
Acara lamaran sudah selesai,walau hanya di adakan hanya ada keluarga saja,tapi,mereka merasa bahagia.
Rasa nya sudah lama mereka tak berkumpul seperti ini,dan acara ini juga,sambil menentukan tanggal.pernikahan,tanggal dan bulan punsudah di tentukan,tepat nya satu bulan lagi,dari hari ini.
Mendengar itu,semua keluarga ikut senang,apa lagi Milka,ia sampai menitikkan air mata nya.
Ia merasa lega,saat melihat pria yang dulu di tolong nya,sekarang sudah bisa berdiri di kaki nya sendiri,bahkan sekarang sudah akan menikah.
Ia ingat,dulu waktu ia menemukan Digo,ia melihat badan yang kurus,bahkan dekil,sedang memungut botol botol bekas,karna merasa kasihan,ia menghampiri Digo.
Meski waktu itu usia nya masih 15 taun tapi,Digo tidak seperti anak se usia itu,ia terlihat dewasa.
Sampai akhir nya ia,mengajak Digo pulang bersama nya,ia tak membawa nya ke rumah nya,ia membawa Digo ke panti asuhan,yang sering Milka datangi.
__ADS_1
Waktu berlalu,Digo menjadi pemuda yang tampan,bahkan badan nya tinggi,dan putih.
Milka sengaja menjemput Digo di panti asuhan,ia membawa Digo ke perusahaan nya,ia mengajarkan cara menggunakan komputer,bahkan pekerjaan sebagai sekertaris,dan di bantu oleh Lina.
Meski mereka tak ada hubungan darah,namun mereka bagaikan saudara,termasuk Lina,Lina seperti kakak bagi mereka,karna mungkin usia nya lebih tua dari mereka berdua.
Mungkin perbedaan usia Digo dan Milka hanya berjarak dua tahun,lebih tua Digo.
Tapi,milka lebih dewasa dari Digo,meski masih di bilang Digo juga dewasa,hanya saja,di waktu tertentu ia akan menjadi manja pada Milka dan Lina.
Saat milka.keluar dari kamar mandi,pintu kamar pun terbuka,dan masuklah Arion dengan wajah lelah nya.
"sayang,pergi lah mandi,aku akan menyiapkan pakaian mu"ucap Milka,membuat Arion melongo melihat penampilan Milka.
__ADS_1
Tak mendapat respon dari Arion membuat Milka menoleh ke arah nya,dan seketika ia tersadar dengan penampilan nya.
Dengan segera Milka bergegas masuk ke ruang ganti,namun Arion segera menahan nya,ia memeluk Milka dari belakang.
"kamu menggoda ku ,hm?"tanya Arion dengan mengendus leher Milka yang wangi sabun.
"si,,siapa,aku tidak..aakh."ucap Milka gugup,belum selesai berucap Arion sudah mengendap leher Milka,dan memberikan tanda di sana.
"aku merindukan mu"ucap Arion di telinga Milka,membuat Milka bergidik.
Tak memberi kesempatan Milka bicara,Arion menyesap bibir Milka dengan memburu,dan membuat Milka tak bisa membohongi diri nya,bahwa sebenar nya ia juga merindukan suami nya.
Tak sampai di situ,Arion menggiring Milka ke ranjang mereka,karna sudah tak tahan,mereka segera melakukan penyatuan,saling berbagi peluh dan er****n.
__ADS_1
Satu jam kemudian,mereka mendapatkan pelepasan,dengan nafas masih terengah,Arion mengecup kening Milka,dan mengecup bibir Milka,mungkin karna kelelahan,Milka tak merespon apa pun yang di lakukan Arion,tak.lama Milka sudah tertidur lelap,sementara Arion,ia memakai kembali celana nya,dan drngan segera menyusul Milka,yang sudah terbang ke alam mimpi nya.