
Melihat Fika menggeleng,Rey pun mengerti,namun tetap saja ia merasa cemburu,di depan mata nya,istri nya malah memeluk lelaki lain.
Sedangkan Lina,ia memeluk Digo dengan erat,Lina merasa lega,saat melihat Digo sudah menikah,entah kenapa,ia merasa khawatir saat Digo masih sendiri,karna Digo orang yang sedikit gila kerja,jadi tentang apa pun ia akan acuh, bahkan Digo sampai di rawat di rumah sakit,karna melupakan makan,dan kurang tidur.
Namun sekarang ia merasa lega,karna bagaimana pun,ia sudah menganggap Digo seperti adik nya,sama dengan Milka.
"selamat dek,semoga langgeng dan bahagia selalu,dan satu lagi,semoga cepat di beri momongan"ucap Lina sambil tersenyum,namun air mata nya masih mengalir.
"terima kasih kak"ucap Digo lirih.
Tak lama,setelah memberi selamat pada ke dua nya,Rey dan Lina turun,dan menghampiri Arion dan Milka.
"mana triple baby?"tanya Lina saat sudah duduk di samping Milka.
"huft,kalian tau,aku seperti belum mempunyai bayi,lihat saja,bahkan dari bangun tidur sampai sekarang sudah malam,aku tidak bisa menggendong bayi ku walau satu"keluh Milka di balas kekehan oleh Arion,Lina dan Rey.
"sudahlah,jangan mengeluh,kalian kan bisa membuat nya lagi"celetuk Rey,tapi malah di lempar kue oleh Milka.
"enak saja,kau pikir melhirkan gampang apa"omel Milka,namun di balas kekekhan oleh Rey dan Lina,sedangkan Arion hanya sibuk melihat ke tiga bayi nya.
Milka yang menyadari itu,hanya berdecak sebal.
"lihat lah,mereka seperti tidak pernah punya bayi saja,mereka menguasai ke tiga bayi ku,untung saja,masih aku beri ASI,kalau tidak,mungkin aku tidak bisa melihat ke tiga anak ku"gerutu Milka membuat Arion hanya tersenyum.
"biarkanlah,mungkin mereka hanya ingin menghabiskan waktu mereka dengan bayi bayi kita"ucap Arion tenang.
"tapi..ya sudahlah,lagi pula aku juga senang,melihat mereka sangat menyayangi si kembar"ucap Milka tersenyum,dan menyenderkan kepala nya di pundak Arion.
Arion pun memeluk pundak Milka dan mengecup pucuk kepala nya sayang.
Lima tahun berlalu,kehidupan rumah tangga Arion dan milka semakin bahagia,dari ke tiga anak kembar mereka yang sudah memasuki sekolah kanan kanak,bahkan ke tiga anak kembar mereka,memiliki sifat yang dingin jika di luar rumah,tapi ketika di tengah keluarga,mereka terkesan manja,apa lagi ke dua anak perempuan nya,sedangkan Kenzo,anak laki laki mereka,mempunya sifat dingin,bukan hanya di luar rumah,bahkan di dalam keluarga bersikap dingin,namun ia akan manja dengan mommy nya,ingat hanya mommy nya,Milka.
Kebahagian mereka semakin bertambah,karna sekarang Milka,sedang mengandung anak ke empat dan ke lima mereka,di perkirakan akan lahir dua Minggu lagi.
Sekarang mereka sedang berkumpul,di kediaman Arion,karna hari ini tepat dengan hari ulang tahun si kembar.
Bukan hanya keluarga,,bahkan ada beberapa guru guru dan juga teman teman si kembar yang di undang.
__ADS_1
Acara semakin heboh dengan ke hadiran keluarga Rey dan Digo.
Apa lagi anak mereka yang selalu menempel pada si kembar khanza dan Kania membuat si kembar kesal.
Seperti saat ini,si kembar tengah bersembunyi di bawah meja,mereka sudah kesal dengan kelakuan para sepupu mereka.
"huft,semoga saja mereka tak menemukan kita"ucap Kania pelan,di balas anggukan oleh Khanza.
Namun,baru saja mereka bernafas lega,ke dua bocah itu sudah menemukan nya.
"yey,kalian ketemu"teriak Rena,anak Rey dan Lina.
Membuat si kembar mendengus kesal,bahkan dengan sengaja si kembar pergi meninggalkan bocah itu.
"kakak tunggu kami"teriak lili,anak dari Digo dan Fika.
Ya,Fika dan Digo di karuniai anak perempuan bernama lili putri Pradipta,dan Rey dan Lina sama,mereka memiliki anak.perempuan bernama Rena Oktaviani putri.
Anak anak mereka,selalu menempel pada si kembar putri,namun si kembar yang selalu menolak,namun ke dua anak perempuan itu tak pernah menyerah untuk mendekati ke dua kakak sepupu nya.
Lalu,bagaimana kabar nya dengan si anak laki laki Kenzo?,,tentu saja,tak ada yang berani mendekat pada nya kecuali adik adik serahim nya.
Semua orang tua sedang berkumpul di ruang keluarga,namun perhatian mereka teralihkan oleh teriakan bocah,anak dari Rey dan Digo.
"kakak berhenti,kenapa meninggalkan kami?"tanya ke dua bocah itu.
"tentu saja menghindari kalian,memang nya untuk apa lagi?"ucap Khanza dengan tenang dan datar.
"kenapa begitu?"tanya Rena anak Rey dan Lina.
"karna kami muak,melihat kalian"ucap Kania,dengan pedas nya.
Mendengar perkataan kakak sepupu nya membuat Rena dan lili,murung,membuat Milka tak tega melihat nya.
"sayang,sini,kalian duduk lah di samping onty"ajak Milka lembut.
Kedua anak itu pun menurut,walau dengan kepala tertunduk.
__ADS_1
"ada apa hm?"tanya Milka lembut.
Namun mereka tak ada yang menjawab,mereka hanya menangis.
"loh,kenapa keponakan onty menangis hmm?"tanya Milka kembali.
"itu semua karna kakak,mereka tidak mau melihat kami"adu Rena,membuat semua orang tua menggeleng kan kepala nya.
Mereka sudah tak heran melihat dan mendengar itu.
Karna mereka sudah tau sifat anak anak itu.
Kenzo,anak laki laki di keluarga itu satu satu nya,yang bersifat dingin,cuek,datar,bahkan tak ada yang bisa menyentuh sifat dingin nya itu,kecuali mommy nya,namun di balik sifat itu,ia begitu perhatian,peduli dan juga penyayang.
Si kembar putri Khanza dan Kania,mereka dingin jika di luar rumah,namun hangat jika di rumah dan keluarga,namun sifat jail nya,jangan lupa kan si mulut pedas Kania,ia selalu membuat orang orang di sekitar nya mati kutu,namun mereka tetap ramah dan menghormati orang yang lebih tua,sama dengan kakak nya Kenzo.
Sedangkan ke dua anak perempuan lain nya,Rena dan lili,mereka sedikit manja,dan juga cengeng,tapi mereka baik hati dan juga ramah pada semua orang.
Tak terasa waktu,berlalu begitu cepat,sepuluh hari sudah berlalu.
Di dalam kamar,Milka sudah merasa kan kontraksi,Arion pun dengan setia di samping nya,bahkan dengan telaten mengusap usap punggung Milka.
Karna sudah keluar darah,Arion segera membawa Milka ke rumah sakit,sampai nya di sana,Milka langsung di bawa ke ruang bersalin,namun dokter menyarankan untuk di lakukan cs saja,karna kandungan nya lemah,karna Milka sudah beberapa kali terjatuh waktu mengandung bayi kembar yang sekarang.
Dua jam berlalu,operasi selesai di lakukan,Arion kembali menangis melihat ke dua putri nya lahir dengan selamat dan sehat.
Semua keluarga,sudah berkumpul di ruang perawatan Milka,mereka begitu bahagia.
Arion memberi nama ke dua anak kembar nya dengan nama, Kaisha Prameswari Hilmawan,dan yang ke dua bernama Keisha Prameswari Hilmawan.
Tak jauh dari ketiga anak yang terdahulu,mereka semua mirip dengan Arion.
Semua orang sudah mendapatkan kebahagian masing masing,bahkan para kakek dan nenek mereka,tinggal menikmati masa tua mereka,dengan bermain bersam cucu cucu mereka.
Berbeda dengan para musuh mereka,yang sudah menerima balas dari semua perbuatan mereka,bahkan Danu,ia di masa tua nya hidup sendiri,bahkan Jenny yang sudah menikah memilih mengikuti suami nya ke luar negri.
Sampai di sini saja cerita nya,mohon maaf bila gak nyambung dan banyak kesalah dalam tulisan,atau dalam menyebutkan nama dan tempat.
__ADS_1
Terima kasih bagi yang udah membaca dan dukungan nya.