Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 112


__ADS_3

Tak berapa lama,setelah semua nya duduk,seseorang datang dari arah luar,ia terlihat membawa beberapa maf di tangan nya.


"permisi,maaf mengganggu."ucap orang tersebut sopan.


"okh,kau sudah datang,ayo kita ke ruang kerja suami ku..bolehkah?."ucap Milka lalu bertanya pada Arion.


"tentu saja sayang, pergilah."ucap Arion lembut.


"ayo"ajak Milka dingin melirik ke arah orang itu.


Setelah kepergian orang itu tak terlihat,Arion mengubah ekspresi wajah nya menjadi dingin.


Daddy yang menyadari itu perubahan itu mengerenyitkan kening nya.


Sedangkan Fika,ia masih saja memeluk Daddy nya,tanpa menyadari perubahan di sekeliling nya.


"ada apa son.?"tanya Daddy heran.


"dad,aku tadi bertemu dengan orang yang membunuh mommy."ucap Arion dengan suara menahan amarah.


Mendengar itu Daddy Adrian,mengetatkan rahang nya,bahkan tangan nya mengepal,namun mata nya sedikit berkaca-kaca.


"lalu?"tanya Daddy Adrian dingin,bahkan Fika pun merasa kan sakit di pundak nya akibat cengkraman tangan Daddy Adrian.


"dad,sakit."lirih Fika,seketika Adrian tersadar dari rasa amarah nya.


"maaf,princess,Daddy reflek."ucap Daddy Adrian kembali lembut dengan senyum nya.


"ada apa dad,apa ada sesuatu?"tanya Fika meregangkan pelukan nya dan menatap pada Daddy nya.


Mendengar pertanyaan itu,Daddy dan Arion saling pandang,lalu kemudian.

__ADS_1


"pergilah ke kamar mu,bukan nya kamu lelah,jadi sekarang masuklah ke kamar mu dan istirahat lah."ucap Arion datar.


"ta.."


"tak ada tapi-tapian,sekarang pergi ke kamar mu"ucap Arion memotong perkataan Fika.


"ck kakak,selalu saja."Rajuk Fika.


"sudah,turuti kata kakak mu,sana"kata Daddy lembut sambil mengusap kepala Fika lembut.


"baiklah."ucap Fika lesu,padahal ia masih ingin memeluk Daddy nya.


Setelah melihat Fika sudah hilang dari pandangan mereka,mereka segera membahas masalah tadi.


Namun belum saja bicara,Milka sudah kembali lagi bersama asisten nya,siapa lagi kalau bukan Lina.


Setelah sampai di ruangan dimana terdapat Daddy dan Arion, milka duduk di sebelah Arion sedangkan Lina pamit untuk kembali ke perusahaan.


Tanpa di duga,Arion memeluk Milka erat,seakan ia menyalurkan rasa sedih kecewa dan marah nya pada Milka.


Milka merasa ada sesuatu yang janggal,bahkan sikap suami nya berubah setelah bertemu dengan orang tadi.


Bukan hanya suami nya,ia juga melihat Daddy Adrian juga sama diam nya,namun mata nya berkaca-kaca.


Milka juga merasa kan perasaan marah pada orang itu,setelah melihat wajah nya,hanya saja ia masih bisa mengendalikan emosi nya.


Beberapa menit,tidak ada orang yang bersuara,bahkan Milka hanya diam dengan pandangan lurus ke depan,jangan lupa tatapan nya yang tajam,siapa pun yang melihat nya,merasa akan tercabik-cabik hanya melihat nya saja.


Tak lama terdengar helaan nafas panjang dari mulut Arion.


"sayang,apa kamu tau,orang yang kamu tangkap adalah orang yang sama,yang membunuh mommy ku,sehari setelah Fika di lahirkan."ucapan Arion tentu saja membuat Milka terkejut,bahkan ia sampai mengepalkan tangan nya.

__ADS_1


Deg


Tak terasa air mata Milka menetes,bahkan sampai menetes ke wajah Arion.


Merasa kan ada yang menetes ke wajah nya,Arion menengadahkan wajah nya.


Ia terkejut melihat istri nya menangis,namun dalam mata nya terdapat kesedihan,dan kebencian.


"sayang ada apa?"tanya Arion cemas.


"nak,ada apa,kenapa kamu menangis.?"begitu pun Daddy Adrian merasa khawatir melihat menantu nya menangis.


"dad,sayang,itu orang yang sama juga,yang membunuh mama ku,bahkan ia juga yang mau m*l*c*hkan ku."ucapan Milka sontak saja membuat Arion dan Daddy Adrian terkejut mendengar nya.


"apa.?"teriak ayah dan anak itu,membuat Milka terkejut,namun masih saja menangis.


Tanpa mereka sadari ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka.


"jadi,mommy ku di bunuh,saat sehari aku sudah di lahirkan.?"gumam nya dengan air mata menetes.


Karna tak dapat menahan perasaan itu,ia berlari ke arah Daddy nya,dan ia memeluk Daddy nya erat.


Hiks


Hiks


Tak di sangka,niat nya hanya ingin,ke dapur mengambil air untuk minum,malah mendapat kenyataan yang begitu menyakitkan.


Sebab yang ia tau,mommy nya meninggal karna sebuah penyakit,bukan karna di bunuh,sehingga mendengar kenyataan ini,membuat hati nya merasa sedih,tentu saja ada rasa marah di hati nya.


"kenapa,tidak ada yang memberitau aku yang sebenar nya,kenapa aku harus tau dengan cara ini.?"tanya Fika dengan menangis sesegukan.

__ADS_1


Sedangkan ke tiga orang yang ada di sana hanya saling pandang,mereka tak menyangka,kalau Fika mendengar semua nya.


__ADS_2