
Sedangkan di luar mansion, Jenny terus saja menggerutu tidak jelas,bahkan para penjaga yang melihat nya hanya bisa menahan senyum.
Bagaimana tidak,tadi datang dalam keadaan yang sangat rapi dan cantik,tapi sekarang setelah keluar dari mansion malah seperti orang gila.
Dengan rambut acak-acakan,pipi memar kiri kanan,di tambah lagi ngedumel tidak berhenti.
"apa liat-liat,hah?"teriak nya marah.
Pelayan yang mendengar itu pun bukan nya takut,tapi malah semakin ingin tertawa.
Bruk
"dasar sial,awas saja kau anak sial,aku akan membalas ini semua."geram Jenny,dan segera meninggal mansion tersebut dengan mobil nya.
Sedangkan Arion,dari tadi hanya senyam-senyum tidak jelas.
Kalau saja ia tidak pulang dari kantor nya,mungkin ia tidak akan tau,kalau istri nya juga mencintai nya,dan itu membuat Arion sangat bahagia.
Flashback
Dikantor nya Arion sedang berkutat dengan berkas nya,namun terganggu karna suara dering telpon.
Kring
Kring
Kring
"pak Kus"gumam nya.
"hallo."ucap Arion.
"tuan,nyo,,nyonya..."ucap pak Kus gugup.
"ada apa dengan istri ku?"tanya Arion dengan nada keras.
"maaf tuan,nyonya sedang.bertengkar dengan nona jenny..."..ucap pak Kus gugup.
Arion yang mendengar itu langsung menutup telpon nya.
Tut
Tut
__ADS_1
Tut
"ya ampun tuan bagaimana ini."gumam pak Kus sambil melihat kembali apa yang terjadi.
Sedangkan Arion sudah berlari ke arah lift namun ,ia melihat Rey sedang di meja sekertaris nya.
"Rey ayo antarkan aku pulang."pinta Rey dengan nada keras.
"memang ada apa tuan."tanya Rey.
"jangan banyak bertanya,cepat antarkan aku pulang."bentak Arion dengan berlari meninggal kan Rey.
Rey yang melihat itu pun berusaha mengejar,tanpa berkata apa-apa lagi.
Setelah sampai di depan lift."ada apa Ar,kenapa kau berlarian seperti itu.?"tanya Rey.
"istriku bertengkar.."belum selesai mengucap kan kata nya Rey sudah memotong ucapan nya.
"apa,dengan siapa,bagaimana bisa.?"ucap Rey beruntun.
"aku tidak tau."ucap Arion.
Setelah 30 puluh menit akhir nya mereka sampai di mansion,Arion yang sudah tidak sabar langsung membuka pintu mobil dan berlari ke dalam mansion.
Namun baru akan melangkah ia terkejut istri nya balik menjambak Jenny dan menampar nya.
Segera ia mengurungkan niat nya.
Dan lebih terkejut nya lagi,dengan perkataan istri nya,dan itu membuat darah yang tadi mendidih seketika padam,membuat hati nya berbunga-bunga.
Setelah puas dan sudah bisa mengontrol hati nya,ia kemudian melangkah mendekat ke arah mereka.
"ada apa ini.?"tanya nya.
Tanpa di ketahui, Jenny langsung menggelendot manja di tangan nya.
Itu membuat Arion melotot kan mata nya,dan melihat ke arah istri nya.
Melihat tatapan istri nya,ia menjadi gugup,karna baru pertama kali melihat nya.
Ia langsung menghempaskan tangan nya yang sedang di rangkul Jenny.
Namun itu sudah terlambat karna istrinya sudah pergi meninggal kan nya naik tangga menuju kamar mereka.
__ADS_1
Setelah beres urusan dengan Jenny,ia berlari menyusul istri nya.
Flashback off
Ceklek
Lamunan nya buyar saat seseorang masuk ke ruang kerja nya.
"maaf mengganggu."ucap Rey.
"hmm,ada apa?"tanya Arion.
"kita dapat undangan dari perusahaan NF group"ucap Rey membuat Arion mengerut kan kening nya.
"undangan apa?"tanya Arion.
"undangan untuk,mencari perusahaan yang bisa dan mampu untuk menghandle sebuah proyek besar."ucap Rey serius.
"lalu?"tanya Arion.
"kita harus datang,dan harus mendapatkan proyek nya,karna keuntungan nya sangat besar.Dan kita harus membawa proposal untuk persentasi."ucap Rey.
"baiklah,persiap kan."ucap Arion.
Setelah selesai membahas masalah undangan itu,mereka kembali berkutat dengan pekerjaan yang belum selesai.
Sedangkan di dalam kamar,Milka sedang menerima telpon dari seseorang.
"hallo"
"...."
"baiklah persiapkan semua nya,tapi mungkin aku tidak akan datang,kau urus semua nya,dan hasil nya kirim kan padaku."ucap Milka.
"...."
"belum tau,mungkin ketika sudah saat nya."
"..."
"maafkan aku,nanti kalau urusan ku sudah selesai aku kasih kau bonus."ucap Milka..
"..."
__ADS_1
"tentu saja"..ucap milka.langsung menutup telpon nya.