
Keesokan pagi nya,seperti biasa Arion mengalami mual dan muntah.
Namun,kali ini tidak terlalu parah,hanya saja tingkah manja nya malah semakin menjadi,membuat Milka merasa jengah,namun,ia bersyukur karna suami nya tak pernah mengeluh.
"sayang"panggil Arion dengan semangat.
Membuat Milka,sudah merasa was-was dengan apa yang akan di ucapkan suami nya.
"apa sayang?"tanya Milka berusaha tersenyum.
"aku ingin bertanya"ucap Arion sambil meraih pinggang Milka,dan mengecup pipi Milka.
"apa?"tanya Milka sambil tersenyum dan tangan nya di rangkulkan ke leher Arion.
"sebenarnya,kamu itu siapa?"tanya Arion serius.
"aku?,,tentu saja istrimu"jawab Milka serius.
Membuat Arion berdecak sebal,mendengar jawaban istri nya.
Melihat suami nya tengah kesal,Milka segera mengecup bibir suami nya.
Cup
"nanti aku ceritain,sekarang kita sarapan dulu,apalagi anak-anak mu sudah kelaparan"ucap Milka,dan Arion pun segera mengajak nya turun ke bawah.
Sedangkan di apartemen Rey,ia sedang bersiap dengan pakaian casual nya.tak lupa dengan sepatu kets yang menunjang penampilan nya.
Setelah selesai ia,mengambil dompet dan kunci mobil nya,ia segera keluar dari apartemen nya,menuju ke tempat kekasih nya Lina.
15 menit ia sudah sampai di tempat yang di tuju,ia sudah tidak sabar,untuk melihat wajah kekasih nya.
Berbeda dengan Lina,dia masih bergelung dengan selimut nya,bahkan ia lupa bahwa hari ini ia ada janji dengan kekasih nya Rey.
__ADS_1
Bahkan ia tak sadar ada seseorang yang masuk ke apartemen nya.
Ceklek
Orang itu membuka pintu kamar nya perlahan,agar tidak mengganggu seseorang yang masih tidur dengan pulas nya,ia masuk dan melihat itu ia hanya menggelengkan kepala nya.
"ya ampun,aku bangun dari subuh,hanya untuk bersiap bertemu dengan mu,tapi ini...ck,,ck,,ck...sungguh menggemaskan"gumam orang itu dan duduk di pinggir ranjang,dengan ragu ia mengelus pipi nya dan membenarkan rambut yang menutupi wajah nya.
"cantik"gumam nya.
Lina yang merasa pipi nya dingin,ia hanya bergumam.
"jangan ganggu aku,Mil.."gumam nya sambil berbalik memunggungi orang itu.
Mendengar itu bukan nya marah,orang itu malah terkekeh.
Bahkan orang itu malah semakin menggoda nya,ia meniup-niup wajah Lina,hingga membuat nya terganggu.
"ya ampun Mil,aku masih ngantuk"ucap Lina serak dan masih memejamkan mata nya.
Entah tak sadar atau bagaimana,ia menjawab nya.
"kau tidak tau saja,aku semalaman memikirkan asisten suami mu"ucap nya masih belum sadar.
Membuat orang itu tertawa geli,tapi belum puas mendengar jawaban nya,hingga ia melontarkan pertanyaan berikut nya.
"kenapa kmu memikirkan nya?"tanya nya lagi.
"entahlah,yang jelas aku merasa bahagia"ucap nya dengan senyuman.
Orang mendengar jawaban itu pun merasa senang.
"kau tau,ternyata dia sangat tampan,apalagi bibir nya itu,,uuh,bikin aku mau lagi."ucap nya masih belum sadar.
__ADS_1
Mendengar jawaban itu membuat orang itu merasa berbunga-bunga.Belum berbicara tapi Lina sudah memotong ucapan nya lagi.
"aah sudah lah,kau pergilah,aku masih ngantuk."ucap Lina sambil menutup wajah nya dengan selimut.
Gemas melihat tingkah itu,ia pun berbisik di telinga nya.
"sayang,apa kau lupa,hari ini akan pergi?"bisik nya lembut,hingga nafas nya membuat nya geli.
Mendengar suara yang tak asing di telinga,ia terlonjak kaget dan langsung duduk.
"kenapa kau ada di sini,dan bagaimana kau bisa masuk?"ucap Lina setelah berhasil membuka mata nya dengan lebar,dan seketika rasa ngantuk nya hilang tak tersisa.
Cup
Gemas,hingga ia tak tahan untuk tidak mengecup bibir yang merah alami itu.
"reyyyyy"teriak Lina,memekak kan telinga.
Namun Rey hanya tertawa,melihat kekasih nya berteriak karna ulah nya.
Ya orang itu Rey,bagaimana ia bisa masuk,sedangkan sandi apartemen nya pun tidak di beritahu oleh Lina.
Kalian jangan lupa,kalau dia asisten Rey,orang hebat setelah bos nya Arion.
"ayo cepat mandi,nanti kita keburu siang"ucap Rey lembut sambil membenarkan rambut Lina yang berantakan.
Membuat Lina merasa malu,dan pipi nya merona,di perlakukan seperti itu,apalagi ini oleh seorang pria.
"memang kita mau kemana?"tanya Lina,karna ia benar-benar lupa.
"apa aku harus mencium mu dulu,baru kau mengingat nya,,hmm?"ucapan Rey dengan menggerakkan alis nya,membuat Lina merasa malu,bahkan wajah nya sudah merah,seperti kepiting rebus.
Blush
__ADS_1
"ti,,tidak,,aku akan mandi"ucap Lina sambil meloncat dari ranjang nya,bahkan ia hampir jatuh karna tersandung oleh selimut nya sendiri.