Chaos System

Chaos System
Chapter. 34 - Menolong Seorang Penjahat


__ADS_3

”Kau yang tidak pernah mengerti, sebaiknya diam saja. Aku menyerang para hantu Xingyue karena tugas dari Yang Mulia.” jawab Shang Ren yang diam-diam sudah terbangun dari tidurnya dan mengejutkan Xiong Yu dan Chi Yu yang tidak mengetahui bahwa ia sudah terbangun sejak tadi.


Xiong Yu dan Chi Yu yang tidak menduga akan hal ini, mereka sangat terkejut dan langsung mengeluarkan pedang mereka yang kemudian dihunuskan ke arah Shang Ren yang masih terdiam dalam duduknya.


Menduga kalau Shang Ren adalah orang yang berlawanan dengan Zhao Bingyan, membuat kedua leluhur Sungai ini menjadi sangat waspada dan berhati-hati terhadap serangan yang mungkin akan dilakukan olehnya.


"Bocah ini telah menolong mu dari kematian! Apakah kau masih ingin membunuhnya?!" Bentak Xiong Yu sambil menghunuskan pedangnya ke arah Shang Ren.


Shang Ren menyeringai dan memberikan tatapan dingin terhadap beberapa orang di hadapannya. Karena beberapa hari yang lalu adalah penyerangan yang dilakukan sekte Yin Lang terhadap Sekte Hua Jian, membuat sifat waspada mereka semakin meningkat terhadap siapapun yang bertamu ke tempat mereka.


Shang Ren mampu membaca keadaan dengan melihat satu persatu gerakan yang mereka lakukan untuknya sehingga, ia pun akhirnya berdiri kembali tanpa memegang senjata apapun di tangannya. Ia tahu akan semakin parah keadaannya jika ia bergerak melawan kedua leluhur Sungai yang mencoba untuk melindungi Zhao Bingyan di belakang mereka.


"Aku tahu keberadaan ku benar-benar ditolak di sini. Jadi, aku tidak akan banyak bicara dan tidak akan mengangkat senjata untuk kalian. Kalaupun iya, aku pasti sudah membuang-buang waktu ku secara cuma-cuma." Jawab Shang Ren dengan tenang tanpa ada raut wajah ketakutan ketika berhadapan dengan dua leluhur Sungai yang telah hidup selama ratusan tahun.


"Jadi, apa maumu saat ini?” tanya Chi Yu dengan waspada.


Shang Ren melipat tangannya sebelum ia menjawab, "Bukankah sudah aku katakan? Aku ditugaskan untuk membunuh para hantu oleh Yang Mulia dan tidak sengaja mengeluarkan mantra teleportasi yang membuatku seolah datang kemari."

__ADS_1


Belakangan ini mereka sering kedatangan mayat-mayat hidup yang menyerang beberapa kota. Mungkin, ini ada hubungannya dengan hantu yang ada di Lembah Dao Xun. Mantra penghalang yang telah dipasang oleh ratusan Kultivator, tiba-tiba saja rusak dan membuat semua hantu yang ada di lembah Dao Xun menyebar kemana-mana. Kaisar yang sekarang ini, memiliki kinerja yang sangat lambat dalam menangani hal ini. Ia terlalu sibuk memikirkan keturunan-keturunannya yang akan mewariskan tahkta kerajaannya.


"Terima kasih Guru besar Shang Ren telah memberitahukannya padaku. Aku akan segera memerintahkan beberapa murid untuk segera memburu mereka." Ucap Zhao Bingyan setelah ia mengerti letak masalah yang sebenarnya.


Shang Ren menatap kosong ke arah Zhao Bingyan sebelum akhirnya, pandangannya turun ke arah Mu Chen Xiao yang saat ini berada dalam gendongannya. "Bukankah dia adalah anak yang telah mengganggu pertarungan mu dengan tetua ular?"


Zhao Bingyan tertegun dan pandangannya langsung mengarah pada Mu Chen Xiao yang ada di bawahnya.


Ia pun menggigit bibirnya dan menatap ke arah Shang Ren dengan ekspresi serius sebelum ia berkata kembali, "Guru besar Shang Ren yang telah menaruh segel api Liu pada dahinya?"


Shang Ren yang telah membalikkan badannya ke belakang, langsung menoleh ke arah Zhao Bingyan begitu pertanyaan tersebut terarah padanya. "Memangnya kenapa?"


”Segel api Liu hanya bisa digunakan oleh para Raja Xingyue untuk menjadikan seseorang sebagai pasukannya. Akan tetapi, orang ini bisa menggunakan dengan sempurna tanpa cacat sedikitpun. Sebenarnya, siapa dia? Atau mungkinkah orang ini adalah Mu Chou Ran yang menghilang enam tahun lalu?” batin Chi Yu yang baru saja mengetahuinya.


Pada akhirnya, Shang Ren langsung menghadapkan seluruh badannya ke arah Zhao Bingyan dengan masih memelihara tatapan dinginnya seraya bertanya, "Lalu apa yang bisa aku lakukan untukmu?"


Zhao Bingyan dengan tegas langsung menjawab, "Lepaskan segel api Liu dari dalam tubuhnya. Mungkin Xiao'er akan menganggap hal ini sebagai balasan atas perbuatan baiknya pada Guru besar Shang Ren."

__ADS_1


Shang Ren melipat tangannya kembali dan memberikannya sebuah tatapan mengerikan sambil menjawab, "Jika seorang prajurit telah bertekuk lutut di hadapan tuannya maka, tidak ada seorangpun yang bisa membuatnya bangkit kembali. Sepertinya, kau telah membuat perhitungan yang salah. Apa yang terlintas dalam pikiranmu saat ini? Mengapa aku harus melepas segelnya?"


Zhao Bingyan terdiam tanpa kata dan menatapnya dengan serius. Ekspresi Xiong Yu dan Chi Yu juga tampaknya tidak percaya dan mereka benar-benar ingin membunuh Shang Ren saat ini juga.


Dengan suasana yang semakin memanas, tiba-tiba saja Mu Chen Xiao terbangun dan langsung menarik kerah pakaian Zhao Bingyan yang ada di depan wajahnya.


Saat ini ia tidak berekspresi dan seolah-olah ia telah mendengar apa yang sejak tadi mereka perdebatkan. "Guru besar tidak perlu memintanya untuk melepas segel yang ada di dahiku ini. Itu sangat percuma jika terus dilakukan meskipun Guru besar adalah seorang pemimpin. Meskipun sangat lambat, Xiao'er bisa mengatasinya dengan cepat."


Melihat ekspresinya yang sangat sedih karena tidak bisa berkultivasi secara sepenuhnya, membuat Zhao Bingyan langsung saja mengerti apa yang diinginkannya saat ini.


Ia lantas membalikkan badannya ke arah belakang sambil berkata, "Kalau begitu, sebaiknya aku pamit saja. Guru besar Shang Ren bisa pergi dari sini sebelum murid-murid yang lain menemukan Anda." Ucapnya sambil berjalan meninggalkan sungai Rongye.


Tidak lama setelah Zhao Bingyan dan Mu Chen Xiao meninggalkan sungai Rongye. Xiong Yu dan Chi Yu yang masih dalam posisi perang, melirik ke arah Shang Ren dengan tatapan dingin.


"Mungkin sebaiknya kita tidak mengeluarkan tanaman herbal yang langka untuk mengobatinya jika pada akhirnya akan seperti ini. Bocah itu benar-benar tidak mengikuti apa yang dikatakan oleh leluhurnya sampai-sampai ia membuang waktunya hanya untuk melindungi penjahat." Ucap Chi Yu yang menyinggung Shang Ren di hadapannya.


"Chi Yu! Mungkin sebaiknya kita kembali saja. Lain kali, jangan libatkan aku untuk pergi ke permukaan." Ucap Xiong Yu yang kemudian merubah dirinya menjadi seekor ikan dan kembali ke sungai, disusul dengan Chi Yu yang saat ini berada di belakangnya.

__ADS_1


Setelah semuanya pergi, Shang Ren sendiri yang masih berdiri di tempat yang sama, sibuk memikirkan tentang sesuatu yang mungkin akan membuatnya kesulitan untuk menyusun rencana berikutnya.


"Mu Chen Xiao, padahal aku sudah membuka lebar gerbang lembah Shan Bu untukmu tapi, kau telah memutuskan untuk pergi bersama dengan seorang pembunuh. Yang benar saja? Jika Ibumu tidak menenggelamkanmu di sungai dan membiarkanmu untuk ikut denganku, mungkin sebentar lagi takhta kerajaan akan menjadi milikmu. Kita lihat saja, suatu saat nanti, kau akan melihat siapa yang akan berada di pihakmu nanti ketika kau sedang terpuruk."


__ADS_2