Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 16


__ADS_3

Sedangkan di sebuah kamar,Milka melihat perdebatan itu,dengan senyum seringai nya.


Ceklek


Seseorang membuka pintu.Membuat Milka mengalih kan pandangan nya.


"tuan."ucap Milka menundukkan kepalanya.


"hmm,apa yang kau lihat?."tanya Arion dengan wajah datar nya.


"tidak,aku hanya melihat ada seorang wanita yang sedang berdebat dengan tuan Rey."jawab Milka..Seolah tidak tau kalau itu orang dia kenal.


"hmm,biarkan saja,..dan ya sebentar lagi orang dari butik akan datang,kamu segera turun."ucap Arion.


Sedangkan Milka mengerutkan kening nya bingung,dia se akan lupa kalau besok dia akan menikah.


"baik tuan."ucap Milka


"ooh,dan ya satu lagi,jangan panggil aku tuan,karna aku bukan majikan mu."ucap Arion dengan seringai tipis nya.


"lalu aku harus memanggil apa?."gumam Milka.


"terserah asal jangan tuan."ucap Arion.


Deg


"apa dia mendengar ku?."gumam Milka lagi


Arion hanya tersenyum tipis sambil melenggang pergi keluar kamar.


"ooh ya ampun, dia lucu sekali."ucap Arion dengan wajah senang nya.


Walau pun dia bicara selalu dingin,tapi dia senang jika berbicara dengan gadis nya itu.

__ADS_1


Itu hanya untuk menyembunyi kan perasaan yang sebenar nya.


Beberapa menit kemudian,seseorang mengetuk pintu kamar Milka.


Tok


Tok


Tok


ceklek


"maaf nona,orang dari butik sudah datang."ucap pelayan tersebut.


"baik lah aku akan segera turun."ucap Milka dengan senyum nya.


Milka menuruni tangga,setelah sampai di dasar tangga ia melongo tak percaya dengan apa yang di lihat nya.


"ya ampun,kenapa mereka membawa pakaian satu butik ke sini.?"gumam Milka heran.


Semua orang yang berada di ruangan itu menoleh ke sumber suara.


"selamat sore juga nona."ucap mereka serempak sambil menundukkan kepala,setelah melihat siapa yang datang.


"silahkan pilih nona,ini semua sudah kami siap kan,atas perintah tuan Arion."ucap orang yang mempunyai baju baju tersebut.


Setelah beberapa saat Milka sudah menemukan gaun yang menurut nya cocok untuk nya.


Sedangkan di ruang kerja Arion,ia dan Rey sedang membahas tentang pernikahan nya besok.


"bagaimana persiapan nya,apa sudah selesai.?"tanya Arion serius.


"sudah,bahkan besok bisa langsung keacara nya."ucap Rey..

__ADS_1


"hmm,bagus."ucap Arion.


"bagaimana dengan wanita itu,apa kau sudah urus?."tanya Arion.


"ck,wanita itu membuat darah ku selalu mendidih,kalau dia pria sudah ku buat cacat."geram rey.mengingat perdebatan tadi.


Sedangkan Arion menghela nafas berat.


Setelah beberapa suasana hening..Tiba tiba Rey berkata membuat Arion terhenyak.


"apa kau yakin,akan menikah dengan gadis itu?."tanya Rey serius


"aku yakin."tegas Arion.


"apa kau mencintai nya.?"tanya Rey.


"entah lah,yang jelas,setiap dekat dengan nya aku sangat senang,bahkan jantung ku selalu berdetak cepat."ucap Arion,sambil tersenyum mengingat kejadian malam tadi.


"huh,dasar bucin."ledek Rey.


Sedangkan Arion mengerutkan kening nya."apa itu bucin.?"tanya Arion.


"ck,,ck budak cinta."ucap Rey sambil berjalan meninggal kan ruang kerja Arion.


Sedangkan Arion,hanya senyum senyum tak jelas mendengar ledekan sahabat nya itu.


Arion keluar ruang kerjanya untuk menyusul Rey.


Tapi di ruang tengah malah melihat pemandangan yang membuat hati nya senang.Bagaimana tidak senang,kalau gadis nya sedang tertawa lepas tanpa ada rasa beban.Tanpa sadar ia mengulas senyum tipis.


Pelayan yang melihat nya pun merasa heran,sampai seseorang membuyar kan lamunan nya.


"tuan,apa ada yang tuan butuhkan?."ucap pak Kus .

__ADS_1


Membuat Arion yang sedang tersenyum pun,kembali memasang wajah datar nya.Tanpa ia tau kalau wajah nya merah sampai ke telinga nya.


"ti,,tidak ada."ucap Arion datar sambil melenggang pergi.


__ADS_2