
Setelah selesai mengobati kaki Milka,Arion mengajak Milka ke kamar yang berada di lantai atas.
Ceklek
Mereka ber dua masuk,Arion menggiring Milka ke arah ranjang dan menduduk kan nya.
"duduklah."ucap Arion lembut.
"sekarang ceritakan."perintah Arion,sambil menatap dalam mata Milka.
Tentu saja,Milka yang di tatap begitu gugup bukan main.karna baru sekarang ada yang menatap nya begitu dalam.
"a,,,a,,,ku.."ucap Milka gugup,dengan meremas jari tangan nya,sambil memalingkan muka.
Arion yang melihat itu hanya sabar menanti.
"huft..."setelah beberapa saat terdengar Milka menarik nafas,berharap bisa mengurangi ke gugupan nya.
Flashback on
Setelah beberapa saat,orang bertopeng itu keluar, Jenny mendekati Milka dan menjambak rambut Milka.
"kau tau,hari ini aku senang,,,,,karena hari ini juga aku akan menghabisi mu."ucap Jenny menjeda ucapan nya.
Sedangkan Milka masih tenang,walau merasa sakit di kulit kepala nya.
"karna kau aku kehilangan orang yang aku ingin kan"bentak Jenny dengan emosi yang menggebu.
"heuh,,lalu apa guna nya kau menculik ku,kenapa tidak kau kejar orang yang kamu inginkan."jawab Milka dengan senyum sinis nya.
Plak
Jenny yang emosi menampar Milka,karna ia kesal melihat senyum Milka yang meremeh kan nya.
"asal kau tau,orang itu adalah Arion Hilmawan,pemilik Hilmawan group,dan kau tau semua nya hancur karna kau mengambil nya dari ku."teriak Jenny dengan emosi yang semakin menjadi.
"bukan aku yang mengambil nya,tapi kau yang membuang nya."ucap Milka sinis.
__ADS_1
Plak
"kau...kurang ajar."ucap Jenny frustasi,bagaimana Milka tau.
"baiklah,karna aku sedang bahagia maka aku akan menghabisi mu saat ini juga,karna apa?,,karna aku takut,kau tidak bisa melihat kematian ayah mu.hhaaa"ucap Jenny dengan senyum sinis nya.
"dan asal kau tau,ayah mu sampai lumpuh pun,aku yang sudah melakukan nya,bahkan aku selalu memberi nya racun di setiap obat yang dia minum."ucap Jenny tanpa rasa bersalah.
Tentu saja hal itu membuat Milka murka,bagaimana tidak orang yang di curigai nya selama ini mengaku di hadapan nya tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.
"kau,,sudah keterlaluan,dan kau sudah membuat keluarga ku hancur,kau sudah keterlaluan."teriak Milka dengan wajah di penuhi amarah dan mata yang sudah menatap tajam yang siap mengoyak daging mangsa nya.
"hahaha,bahkan aku bisa melakukan lebih dari itu,dan setelah tua Bangka itu mati,aku akan bisa menguasai harta nya."ucap jenny semakin memancing amarah Milka.
Tanpa di sadari nya,ikatan pada tangan Milka semakin kendur.
Setelah beberapa saat,ikatan tangan nya terbuka,dengan segera berjongkok membuka ikatan kaki nya sebelum ia menyadari nya.
Karna ia sedang memunggungi nya.
Brak
"aku akan balas semua yang telah kau lakukan pada keluarga ku."ucap Milka penuh amarah.
Plak
Plak
Bruk
Milka sudah di kuasai amarah menampar pipi Jenny,kiri kanan dan langsung mendorong nya hingga terduduk di lantai.
Namun baru akan melakukan serangan lagi.
Brak
Seseorang membuka pintu dengan paksa.
__ADS_1
Flashback off.
"dan kamu yang datang saat aku akan menyerang nya lagi."ucap Milka dengan wajah memerah menahan amarah dengan tangan mengepal erat.
Arion yang melihat istri nya begitu,segera menenangkan nya dengan cara memeluk nya.
Setelah beberapa saat Milka kembali tenang walau tak sepenuh nya.
Tanpa di sadari air mata nya menetes ke baju Arion.Menyadari istri nya menangis,Arion semakin memeluk nya erat.
"sst,,sudah tidak usah menangis,sekarang kamu harus memberitahu ayah mu,tentang semua kejahatan anak tiri nya itu."ucap Arion tenang,walau darah nya mendidih mengingat apa yang di lakukan oleh wanita itu pada istri nya.
Setelah Milka tenang Arion melepas pelukan nya.
"lalu sekarang apa yang mau kamu lakukan pada wanita itu,sayang.?"tanya Arion lembut.
..."aku tidak tau."ucap Milka menggeleng lemah....
"ya sudah kamu mandi gih,hari sudah senja."ucap Arion sambil mengecup bibir Milka sekilas.
Namun,itu tidak terjadi,Arion malah kembali mengecup nya berulang kali,karna tak ada penolakan dari istri nya,ia malah semakin gencar melakukan nya.
Bahkan beberapa saat mereka melakukan c****n panas itu.Sampai nafas ke dua nya tersenggal.
Blush
"manis."ucap Arion sambil berdiri dan kemudian menggendong Milka ke kamar mandi.
"akhh."teriak Milka karna kaget dengan apa yang di lakukan suami nya.
"turunkan aku,aku ingin mandi."ucap Milka pelan,namun masih di dengar Arion.
"tapi,,,," perkataan Milka terpotong oleh Arion.
"aku ingin mandi lagi,salah siapa kau menggoda ku."ucap Arion berjalan ke kamar mandi.
"siapa yang menggoda nya,siapa suruh dia menc**m ku"ucap Milka dalam hati.
__ADS_1
Satu jam kemudian,mereka baru keluar dari kamar mandi,entah apa yang mereka lakukan di dalam sana.