
Setelah terjadi kecanggungan di apartemen Lina,sekarang Rey dan Lina sudah berada di dalam mobil Rey,Rey berniat mengantarkan Lina ke tempat kerja nya,lebih tepat nya perusahaan Milka,NF group.
Di dalam mobil terjadi kecanggungan,bahkan ke dua nya tak ada yang mulai berbicara.
Namun di tengah perjalanan,mobil mereka hampir menabrak seorang wanita muda.
Ckitt
Bruk
"awws"ucap Lina karna kening nya membentur kaca mobil.
"sayang,kamu tidak apa-apa?"tanya Rey cemas.
"gak,sayang,,cuma sedikit kaget saja"ucap Lina.
Baru akan membalas ucapan Lina,ada orang mengetuk kaca mobil,membuat Rey sedikit terkejut,namun ia segera membuka kaca mobil nya.
"maaf tuan,bisa kah anda turun dulu"ucap orang itu sopan.
"ooh ya ampun,aku hampir saja,,baiklah pak,saya akan turun dan melihat nya.
"tunggu sebentar yah"ucap nya pada Lina,sedangkan Lina hanya menganggukan kepala nya.
Mendapat anggukan dari Lina,dengan segera Rey keluar dari mobil nya.
Berbeda dengan Lina,ia melihat sesuatu yang mencuriga kan.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian,Rey masuk kembali kedalam mobil.
"apa sudah selesai?"tanya Lina dengan tersenyum manis.
"sudah,,dan untung nya tidak apa-apa,hanya tergores sedikit kena jalan,karna kaget."ucap Rey pada Lina sambil memasang kembali seatbealt nya.
Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan nya,Rey yang fokus dengan kemudi nya,sedangkan Lina dengan ponsel nya.
Sedangkan di tempat lain,tepat nya di mansion Arion,Milka sedang berbicara di telpon dengan serius,sedangkan Arion sudah pergi dari 10 menit yang lalu.
"bagaimana,apa semua sudah di persiap kan?,,karna saya tak ingin semua nya gagal."ucap Milka terdengar datar.
"baik,saya akan beritahu nanti"ucap Milka,langsung mematikan panggilan tersebut.
"huft,semoga saja tidak terjadi apa-apa"gumam Milka,seketika dada nya terasa sesak,entah apa yang terjadi,tetapi ia merasa akan terjadi sesuatu.
Kring
Kring
Tiba-tiba saja ponsel nya berbunyi,membuat ia tersentak kaget.
"Daddy"gumam Milka melihat id pemanggil di ponsel nya.
"hallo Daddy?"ucap Milka dengan suara sendu.
"ada apa sayang,kenapa suara terdengar sendu.?"ucap orang itu yang di sapa Daddy oleh Milka
__ADS_1
"entahlah,aku merasa akan terjadi sesuatu,tapi entah apa,bahkan rasa nya sangat sesak sekali,,hiks"ucap Milka yang tiba-tiba saja menangis sambil menepuk dada nya.
"sayang,berdo'a lah,semoga semua akan baik-baik saja,sudahlah,kamu jangan menangis,nanti bayi yang di dalam perut mu merasa sedih"hibur orang itu,namun ia juga merasa tidak enak hati nya.
"ta,,,tapi dad,entah kenapa rasa nya begitu sakit hiks,ra,,rasa nya begitu sangat menyakitkan,,hiks"ucap Milka sesegukan,bahkan tangisan nya begitu memilukan.
"sudahlah sayang jangan menangis lagi,3 hari lagi,kita kan bertemu,jadi sekarang berhenti lah menangis,okey."ucap nya dengan suara lembut.
Namun tetap saja,tidak dapat mengurangi rasa di dada nya.
"baiklah dad,Jack akan menjemput mu lusa."ucap Milka mencoba menghentikan tangisan nya.
"baiklah sampai jumpa,jaga diri baik-baik"ucap orang itu dan mematikan telpon nya.
Setelah memutuskan panggilan tersebut,Milka malah semakin terisak sesegukan,bahkan pelayan melihat itu merasa khawatir.
Pelayan itu mendekat dan menghampiri nya,setelah bertanya dan mencoba menenangkan majikan nya,ia pun berdiri untuk melanjutkan pekerjaan nya kembali.
"terima kasih kak Tika,karna sudah menemani ku"ucap Milka,dan ternyata pelayan itu adalah pelayan yang dulu pernah menemani Milka saat pertama kali masuk ke mansion ini.
Kalian pasti ingat donk,pelayan bernama Tika ini..?..
Sedangkan Arion sudah sampai di perusahaan nya,ia di sambut oleh asisten nya Rey.
"selamat pagi tuan"sapa Rey sedkit membungkuk kan badan nya.
"hmm"Arion hanya berdehem membalas sapaan asissten nya,bahkan karyawan yang menyapa nya pun hanya di balas dengan tatapan datar nya.
__ADS_1