Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 28


__ADS_3

Sedangkan di sisi lain,tepat nya di mansion Arion terjadi ke gaduhan,seseorang mencoba menerobos masuk ke dalam mansion.


Milka yang sedang di dalam kamar mendengar keributan tersebut,segera beranjak dari sofa melihat ke arah balkon.


"ada apa ini kenapa ribut sekali?."gumam nya.


Sedangkan di luar mansion orang tersebut sudah berhasil masuk ke dalam mansion.


Pak Kus yang mendengar itu segera menghampiri orang tersebut.


"maaf nona,jangan membuat ke ributan di sini."ucap pak Kus tegas.


"minggir,aku ingin bertemu dengan istri tuan mu."ucap orang tersebut.


"maaf nona,tapi nyonya sedang tidak bisa di ganggu."ucap pak Kus dengan menahan amarah.


Sebelum orang tersebut menjawab ucapan pak Kus,seseorang datang menghampiri mereka.


"ada apa pak Kus?"tanya Milka lembut.


Ya orang tersebut Milka,ia turun karna mendengar suara ribut-ribut.


Pak Kus yang mendengar suara nyonya nya segera membalikkan badan dan sedikit membungkuk kan badan.


"maaf nyonya,ada seseorang yang ingin bertemu dengan nyonya."ucap pak Kus.


Sebelum menjawab ucapan pak Kus,Milka melihat ke orang tersebut,ternyata...


"biarkan dia pak Kus."ucap Milka lembut.


Setelah mendengar perintah tersebut pak Kus membiarkan orang tersebut untuk masuk.


"pak Kus,tolong ambilkan air untuk tamu saya."perintah Milka.


"baik nyonya."ucap pak Kus.


Sedangkan orang yang membuat keributan sudah duduk santai di kursi ruang tamu.


"hebat juga ya kamu,bisa menikah dengan kekasih saudara nya sendiri,dasar pelakor."sindir orang tersebut.


"ada apa kau ke sini.?"tanya Milka tenang namun penuh tekanan.


Sedangkan orang tersebut hanya menatap sinis Milka.


"untuk apa lagi,kalau bukan untuk merebut yang seharus nya menjadi milik ku."ucap orang tersebut sinis.


Saat akan membalas ucapan orang itu,pelayan datang membawakan minuman dan camilan.


"silahkan nyonya,nona".ucap pelayan tersebut.


"terimakasih bi."ucap Milka.


"silahkan minum,pasti kau haus bukan,sudah teriak-teriak tadi di luar."ucap Milka dengan tenang.


Namun hanya di balas dengan senyum sinis orang tersebut.

__ADS_1


Tapi tiba-tiba tanpa di duga.


Byur


Orang itu malah menyiram kan air ke wajah Milka.


Pak Kus yang melihat itu segera berlari menghampiri nyonya nya.


"nyonya anda tidak apa-apa?."tanya pak Kus khawatir.


"saya tidak apa-apa pak Kus..pak Kus bisa melanjutkan pekerjaan pak Kus."ucap Milka masih bersikap lembut.


"tapi nyonya..."belum selesai mengucap kan kata nya,tapi sudah di potong oleh Milka.


"pak Kus pergilah."ucap Milka dengan suara datar.


Pak Kus yang mendengar itu tercengang melihat nyonya nya berbicara datar.Namun ia tetap menuruti dan pergi dari hadapan mereka.


"semoga saja tuan tidak akan marah."gumam pak Kus dengan nada yang khawatir.


Setelah melihat pak Kus tidak terlihat lagi,Milka segera berjalan mendekat ke arah orang tersebut.


Sedangkan orang itu hanya tersenyum sinis tanpa rasa bersalah.Namun ketika melihat tatapan Milka,orang tersebut sedikit menciut,dan sedikit pucat.


"ada apa dengan wajah mu,kenapa berubah pucat,apa kau sakit.?"tanya Milka dengan datar.


"ti,,tidak aku baik-baik saja."ucap orang tersebut gugup.


"benarkah?"tanya Milka dengan senyum smirk nya.


"i,,iiya."ucap nya gugup.


Membuat orang tersebut mengepal kan tangan marah.


"jadi kalau tidak ada hal yang penting lebih baik kau pulang."ucap Milka sinis.


Setelah Milka berbicara begitu,ia beranjak berdiri namun tiba-tiba sebuah tangan menarik rambut nya,hingga membuat Milka meringis menahan sakit.


"kau jangan coba-coba untuk memancing kemarahan ku anak sial,jangan sangka kau istri Arion,kau bisa semena-mena kepadaku."bentak orang tersebut marah.


"benarkah?."tanya Milka masih sedikit tenang.


"asal kau tau,Arion masih sangat mencintai ku,dan jika kau berhasil menikah dengan nya,itu hanya keberuntungan sesaat mu."ucap orang tersebut.Sedangkan Milka sudah mengepal kan tangan nya.


"hahaha, Jenny, Jenny,ternyata masih ada orang yang seperti diri mu dengan bangga nya kau mengatakan kalau suami ku masih mencintai mu,,,tapi baik lah karna aku baik,aku akan membiarkan mu untuk menyakini nya."ucap Milka sambil mendorong Jenny..


Plak


Plak


"asal kau tau,aku tidak akan membiarkan siapa pun merebut suami ku,karna aku yang berhak memiliki nya,dan kau tau aku sangat mencintai nya."ucap Milka sambil menjambak rambut Jenny.


Ya orang tersebut Jenny,dia sengaja datang untuk membuat Milka meninggal kan Arion.Tapi ternyata semua tidak sesuai dengan pikiran nya..


Tanpa mereka sadari,seseorang sedang tersenyum menatap satu objek di depan nya.Namun masih menahan nya untuk tidak menghampiri nya.

__ADS_1


Jenny yang mendengar itu pun merasa geram.


"kau..."ucapan Jenny terhenti.Karna Milka semakin kuat menarik rambut nya.


"akh,lepaskan sakit."ucap Jenny meringis menahan sakit di kepalanya.


Sebelum Milka berbicara lagi,suara bariton mengagetkan ke dua nya.


"ada apa ini.?"tanya Arion pura-pura tidak tau.


Milka yang mendengar suara itu segera melepaskan tangan nya dari rambut Jenny,dengan cara menghempas kan nya kasar.


"akh.."rintis jenny..Dan mendekat ke Arion,dengan tidak tau malu nya ia menggandeng tangan Arion.


Milka yang melihat itu melototkan mata nya dan menatap tajam ke dua nya.


Segera Milka pergi dari tempat itu.


Berbeda dengan Arion,ia malah gelagapan melihat mata istri nya yang menatap tajam dirinya.


"lepaskan.berani-berani nya kau....Rey"teriak Arion memanggil asisten nya.


"usir perempuan tidak tau diri ini keluar dari mansion ku,dan jangan biarkan dia masuk lagi kesini."ucap Arion dengan emosi.


Setelah berbicara begitu,dia berlari manaiki tangga untuk menyusul istri nya.


Ceklek


"kemana dia.?"gumam Arion karna mendapati ruangan kamar kosong.


Ceklek


Milka yang baru selesai membersihkan diri nya,terkejut melihat Arion ada di dalam kamar.


"sayang."ucap Arion lembut.


Namun Milka tidak menjawab,dia melengos masuk ke ruang ganti.


sedangkan Arion mengikuti Milka di belakang nya.


"ada apa?."ucap Milka dingin,karna dia masih emosi melihat kejadian tadi.


Deg


Arion yang mendengar suara itu pun bergidik ngeri,karna tak menyangka jika seseorang yang terlihat manis dan lemah lembut ternyata bisa dingin juga.


Gak nyadar,bahkan dia lebih dingin dan kejam..😁😁


"a,,aku..."lidah Arion tiba-tiba merasa kelu.


Ia bingung harus bicara apa,karna melihat istri nya hanya sibuk dengan urusan nya sendiri.


Karna lama menunggu Arion yang tak kunjung bicara Milka keluar kamar dengan membanting pintu dengan sangat keras.


Brak

__ADS_1


Arion yang sedang melamun pun tersentak kaget,melihat pintu telah tertutup dan istri nya tidak ada di dalam kamar.


"ternyata istriku lebih mengerikan dari pada singa yang kelaparan."gumam Arion sambil mengusap dada nya.


__ADS_2