
Sebulan kemudian
Huek..huek
"ya ampun sayang kamu itu kenapa sih..?"gumam Milka.
Huek..huek
"kita ke dokter yah?..kamu udah beberapa hari muntah-muntah terus,aku takut kamu kenapa-kenapa.."ucap nya lagi.
Sedangkan yang di ajak bicara menggelengkan kepala nya lemah.
"bantu aku.."ucap Arion lemah
Karna merasa kasihan pada suami nya,Milka menuntun Arion ke arah ranjang dan membaringkan nya di kasur.
"nih minum dulu teh nya,biar gak mual terus."ucap Milka lembut,sambil meminum kan teh nya.
"sayang mau kemana,temani aku.."ucap Arion lemah dengan sedikit manja.
"sebentar,mau ambil handphone dulu."ucap Milka dengan menghela nafas panjang.
"gak mau."manja Arion memegang tangan Milka.
Milka hanya bisa mendengus kasar,sebenar nya ia merasa jengah dengan sikap suami nya ini,sudah beberapa hari,suami nya menjadi manja dan cengeng.
"sayang,seben.."belum selesai mengucap kan kata,Milka tersentak mendengar Arion terisak.
"ya ampun..kenapa dia jadi cengeng begini."gerutu Milka saking kesal nya.
"ya sudah,aku temani ya,jadi udah jangan nangis lagi yah."ucap Milka selembut mungkin,agar suami nya berhenti menangis.
Mendengar itu Arion berhenti menangis,dan wajah nya tidak murung lagi.
"ya udah sini,aku mau di peluk."ucap Arion manja.
Milka yang sedang di uji kesabaran nya pun menuruti permintaan suami nya.
Tok
tok
tok
__ADS_1
Seseorang mengetuk pintu kamar mereka.
"masuk"ucap Milka.
Ceklek
"maaf,,tuan, nyonya,..tuan Rey sudah menunggu di ruang tamu."ucap pak Kus
"suruh tunggu sebentar pak Kus,suami saya akan bersiap.."ucap Milka.
Sedangkan Arion hanya diam sambil memeluk Milka,dengan manja.
Pak Kus yang melihat itu pun sudah tak aneh lagi,karna itu sekarang seperti sudah jadi hobi tuan nya.
"baik nyonya,,kalau begitu saya permisi."ucap pak Kus sopan.
Milka hanya menganggukan kepala nya.
"sayang..lepas dulu nya,kamu kan mau ke kantor,harus mandi dulu."bujuk Milka dengan lembut.
"nanti saja,aku masih ingin memeluk mu."ucap Arion semakin erat memeluk Milka.
"tapi sayang..kasihan kak Rey sudah menunggu di bawah."ucap Milka.
"oh,jadi kamu kasihan sama si jones itu,kamu gak kasihan sama aku yang lagi sakit ini.."ucap Arion kesal.
"bukan begitu.."ucapan Milka terpotong oleh Arion..
"kamu suka sama dia,jadi kamu kasihan sama dia."ucap Arion semakin ngelantur ngomong nya kemana-mana.
"loh..kok marah."ucap Milka heran.
"tau akh,kamu itu nyebelin tau gak."ucap Arion dengan mata berkaca-kaca.
Karna melihat istri nya diam saja,Arion bangkit dari tiduran nya.
Ia membanting pintu kamar mandi kencang,membuat Milka yang sedang termenung pun terkejut.
Brak
"ya ampun,kenapa dia jadi sensitif begitu,dan apa tadi dia bilang,aku suka sama kak Rey."gumam Milka menggeleng-geleng kan kepala nya heran.
Setelah mendengar suara gemericik air,Milka segera masuk ke ruang ganti untuk mengambil pakaian kantor Arion.
__ADS_1
10 menit kemudian Arion sudah keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat nya,tapi tidak menghilangkan pesona nya.
Milka yang melihat itu,segera menghampiri Arion dengan senyum manis nya,untuk memakai kan pakaian suami nya.
Sedangkan Arion masih kesal terhadap istri nya,tidak bicara apa pun,tapi tidak menolak saat istri nya memakai kan baju nya.
Beberapa saat kemudian,Arion sudah rapi dengan baju nya.
"selesai....kau semakin tampan saja,dan aku semakin mencintai mu."ucap Milka dengan senyuman manis nya,dan itu berhasil membuat hati Arion berbunga-bunga.
"benarkah.?"tanya Arion.
"tentu saja...tiada lagi pria tampan selain kamu."ucap Milka semakin menggoda Arion.
Cup
Cup
Cup
"aku juga semakin mencintai mu."ucap Arion.
Milka mendengar itu menjinjit kan kaki nya..dan
Cup
Milka m*****m bibir Arion lembut,Arion yang mendapat serangan itu tidak langsung melepas kan nya,ia malah semakin memperdalam c****m itu.
Setelah puas baru ia melepas kan nya.
"sudah,,sekarang kita sarapan dulu."ajak Milka.
"tapi aku malas ke kantor."ucap Arion,yang mulai manja lagi.
Milka yang sudah jengah pun membentak Arion.
"ke kantor sekarang atau,tidur di luar."ancam Milka tidak main-main.
Mendengar itu pun Arion gelagapan.
"baiklah aku akan ke kantor."ucap Arion lemah.
"hmm"jawab Milka,pergi meninggal kan Arion.
__ADS_1