seorang murid sekte pedang?" Tanya dokter yang menghentikan ucapan Mu Yuan.
Mu Yuan menatapnya tanpa berekspresi dan menjawab, "Ya, begitulah. Di tempat itu, aku bisa merasakan sakit dan energi kuat yang muncul dari setiap celah. Aku juga terikat pada sebuah sistem yang memberikanku banyak peraturan."
"Berapa lama kau terjebak di sana? Luka apa yang kau dapatkan saat berada di zaman itu?" Tanya dokter dengan penuh penasaran.
Mu Yuan berpikir sebelum menjawab, "Kira-kira selama sepuluh tahun. Dan seingatku, luka paling parah yang aku alami hanyalah sebuah ledakan spiritual yang terasa seperti ditusuk ribuan pedang."
"Lalu bagaimana akhir dari mimpimu itu?"
"Anak itu berubah menjadi iblis dan menghitam sehingga tidak ada seorangpun yang bisa menyelamatkannya. Dia menyelesaikan dendamnya sendiri dan membunuh orang-orang terdekatnya termasuk rekan seperguruannya yang tidak bersalah. Semuanya mati kecuali Gurunya sendiri. Pada akhirnya, anak itu tetap mati di tangan Gurunya sendiri dan jatuh dari atas tebing curam bersamanya."
Mu Yuan terdiam sambil memikirkannya kembali. Ia tidak yakin kalau yang selama ini dialami olehnya hanyalah sebuah mimpi dan semua itu tidaklah nyata baginya. Mungkin karena ia terlalu terbawa khayalannya sendiri. Itulah yang membuatnya merasa kalau mimpi yang dialami olehnya adalah kehidupannya yang lalu.
"Yaa, baiklah. Karena dokter yang menangani mu sedang tidak berada di sini aku rasa aku yang akan—
"Berhenti!"
Tiba-tiba saja seorang pemuda yang juga seorang dokter membuka pintunya dan memberhentikan pembicaraan mereka berdua. Dokter ini tampaknya baru saja sampai dalam perjalannya setelah ia berada di tengah-tengah perjalanannya menuju ke rumah.
"Oh, dokter Zhao! Kau datang di saat yang tepat. Kalau begitu, aku akan menyerahkan pasien ini kembali padamu." Ucap dokter tadi sebelum ia menepuk pundak dokter Zhao saat ia sedang berpapasan dengannya.
"Oh, ya. Ngomong-ngomong dia memiliki cerita yang menarik. Aku rasa kau pasti sangat penasaran dengan mimpinya itu." Bisiknya sebelum dia akhirnya meninggalkan ruangan tersebut.
__ADS_1
”Dokter Zhao? Aku seperti pernah mendengar namanya.” batin Mu Yuan yang diam-diam mendengar mereka berbicara.
Tidak lama setelahnya, dokter Zhao akhirnya berjalan menghampiri Mu Yuan yang masih terduduk di atas kasurnya. Sebentar, ia menatap ke arah Mu Yuan dengan ekspresi sedang memperhatikan.
"Bagaimana keadaanmu? Apakah kau sudah baik-baik saja?" Tanya dokter Zhao setelah ia berdiri di sebelah Mu Yuan yang masih belum menatapnya.
"Aku baik-baik saja." Jawab Mu Yuan sambil menoleh ke arah dokter Zhao. Ekspresinya terlihat sangat terkejut setelah ia melihat wajah dokter Zhao yang sedang menatapnya. Orang ini memiliki kesamaan dengan seseorang yang hidup dengannya saat berada di zaman kuno.
”Akhirnya aku ingat! Apakah dia adalah Zhao Bingyan?!”
......\=\=\=\=\=\=\=\=......
Hai kamu.
Makasih udah baca, kasih komen, saran, kritik dll.
Dan makasih udah mau dekat sama aku(ノ゚0゚)ノ
Kali ini beneran udah TAMAT loh ya....
Satu lagi, maaf aku ga bisa bales komentar karena, gak tau mau ngomong apa.
contact : (☞ ͡° ͜ʖ ͡°)☞ yg mau aja
tg : Arinimase
: Arin Nimas Ajeng
__ADS_1