Chaos System

Chaos System
Chapter. 92 - Kembali Dengan Mantra Teleportasi


__ADS_3

"Guru besar Zhao telah kembali?"


"Ya. Tapi sepertinya keadaannya sedang tidak baik-baik saja. Guru besar berubah menjadi anak kecil berumur lima tahun!"


Mu Chen Xiao sangat terkejut ketika ia berhasil melakukan mantra teleportasi yang akan membawanya kembali ke Sekte Hua Jian. Ia juga melirik ke arah Zhao Bingyan kecil yang sekarang ini terlihat ketakutan dan tidak berhenti memeluk pinggangnya.


"Apakah aku benar-benar melakukannya?" Gumam Mu Chen Xiao yang sangat tidak percaya kalau ia telah berada di halaman depan Sekte.


"Tentu saja bukan kau yang melakukannya. Akulah yang melakukannya untuk Yan'er." Ucap Guan Long yang telah berdiri di belakang Mu Chen Xiao sejak tadi.


Mu Chen Xiao menoleh ke belakang dengan ekspresi terkejut dan langsung bertanya, "Kenapa kau juga ikut kemari?!" Ucapnya sambil menunjuk ke arahnya dengan curiga kalau ia akan melakukan sesuatu terhadap tempat tinggalnya.


Guan Long melipat tangannya dan pandangannya teralihkan pada sebuah objek yang berada jauh di sebelah kanannya. ".... Tenang saja, aku ini Arwah yang cukup baik. Aku berjanji tidak akan melakukan sesuatu terhadap sekte kecil ini." Ucap Guan Long dengan senyum terpaksanya yang semakin membuat Mu Chen Xiao semakin waspada.


"Hah? Lalu apa tujuanmu datang kemari?!" Tanya Mu Chen Xiao sekali lagi karena ia selalu merasa risih ketika bersama dengan Guan Long.


Guan Long bersolek dan menarik rambut depannya dengan anggun seolah ia sedang menganggap dirinya manusia paling sempurna. "... Aku di sini karena ingin menjadi Guru bagimu." Ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya di depan Mu Chen Xiao yang hanya bisa terdiam melihatnya.


"MIMPI SAJA KAU, BAB—!" Teriak Mu Chen Xiao yang langsung meninju wajah Guan Long hingga membuatnya terhempas dan mengubahnya menjadi seekor naga yang berukuran kecil dibandingkan saat ia pertama kali bertemu dengannya.


"Xiao Xiao jahat sekali. Padahal aku sudah menawarkan diriku menjadi Gurumu." Ucap Guan Long yang terlihat meringis kesakitan setelah bagian wajahnya terlihat memar karena mendapatkan pukulan keras dari Mu Chen Xiao.


"A-Yue!" Seru Zhao Bingyan sambil menarik lengan pakaian Mu Chen Xiao dan kembali bertanya, "... Tempat apa ini? Mengapa begitu ramai?" Ucapnya sambil melihat sekeliling yang terlihat ramai, penuh dengan murid-murid yang sedang mengkhawatirkannya.

__ADS_1


”Aku lupa kalau ia baru berkultivasi di sini sejak usianya tujuh tahun. Tapi, sekarang dia kembali berumur lima tahun. Pastinya tidak ada seorangpun yang dikenal olehnya selain Zhao Yuan.” batin Mu Chen Xiao yang memperhatikan.


"Grandmaster Zhao! Ada apa denganmu?!" Ucap Li Chu Yi yang langsung berlari menghampiri Zhao Bingyan. Dan karena hal itu, Zhao Bingyan menjadi sangat ketakutan ketika ia melihat seorang wanita yang tidak dikenalnya sedang berlari ke arahnya.


Melihat Li Chu Yi yang sedang berlari menghampirinya, Zhao Bingyan langsung berlari ke belakang punggung Mu Chen Xiao dan berlindung padanya.


"A-Yue! Siapa wanita ini?" Tanya Zhao Bingyan yang tampaknya benar-benar tidak mengetahui siapa Li Chu Yi sebenarnya.


"Eh? Grandmaster Zhao! Ini aku, Li Chu Yi! Apakah Anda sedang mencoba untuk bercanda dengan ku?" Tanya Li Chu Yi yang mulai merasa aneh ketika melihatnya.


"Master Chu Yi! Kau tidak lihat kalau Guru besar Zhao telah kembali berusia lima tahun. Dia pasti belum pernah bertemu denganmu ketika usianya segini!" Ucap Mu Chen Xiao karena ia melihat Li Chu Yi yang terus mencoba untuk menyentuh Zhao Bingyan meskipun sudah jelas kalau ia tidak mengenalnya.


"Ada apa ini? Kekacauan apa yang terjadi lagi di tempat ini?" Tanya Zhao Yuan saat ia berjalan melewati kerumunan murid-muridnya yang telah berdiri menatap sesuatu yang ada di depan mereka.


"A- apa-apaan ini? Kenapa dia bisa sekecil ini?" Tanya Zhao Yuan dengan ekspresi terkejutnya setelah melihat ke arah mereka berdua.


Guan Long yang masih berada dalam wujud seekor naga kecil, bergerak terbang dan mendarat di atas kepala Mu Chen Xiao agar ia bisa menjelaskan semua yang telah terjadi di pegunungan Qunya.


"Ketika guru besar Zhao berada di pegunungan Qunya, dia kesulitan untuk menyaring kekuatan spiritualnya sendiri dan berakhir seperti ini. Jika seseorang sangat sulit untuk melakukan hal semudah ini, hal itu juga akan berpengaruh terhadap kecepatan otaknya dan daya ingatnya yang semakin memudar." Jelas Guan Long saat ia berada di atas kepala Mu Chen Xiao.


"Ahh! Berhentilah menginjak kepalaku!" Bentak Mu Chen Xiao saat ia mencoba untuk mengusir Guan Long dari atas kepalanya.


"Ingatannya terulang kembali?!" Ucap Zhao Yuan yang tampaknya tidak percaya karena ia tahu butuh waktu yang sangat lama bagi seorang Kultivator untuk memulihkan kekuatan spiritualnya.

__ADS_1


"Wah! Sepertinya Xiao Xiao merasa seperti telah memiliki seorang anak." Ucap Xun Ji'an yang mendadak muncul di sebelah Mu Chen Xiao begitu ia mengakhiri kalimatnya.


”Masalah apa lagi ini?” batin Mu Chen Xiao yang menatap Xun Ji'an dengan tidak berekspresi.


"A-Ji'an!" Seru Zhao Bingyan yang langsung berlari ke arah Xun Ji'an dan memeluk kakinya. "... A-Ji'an! Siapa orang-orang ini? Kenapa A-Yue membawaku kemari?" Tanya Zhao Bingyan sekali lagi.


Xun Ji'an meletakkan telapak tangannya di atas kepala Zhao Bingyan dan berkata dengan lembut, "Yan-Yan,... Kamu sepertinya terlalu mengandalkan A-Yue sebagai petunjuk bagimu. Mengapa tidak ikut denganku saja dan tinggal di pegunungan?" Ucap Xun Ji'an dengan nada merayu lalu, dari belakang tiba-tiba saja Zhao Yuan berlari ke arahnya dan langsung memukul kepalanya dengan keras.


BUKKK!!!


"CARI SAJA TEMAN YANG LAIN!" Teriak Zhao Yuan saat ia memukul kepala Xun Ji'an hingga membuatnya terlempar beberapa meter dari tempatnya berdiri.


Melihat Xun Ji'an yang terhempas dan menjauh darinya, tatapan Zhao Bingyan seketika berubah ketakutan ketika menatap ke arah Zhao Yuan. Ia tentunya sangat ingat siapa Zhao Yuan yang sebenarnya akan tetapi, saat ia berumur lima tahun, Zhao Yuan sama sekali tidak peduli dengannya dan selalu menelantarkannya begitu saja.


"Ayo, kita kembali ke kediaman Zhao!" Ucap Zhao Yuan sambil menarik paksa tangan Zhao Bingyan hingga membuatnya sangat ketakutan begitu ia melihat ekspresi Zhao Yuan yang ditunjukkan padanya.


"Yan'er tidak ingin pergi bersama Ayah! Yan'er ingin bersama dengan A-Yue!" Teriak Zhao Bingyan yang terus mencoba untuk melepaskan tangannya dari genggaman erat tangan Zhao Yuan yang berusaha untuk mengembalikannya ke kediaman keluarga Zhao.


Karena Zhao Yuan yang dulu sangat berbeda dengan Zhao Yuan yang sekarang, ia pun akhirnya melepaskan tangannya dan membiarkan Zhao Bingyan melakukan apa yang diinginkan olehnya.


"Baiklah. Aku tidak bisa memaksa kehendaknya." Ucap Zhao Yuan saat ia melepaskan pegangan tangannya. "... Mu Chen Xiao! Kau bisa menjaga Yan'er dengan—"


"Patriark sekte! Mu Chen Xiao kabur lagi!" Teriak salah satu murid saat ia melihat Mu Chen Xiao kabur melewati gerbang besar yang ada di belakang dan berhasil membuat Zhao Yuan menghentikan ucapannya.

__ADS_1


"BOCAH TENGIK!" Teriak Zhao Yuan yang langsung melemparkan berbagai pedang ke arah Mu Chen Xiao sehingga hal itu membuatnya harus berhenti karena serangan brutal yang dilakukan oleh Zhao Yuan terhadapnya.


__ADS_2