
Tak terasa waktu begitu cepat,hari ini adalah hari pernikahan Rey Lina,sudah banyak tamu yang berdatangan,bahkan keluarga Milka termasuk Daddy Adrian dan Fika sudah ada.
Namun,di sana tak terlihat ada nya Milka,semua orang merasa khawatir,karna sudah dari satu jam lalu,saat Sinta menelpon nya Milka sudah ada di jalan,namun sampai saat ini belum juga ada,membuat nya sangat khawatir.
Tak berselang lama,yang di tunggu pun datang,mobil mewah nya memasuki hotel tempat acara,terlihat Digo keluar dari balik kemudi,membuka kan pintu belakang untuk nona nya.
Terlihat Milka keluar dari mobil nya,semua orang yang melihat itu berdecak kagum,bahkan para wartawan sudah mengerubungi mobil Milka,dengan sigap para bawahan nya membuat para wartawan menjauh.
Melihat itu para wartawan sangat kecewa,karna mereka gagal berbicara dengan wanita cantik yang memiliki para sempurna itu.
Milka dan Digo memasuki ballroom hotel tersebut,sehingga semua orang terpesona dengan tampilan Milka dengan perut buncit nya,bahkan ada beberapa pengusaha yang tak dapat mengalihkan tatapan mereka dari Milka,bahkan dari mereka bertekad untuk mendapat kan janda dari seorang Arion.
Mereka berdua memasang wajah datar mereka,bahkan mereka dengan santai nya masuk ke sana meski semua mata memandang ke arah mereka.
Sampai lah mereka di atas pelaminan tempat pengantin berdiri menyambut para tamu yang akan mengucapkan selamat.
__ADS_1
Tak lama Milka sampai bersama dengan Digo,mereka berdua mengucapkan selamat,bahkan mereka berdua dengan cepat memasang wajah ramah mereka dengan penuh senyum,membuat beberapa orang yang melihat ke arah mereka terpesona,bahkan para wanita berteriak histeris melihat wajah tampan Digo yang tersenyum.
Namun,di balik ratusan perempuan di sana,hanya ada satu orang gadis yang menatap cemberut.
"dasar,menyebalkan"umpat nya sambil menghentakkan kaki nya kesal.
Sang Daddy yang melihat itu hanya menggelengkan kepala nya.
"kenapa princess Daddy cemberut begitu?"tanya Daddy lembut.
"ternyata putri kita sudah besar,bahkan mungkin sebentar lagi ia akan meninggalkan kita dengan suami nya,dan nanti aku akan kesepian"batin nya dengan mata berkaca-kaca,tak ada yang menyadari itu.
Tak di sangka Milka sudah berdiri di belakang nya,dan mengusap pundak nya lembut,dan tersenyum lembut.
Melihat itu,Daddy membalas senyum Milka dan mengusap tangan Milka yang di pundak nya.
__ADS_1
"Daddy tak usah khawatir,aku dan anak-anak ku akan selalu bersama Daddy"ucap Milka seolah mengerti dengan kondisi hati Daddy mertua nya.
"terima kasih"ucap Daddy tersenyum.
"Daddy tenang saja,aku akan selalu bersama Daddy dan dia,bahkan aku akan tinggal di mansion bersama dengan keluarga kecilku"batin Milka sambil mengusap perut nya yang membuncit.
Di tempat lain,seorang pria yang terbaring di sebuah kasur king size terlihat menggerakkan jari tangan nya,terdengar ia bergumam tidak jelas,namun dokter yang memeriksa ikut senang,karna mereka telah berhasil,bahkan dengan tak sabar nya ia menelpon nona nya,untuk segera datang ke tempat itu.
"selamat dok,kita berhasil"ucap seorang dokter yang membantu nya merawat pria itu.
"hmm,selamat juga untukmu,tanpa bantuan mu kita tak berhasil"ucap dokter tersenyum.
"huft,akhir nya aku lega,karna kita sudah berhasil,bagaimana kalau jadinnya kita gagal,aku tak tau apa yang akan terjadi pada kita"ucap dokter senior itu lega.
"kau benar dok,mungkin kita bisa mati di tangan nya"timpal dokter yang lebih muda lagi dari nya.
__ADS_1