Chaos System

Chaos System
Chapter. 82 - Tuduhan


__ADS_3

Keluarga Jin adalah keluarga dari Patriark Sekte Yin Lang bernama Jin Qinwu dan anak laki-lakinya bernama Jin Mifeng. Jika keluarga mereka telah dihancurkan, itu artinya orang yang menghancurkan keluarga Jin sedang menyatakan perang terhadap mereka.


"Orang gila mana yang menghancurkan keluarga Jin dalam semalam? Apakah dia adalah orang yang sangat kuat sehingga ia hanya bergerak sendiri ketika menghancurkan kediaman mereka?" Tanya Mu Chen Xiao yang sangat terkejut ketika ia mendengar hak itu dari Zhao Wei Lu yang mendatanginya.


"Sudah pasti dia bukanlah orang biasa! Keluarga Jin adalah keluarga yang menduduki peringkat pertama dalam keluarga terkuat. Namun, setelah seseorang menghancurkan mereka dalam semalam, seketika mereka terhapus dari daftar keluarga terkuat dan posisinya telah terganti oleh keluarga Yun yang sekarang ini menduduki peringkat pertama keluarga terkuat." Jelas Zhao Wei Lu yang sebelumnya telah mendapatkan pesan dari Istana yang disampaikan oleh seekor burung merpati.


"Lalu, apa hubungannya dengan ritual Shen Qi yang akan dilakukan Guru besar Zhao? Bukankah mereka tidak saling berhubungan?" Tanya Mu Chen Xiao yang keheranan setelah Zhao Wei Lu menceritakan semua itu padanya.


Zhao Wei Lu tertegun dan ia pun berhenti sebentar sambil memikirkan tentang masa lalu yang pernah terjadi. Ia bingung bagaimana menceritakannya dan Sekte sudah berjanji untuk tidak membongkarnya pada orang lain yang mungkin akan membocorkan informasi ini ke tempat lain.


"Sebenarnya, Yan Gege dia—"


Ucapan Zhao Wei Lu terhenti ketika seorang kakek tua yang berada tidak jauh darinya telah memerintahkannya untuk tidak menceritakan hal itu pada Mu Chen Xiao karena ia baru saja kembali dari pegunungan.


Kakek tua yang menghentikannya berbicara adalah Pei Zhuo yang selalu menunggu di perpustakaan Jing Shen dan mengawasi segala kekacauan yang mungkin disebabkan karena perebutan buku yang cukup langka.


"Tuan muda kedua! Anda tidak perlu menceritakannya pada anak ini." Ucap Pei Zhuo yang membuat Mu Chen Xiao merasa terkejut begitu yang ia maksud adalah dirinya.


"Memangnya ada apa dengan keluarga Jin dan Guru besar Zhao? Apakah dulu mereka saling bermusuhan?" Tanya Mu Chen Xiao kembali.


Pei Zhuo menghela nafasnya dan duduk berhadap-hadapan dengan Mu Chen Xiao. Wajahnya terlihat tenang namun, ia merasa tegang ketika hendak akan menceritakan tentang semua masa lalu yang pernah dialami oleh Zhao Bingyan. Ia memejamkan matanya sesaat dan membukanya kembali lalu melihat ke arahnya dengan tidak berekspresi.

__ADS_1


"Yan'er dan sekte Yin Lang telah menghancurkan keluarga Mu sembilan tahun lalu dan beberapa tahun kemudian, mereka saling bermusuhan sehingga, dengan hancurnya keluarga Jin, itu akan membuat semua murid sekte khawatir dengan adanya serangan yang dilakukan oleh Sekte Yin Lang karena mereka akan mengira kalau Yan'er lah yang telah menghabisi semua keluarga Jin." Jelas Pei Zhuo sambil mengelus janggut putihnya.


Mu Chen Xiao sedikit terkejut ketika mendengarnya namun, ia tidak terlalu marah ketika ia mendengar kalau Zhao Bingyan telah menghancurkan semua keluarganya. Sejak kecil ia sudah terpisah dari keluarganya sehingga, kemungkinan untuk merindukan keluarganya sendiri sangatlah kecil.


"Lalu, kenapa Tuan muda kedua bersikeras untuk menggantikan ku untuk memulai ritual Shen Qi? Apakah ini karena kekhawatiran kalian?" Tanya Mu Chen Xiao pada Zhao Wei Lu yang sebelumnya telah mengatakan hal yang sama dengannya.


Zhao Wei Lu tidak menjawab dan ia hanya menganggukkan kepalanya bertanda kalau ia memang mengkhawatirkan serangan yang akan dilakukan oleh Sekte Yin Lang terhadap mereka. Apalagi, Zhao Bingyan yang berperan sebagai pelindung Sekte sedang terbaring di atas kasurnya dan tidak melakukan apapun. Mereka pasti akan kesulitan jika Sekte Yin Lang benar-benar menyerang.


”Akhirnya aku mengerti bagaimana perasaan dilema yang biasa dialami banyak cewek ketika ia memilih pacar.” batin Mu Chen Xiao sambil memikirkannya. "... Bukankah besok kita akan memulai ritualnya? Jika Guru besar Zhao dibiarkan seperti itu, kemungkinan besar ia akan mati dalam waktu dekat karena hawa kekuatan asing yang terus masuk ke dalam tubuhnya." Jelas Mu Chen Xiao yang sangat memperhatikan keadaan mereka saat ini.


Pei Zhuo meletakkan telapak tangannya di atas pundak Zhao Wei Lu sebelum ia berkata, "Tuan muda kedua. Anda tidak perlu sampai mengorbankan nyawa demi melindungi Sekte dan guru besar Zhao. Jika Sekte Yin Lang yang sangat keras kepala itu datang, aku harap Anda bisa melakukan sesuatu untuk yang lain."


”Maaf,... Apakah yang rubah tua maksud mengorbankan nyawa, apakah itu aku? Jadi, dia senang jika aku hidup sengsara dengan terus mengorbankan nyawa?!” batin Mu Chen Xiao yang berusaha untuk teriak dalam benaknya.


Wajah Jin Qinwu hanya bisa terdiam di depan kediaman besarnya yang telah terbakar habis. Begitupun juga dengan Jin Mifeng yang tidak menyadari akan datangnya serangan yang dilakukan terhadap kediaman keluarga Jin. Mereka masih tidak mengetahui siapa yang telah membunuh mereka sehingga saat ini, mereka hanya bisa saling tuduh menuduh siapa yang telah melakukannya.


"Dia pasti bukan orang biasa! Dia adalah iblis!"


"Bagaimana ini? Kekuatan terbesar Sekte Yin Lang telah hilang."


"Kedatangan Tuan muda Jin, ternyata membuat sial keluarganya sendiri."

__ADS_1


Mendengar kedua orang rendahan ini sedang membicarakannya, Jin Mifeng langsung menajamkan pedangnya dan menebas leher kedua orang ini hingga darah mereka mengenai beberapa orang yang berdiri di sebelahnya.


"Siapapun yang banyak bicara, akan mati seperti mereka." Ucap Jin Mifeng dengan dingin sambil membersihkan pedangnya kembali dari darah kedua orang yang baru saja mati di tangannya.


"Mifeng! Tenang sebentar. Jika kau terus membunuh orang-orang tak berguna ini, kita tidak akan memiliki pasukan lagi." Ucap Jin Qinwu saat dia melihat Jin Mifeng membunuh kedua orang sebelumnya. "... Berita ini pasti sudah tersebar melalui pesan istana sejak kebakaran hebat terjadi di tempat ini."


"Meskipun istana tidak memberitahukannya, mereka pasti sudah mengetahuinya sejak awal dengan melihat sebuah cahaya api merah yang menyala-nyala di lembah Shan Bu. Mengapa kalian ragu kalau tidak ada orang yang sedang membicarakan hal ini?" Jelas Shang Ren yang muncul dari barisan para murid-murid yang menyaksikan bekas-bekas kebakaran tersebut.


"Mengapa kau seenaknya saja ikut campur?!" Tanya Jin Mifeng saat dia menunjukkan wajah sangarnya yang tampak mengerikan.


"Hahaha! Aku sungguh tidak percaya kalau di dunia ini ada iblis yang sedang berkeliaran dimana-mana. Jadi, seperti ini akhir dari keluarga Jin? Mirip sekali dengan kehancuran keluarga Gu dan Mu yang juga terhapus dari daftar keluarga terkuat." Ucap Yan Fengying yang mencibir keadaan patriark Sekte Jin Qinwu dengan Tuan muda mereka Jin Mifeng.


Mendengar hal itu, membuat Jin Mifeng semakin terbawa amarahnya dan ia pun langsung menarik kerah pakaian Yan Fengying hingga membuatnya terangkat sedikit. "... Kau pikir, aku tidak bisa melakukan apapun pada mantan keluarga kerajaan?!" Bentak Jin Mifeng pada Yan Fengying yang membuat semua orang merasa merinding dan hanya bisa terdiam.


"Bodoh sekali!" Ucap Yan Fengying dengan senyum seringai yang membuat Jin Mifeng terkejut saat melihatnya. "... Kau pikir apa yang aku katakan barusan? Apakah kau tidak bisa sedikit lebih pintar dari lawanmu? Kau tidak ingat, siapa yang pernah mempelopori orang-orang untuk membantai kedua keluarga Gu dan Mu yang berada di peringkat teratas keluarga terkuat? Dan apakah kau tahu ini musim apa?"


Jin Mifeng terdiam sesaat dan menurunkan kembali Yan Fengying dari tarikannya. Bola matanya melebar dan mulutnya tidak juga mengeluarkan kata-kata yang akan membuat semua orang berdegup kencang mendengarnya.


"Monster yang mendapatkan kekuatan berlebih di musim dingin. Maksudmu, dia adalah seorang Guru besar dari sekte Hua Jian, Zhao Bingyan?"


Yan Fengying menyeringai dan menjawab, "Kau pikir siapa lagi? Bukankah semua kejadian itu terjadi saat musim dingin seperti ini sedang berlangsung?"

__ADS_1


Begitu ia mendengar sebuah kenyataan yang sangat jelas terjadi. Jin Mifeng mengeraskan tinjunya karena kesal pada seseorang yang dimaksud oleh Yan Fengying. Perasaan dendamnya semakin mendalam dan bersumpah akan menghancurkan Sekte Hua Jian.


”Mereka pasti, akan segera menerima akibatnya!”


__ADS_2