Chaos System

Chaos System
Chapter. 32 - Tamu Yang Datang Tiba-tiba


__ADS_3

[[ Level Tiga Alam Bumi ]]


[[ Berhasil di aktifkan ]]


Setelah ia memberikan pelajaran terhadap kedua siluman ini dan berhasil membuat mereka kembali ke wujud semula, Mu Chen Xiao merasa terkejut dan heran mengapa sistem ini tiba-tiba menunjukkan level yang saat ini telah ditempuh olehnya.


"Mengapa tiba-tiba sekali padahal aku belum melakukan apapun?"


[[ Tingkat dan level seorang Kultivator, bisa saja meningkat ketika ia sedang dalam keadaan terpojok ]]


Xiong Yu dan Chi Yu yang merubah dirinya kembali menjadi seekor ikan dan berenang di permukaan sungai, mereka merasakan hal yang sama bahwa, Mu Chen Xiao telah menembus level tiga alam bumi dalam sekali pukulan!


"Wah, dia hebat sekali. Wajahku sampai bonyok dipukuli olehnya." Ucap Xiong Yu sambil memandang rendah dirinya.


"Anak zaman sekarang pemikirannya memang sudah dewasa. Dia bahkan mengerti bagian-bagian mana yang tidak boleh dilihat." Chi Yu melanjutkan sambil menenggelamkan sebagian dari kepalanya ke dalam air.


"Bukankah dia yang meminta kita untuk menjadi manusia? Mengapa pada akhirnya, dia juga yang memukuli dan marah ketika kita melakukan apa yang diinginkannya?"


"Setahuku, ketika Yan'er berumur tujuh tahun, ia tidak pernah seperti ini. Anak ini, otaknya memang sudah belok." Ucap Chi Yu sambil menatap ke arah Mu Chen Xiao yang masih terlihat berbunga-bunga ketika ia mendapatkan kekuatan secara instan.


Lalu, tidak lama setelahnya. Segel pembatas yang sebelumnya telah dipasang oleh Zhao Bingyan, tiba-tiba saja menghilang dan memunculkan hembusan angin yang datang dari arah yang berlawanan. Angin besar itu seperti sengaja untuk mendatanginya dan membuatnya sedikit terdorong ke belakang dan hampir terjatuh ke dalam sungai yang ada di belakangnya.


”Aduh! Apakah seseorang harus seheboh ini untuk bertemu dengan orang lain?!” batin Mu Chen Xiao sambil menahan dorongan angin yang terus mendorongnya jatuh ke dalam sungai.


Dan setelah angin bercampur dengan kabut asap itu pergi, Mu Chen Xiao akhirnya bisa berdiri kembali tanpa harus menahan gerakan angin yang terus saja mendorongnya ke belakang. Ia pun melihat ke arah sebuah bayangan hitam yang saat ini sedang bersandar pada sebuah dinding batu besar yang sebelumnya telah ditempati olehnya.


Kabut tersebut terlihat masih menutupi tubuh seorang laki-laki yang saat ini mengenakan sebuah pakaian hitam. Rambutnya terurai panjang di atas tanah dan pergelangan tangannya terlihat berlumuran darah seperti telah terkena serangan tajam dari sebuah pedang.

__ADS_1


"Hei nak! Dia adalah seorang manusia! Mengapa kau tidak menolongnya?" Ucap Chi Yu yang kemudian dilanjutkan oleh Xiong Yu di sebelahnya, "Ya, dia sepertinya terluka parah. Sebelumnya, bukankah Yan'er telah memasang segel penghalang? Mengapa tiba-tiba segel itu menghilang semenjak orang asing ini datang?"


”Apa mungkin, ada seseorang yang melukai Zhao Bingyan hingga membuat segelnya hancur?” batin Mu Chen Xiao yang berusaha untuk mengingat kembali apa yang sebelumnya terjadi pada Sekte Hua Jian ketika Sekte Yin Lang datang untuk menyerang.


Ia pun akhirnya berjalan cepat menghampiri laki-laki yang saat ini berada di balik batu besar yang ada di hadapannya. Dan setelah ia sudah berada di hadapannya, Mu Chen Xiao cukup terkejut ketika ia melihat wujud laki-laki yang sebelumnya telah mengejutkannya!


Ia adalah Guru besar sekte Yin Lang, Shang Ren?!


...~ How To Survive A Prospective Corpse ~...


...~ Chapter 32 ~...


"Hah? Membiarkannya begitu saja?! Apakah kalian gila stadium empat? Bagaimana mungkin aku membiarkan Guru besar Shang Ren di sini dengan luka yang ada di sekujur tubuhnya?!" Bentak Mu Chen Xiao setelah dia mendengar pendapat dari Xiong Yu untuk meninggalkan Shang Ren dengan luka yang ada di sekujur tubuhnya.


Xiong Yu menjawab, "Memangnya apa yang bisa kau lakukan? Bukankah dia adalah orang yang telah menaruh segel api Liu pada dirimu?"


Chi Yu melanjutkan, "Iya, akan lebih berbahaya jika dia tahu kalau kau lah yang telah menyelamatkannya. Bukankah kau seharusnya tahu kalau dia adalah manusia yang gila kekuatan?"


"Pemikiran yang pendek sekali. Jadi siapa yang bodoh di sini?" Ucap Xiong Yu dan Chi Yu secara bersamaan.


Mu Chen Xiao melirik ke arah keduanya dan membalas, "Jadi, siapa yang benar-benar hewan di sini? Aku yakin kalian sebenarnya bukan terlahir sebagai manusia tapi, sebagai ikan!"


Chi Yu yang tidak tahan, langsung membentaknya, "Kami ini adalah jenderal kerajaan Xingyue! Tentu saja kami sebenarnya adalah manusia normal?"


Mu Chen Xiao tersenyum raja dan menoleh ke arah sebaliknya sambil berkata, "Sudahlah. Ini adalah urusanku. Jika kalian ingin terlibat dengan memberikanku beberapa tanaman obat, silahkan saja. Aku sama sekali tidak keberatan."


"Apakah sudah terlambat untuk menyesal?"

__ADS_1


Untuk mengobati lukanya, setidaknya ia membutuhkan beberapa tanaman herbal untuk menghentikan pendarahan dan kemungkinan racun yang ada di dalam tubuhnya. Ia memiliki luka yang mirip seperti tebasan pedang dan tiga luka tusukan yang hampir mengenai jantungnya. Pakaiannya pun juga terasa kaku karena terkena darah yang keluar dari dalam tubuhnya sehingga, tidak bisa digunakan untuk membalut seluruh lukanya.


”Orang-orang di sini hebat sekali. Jika saja luka seperti ini dialami oleh seseorang yang hidup di abad 21, mungkin saja dia sudah mati secara mengenaskan. Tapi, di sini tidak ada yang namanya gedung rumah sakit maupun dokter. Jadi, bagaimana cara mengobatinya? Mungkin dengan menumbuk tanaman obat dan membalurinya pada luka itu akan dapat di selesaikan. Tapi, bagaimana cara mendapatkannya?” batin Mu Chen Xiao sambil berpikir untuk menemukan jalan keluarnya.


"Hei nak!" Ucap Chi Yu yang memanggilnya dari belakang.


Mu Chen Xiao kemudian menoleh ke belakang dan melihat segenggam tanaman herbal yang baru saja dilemparkan ke arahnya dan mendarat tepat di wajahnya ketika ia belum sempat berkata-kata.


Ia mengambil tanaman herbal yang ada di atas wajahnya dan memperhatikannya dengan baik sebelum ia kembali bertanya, "Benda apa ini?"


Xiong Yu langsung menjawab, "Jangan banyak bicara! Itu adalah tanaman dari dasar sungai yang sangat langka! Jika kau masih tetap ingin mengobatinya, sebaiknya gunakan itu!"


Tanaman ini mirip sekali dengan rumput laut akan tetapi, ia memiliki bunga yang berwarna kuning di tengah-tengahnya dan juga, corak merah yang ada di setiap pinggiran daun tersebut. Tanaman ini, jelas seperti tanaman langka karena Mu Chen Xiao belum pernah menemukan jenis tanaman laut yang memiliki bunga di tengah-tengahnya.


"Sangat mirip dengan tanaman langka dan sangat diragukan juga keasliannya." Jawab Mu Chen Xiao dengan nada merendahkan.


Xiong Yu langsung menjawab. "Hei! Jangan banyak bicara! Gunakan saja tanaman itu!"


Lalu, yang terjadi selanjutnya ketika Mu Chen Xiao melepaskan jubahnya untuk membungkus luka yang ada di tubuh Shang Ren sebagai pengganti perban. Ia menjadi sangat terkejut ketika melihat tanaman herbal yang diberikan oleh Xiong Yu dan Chi Yu benar-benar bisa menyembuhkan luka yang ada di tubuh Shang Ren dalam sepersekian detik! Luka tersebut langsung menutup dan hanya meninggalkan beberapa bekas darah yang masih melekat di kulitnya.


"Wah, tanaman itu berguna sekali! Lukanya langsung tertutup!" Ucap Mu Chen Xiao yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.


"Sayang sekali, kami ini tidak bodoh sepertimu. Sebenarnya, kau tidak perlu membalut lukanya menggunakan pakaianmu sendiri. Luka yang ada pada tubuhnya sudah sepenuhnya sembuh dan kau hanya perlu mengelap bekas darahnya saja." Jelas Xiong Yu dengan nada membanggakan dirinya.


"Tapi, bukankah kalian ini ikan yang memiliki otak hanya seukuran batu kerikil saja?"


Chi Yu membentak dengan suara keras, "Tidak tahu terima kasih! Kami sudah membantumu apakah ini balasan yang kami dapatkan?!"

__ADS_1


"Baiklah, baiklah,... Aku tarik kata-kata ku kembali." Ucap Mu Chen Xiao dengan terpaksa.


Lalu, ketika semuanya sudah terasa baik-baik saja dan mereka hanya menunggu Shang Ren untuk bangun kembali. Tiba-tiba saja suara desiran angin itu kembali terdengar dari belakang hingga menggerakkan beberapa rumput liar yang berada di sana. Dan ketika, semua orang sedang terdiam di sana, tiba-tiba seseorang yang datang dari belakang langsung menarik Mu Chen Xiao pergi menjauhi Shang Ren yang masih tertidur!


__ADS_2