
Di tempat lain seorang gadis sedang berbicara dengan seseorang.
"jalankan rencana nya!"ucap gadis itu.
"apakah nona yakin?"jawab wanita tersebut.
"hmm,aku yakin,aku tidak mau sesuatu terjadi padanya,dan aku akan lakukan apa pun untuk melindungi nya,meski pada akhirnya dia akan membenciku."ucap gadis tersebut.
"apa nona sudah mencintai nya?"tanya wanita tersebut.
"kau tau,bahkan sejak pertama dia menolongku,aku sudah jatuh hati padanya,bahkan sudah beberapa kali bertemu,tapi dia tidak mengingatku."jawab gadis tersebut.
"bahkan aku harus berpura pura menjadi seseorang yang lemah,hanya untuk bisa bertemu dengan nya."ucap nya lagi.
"lalu bagaimana dengan trauma anda nona,bukan kah setelah kejadian beberapa hari yang lalu,anda selalu takut untuk berdekatan dengan namanya lelaki.?"tanya wanita tersebut.
"aku akan mencoba nya,untuk menghilangkan trauma tersebut."jawab gadis itu.
"baiklah,saya hanya bisa mendukung keputusan yang nona buat."jawab wanita tersebut.
"terima kasih,Rin "ucap gadis tersebut.
Setelah perbincangan tersebut gadis tersebut beranjak pergi dari ruangan tersebut,untuk kembali ke rumah nya.
Walau pun dia masih trauma dengan namanya lelaki,tapi dia masih menggunakan sopir pria untuk mengantar nya kemana mana.Mungkin sebagai terapi untuk trauma nya.pikirnya lagi.
__ADS_1
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam,Arion masih betah menatap layar laptop nya.
tapi ditengah kesunyian itu ponsel nya berdering,tanda ada panggilan masuk.
Kring
Kring
kring
"ada apa."tanyanya
"...."
"kau awasi dia jangan sampai kehilangan jejak nya,tiga puluh menit lagi aku sampai."ucap nya lagi dengan suara khawatir nya.
"...."
Setelah menutup telpon tersebut ia langsung menyambar kunci mobil nya dan pergi melesat jauh,menjalan kan mobil nya dengan kecepatan tinggi.
"sebenarnya sedang apa kau di tempat seperti itu.?"gumam nya.
Setelah sampai di tempat yang di beri alamat oleh anak buah nya,ia langsung masuk ke dalam club' tersebut.Ya,ia mendapat kabar dari seseorang bahwa gadis yang di incar nya masuk ke dalam club' tersebut.
Dengan langkah tergesa gesa ia masuk ke dalam sana,tanpa menghirau kan wanita malam yang menghampirinya.Bahkan dia tidak peduli dengan semua itu,yang ada dalam pikiran nya hanya gadis nya,dia tidak mau sesuatu terjadi padanya.
__ADS_1
Setelah beberapa menit mencari,dia menemukan gadis tersebut,gadis tersebut sedang berusaha mencium bibir anak buah Arion.
Tapi,sebelum bibir itu berhasil menyambar bibir pengawal tersebut,Arion sudah sampai dan langsung menarik tangan gadis tersebut.
Sedangkan pengawal tersebut wajah nya sudah pucat pasi.
"maaf tuan,nona itu yang memaksa ku,dan seperti nya nona itu meminum minuman yang sudah di campur dengan obat perangsang."ucap pria tersebut dengan gugup.
"apa?".pekik Arion terkejut.
Belum hilang rasa terkejut nya,gadis tersebut sudah mencium bibir nya rakus penuh gairah.
Membuat Arion melotot kan mata nya tidak percaya.
Walau pun Arion pernah berpacaran,tapi Arion tidak pernah melakukan hal lebih,paling juga hanya mencium pipi saja,itu juga bukan dia yang memulai tapi mantan kekasih nya lah yang selalu nyosor duluan.
"tolong aku,panas."lirih gadis tersebut,sambil membuka kancing kemeja yang di gunakan nya.
Dan itu membuat Arion membulatkan mata nya.
Seakan akan dia terkejut melihat nya.
"baiklah,kita pergi dari sini..dan kalian cari siapa yang berani melakukan ini."ucap Arion dingin.
"baik tuan."ucap anak buah nya.
__ADS_1
Setelah itu dia menggendong gadis tersebut,walau sedikit kesusahan karna gadis ini tak berhenti menciumi nya dan meraba dada nya.
Dan tentu saja,itu membuat naluri lelaki nya keluar,apa lagi melihat belahan dada yang sedikit terekspos,membuat dia mengerang frustasi.