Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 69


__ADS_3

15 menit kemudian,Lina sudah keluar dengan hanya menggunakan handuk,yang hanya menutupi bagian dada sampai paha nya.


Bahkan ia tak menyadari,ada sepasang mata yang melihat nya dengan tatapan tak biasa.


Sedangkan Rey melihat itu,menelan Saliva nya kasar,melihat pemandangan yang ada di depan mata nya,bahkan adik kecil nya mulai menggeliat.Bahkan keringat dingin keluar dari kening nya,dan jantung nya berdetak dua laki lebih cepat.


Sedangkan yang di lihat,hanya biasa saja tanpa merasa risih apa lagi gugup.


Karna takut kehilangan kendali,ia segera menetral kan detak jantung nya.


"ekhem,"dehem nya membuat Lina terkejut dengan suara Rey.


"akh,apa yang kau lakukan di kamar ku?"ucap Lina gugup.Sambil mengeratkan tangan nya di handuk yang di lilitkan.


"a,,aku,,hanya..."ucapan Rey terpotong karna teriakan Lina.


"keluar,,,dasar mesum"teriak Lina karna merasa malu bercampur gugup.


"i,,,iya"ucap Rey segera keluar dari kamar Lina.


Sampai di luar kamar,ia memegang jantung nya yang masih berdetak kencang bahkan nafas nya masih memburu.


"ya ampun,sekarang mata ku sudah ternoda...ternyata sangat putih bersih dan mulus,,apalagi...."gumam Rey,namun segera tersadar dengan apa yang di pikirkan nya.


"ish,apa yang ku pikirkan?,,,kenapa otak ku jadi traveling kemana-mana."gumam Rey kembali sambil memukul kepalanya.


Tak beda jauh dengan Lina,bahkan Lina sangat gugup dan malu,bahkan pipi nya sudah Semerah tomat.


"ya ampun,,kenapa ia ada di kamarku,,,,,,ya ampun aku benar-benar malu sekali,,,apakah tadi dia melihat ku lama,dan tadi,kenapa tatapan nya begitu,,aku jadi takut."gumam Lina, sambil memegang dada nya,mencoba menenangkan jantung nya.


Setelah beberapa menit,Lina sudah selesai dengan dengan pakaian nya,ia juga mengguna kan pakaian casual nya,tak lupa memakai sepatu kets yang senada dengan Rey.

__ADS_1


"huft,,ya ampun aku gugup sekali"ucap Lina sambil memegang handle pintu dan membuka nya.


"huft,,tenanglah"gumam Lina.


Ia mengedarkan pandangan nya,namun ia tak berhasil menemukan orang yang di cari nya.


Namun suara orang yang di cari nya mengagetkan nya.


"mencari apa?"tanya Rey,sambil membawa segelas air dari arah dapur.


Mendengar itu Lina segera berbalik.


"ti,,dak"ucap Lina gugup,


Namun seketika ia terpesona,dengan penampilan di depan nya.


Bahkan ia,sampai tak percaya,melihat nya,dalam penglihatan nya,Rey semakin tampan,dan begitu mempesona.


Apalagi memakai pakaian yang santai,bahkan ia merasa pangling melihat nya,karna biasa nya ia melihat nya hanya memakai pakaian formal.


Rey melihat itu merasa khawatir,karna orang yang di tanya nya tidak menjawab,tapi hanya melihat lurus ke depan.


Bahkan ia melupakan,rasa gugup nya menjadi khawatir.


"sayang"panggil Rey dengan lembut,dan menyadarkan Lina dari lamunan nya.


"eh,,i,,ya"jawab Lina terkejut,karna melihat Rey sudah di depan nya.


"ada apa?"tanya Rey sambil membawa Lina duduk di sofa yang ada di ruang tengah.


"tampan"gumam Lina tanpa sadar,membuat Rey merasa malu,bahkan sekarang pipi nya merona.

__ADS_1


Setelah menguasai perasaan nya ia pun kembali berkata.


"sayang,apa kau sudah siap?"tanya rey lembut.


"eh,,su,,sudah"jawab Lina gelagapan.


Cup


Rey mengecup bibir Lina dengan lembut,membuat Lina malu bukan main.


"aku tau,,aku tampan,tanpa perlu kamu katakan"ucap Rey dengan PD nya.


"narsis"ucap Lina,sambil mencubit pinggang Rey.


Namun,tak di pungkiri,kalau memang Rey memang tampan.


"aww,sayang sakit,,kenapa kamu suka sekali mencubitku"gerutu Rey,karna merasa panas di bekas cubitan Lina.


"ayo berangkat"ajak Lina berdiri.


"ayo"ucap Rey semangat.Sambil menggandeng tangan Lina lembut.


"kamu cantik"bisik Rey di telinga Lina.


Blush


Mendengar perkataan Rey,membuat pipi Lina merona,bak buah tomat.


Cup


Karna gemas Rey mengecup pipi Lina,yang sudah memerah...

__ADS_1


Sampai di loby apartemen,Rey langsung menuju mobil nya yang terparkir di parkiran apartemen tersebut.


Setelah itu kedua nya,segera pergi ke tempat yang di tuju.Bahkan Lina pun penasaran,hanya saja Rey tidak mau memberitahu kan tujuan nya..


__ADS_2