Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 84


__ADS_3

Satu jam kemudian Arion sudah sampai di kota tujuan.


"Rey,sebentar,aku ingin menelpon dulu istri ku"ucap Arion gusar,karna sedari dalam pesawat,ia merasa tak tenang.


"baiklah"ucap Rey,namun ia juga tak membuang waktu,ia segera merogoh saku celana nya untuk mengambil ponsel,karna ia juga berniat menghubungi kekasih nya.


Tak lama ia menghidup kan ponsel nya,ia mencari nama my love ♥️ ,setelah ketemu ia segera menghubungi nya,tak lama suara yang ia rindukan terdengar di sebrang telpon.


"hallo"jawab Lina serius,karna ia belum tau siapa yang menelpon nya.


"sayang,,kamu lagi apa?"tanya Rey lembut.


Seketika Lina terkejut,mendengar suara yang ia kenal,segera ia melihat nama id pemanggil nya.


"gawat ini"gumam Lina gugup.


"e,,eh sayang,aku kira siapa"ucap Lina dengan tersenyum gugup,walau pun tidak terlihat namun ia tetap merasa gugup.


"ck kamu ini,memang nya siapa lagi yang bisa menghubungi mu selai aku"ucap Rey narsis.


"dihh,,kamu itu,memang nya kamu saja apa yang harus menghubungi selalu,kamu kan tau aku ini orang sibuk"ucap Lina sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


"ya ampun,aku lupa,aku kira aku saja yang selalu sibuk,ternyata kamu sama"ucap Rey lalu mengalihkan panggilan nya ke panggilan Vidio.


Sedangkan Lina sudah kalang kabut,melihat itu,bahkan ponsel nya hampir lepas dari tangan nya.


"bagaimana ini,kenapa dia pake VC segala sih,gak tau apa aku lagi sibuk"gerutu Lina,namun ia segera mencari tempat yang aman.


Setelah mencari tempat yang aman,ia segera mengangkat panggilan tersebut.


"sayang,kenapa lama sekali mengangkat nya"Rajuk Rey dengan muka yang di buat sedih.


"ma,,maaf sayang tadi aku lagi ngambil minum"ucap Lina dengan wajah gugup.


"ng,,iya aku gugup,karna kamu telpon"ucap Lina berbohong.


"ooh,,baiklah,nanti lagi aku telpon,sekarang aku harus segera ke hotel,karna nanti akan ada miring"ucap Rey,di balas anggukan oleh Lina,segera menutup panggilan itu,tak lupa ia mengucap kan kata cinta.


Berbeda dengan Arion,ia terlihat semakin khawatir,karna istri nya tak mengangkat telpon,bahkan sekarang ponsel nya malah tidak aktif.


"ya ampun sayang,kamu kemana sih,dari tadi aku hungungin susah banget,buat aku khawatir aja"gumam Arion,bahkan mata nya tak lepas dari layar ponsel,dengan tangan satu nya mengusap wajah nya.


Sedangkan di mansion Arion terjadi kekacauan,bahkan para pelayan sudah di pindahkan ke belakang mansion,dan kebetulan ada sebuah paviliun,untuk para pelayan.

__ADS_1


Beberapa orang terlihat masuk,kedalam mansion Arion,bahkan dengan percaya diri nya mereka mengacak-acak,dalam mansion Arion.


Sedangkan Milka terlihat santai di dalam kamar nya,sambil memakan buah potong,yang di berikan pelayan.


"kita lihat,apa yang akan kalian lakukan"gumam Milka dengan senyum devil nya.


"lakukan"perintah nya kepada seseorang di sebrang telpon.


Tak berselang lama,terdengar suara tembakan dan jeritan,bahkan beberapa dari mereka ada yang meninggal di tempat.


15 menit kemudian,suara tersebut sudah tak terdengar lagi.


Suara ponsel membuat Milka berdecak kesal.


"apa?"tanya nya dengan nada dingin.


"sudah beres nona"ucap seseorang di sebrang sana.


"bereskan,jangan lupa bawa mereka ke tempat biasa"ucap Milka tegas.


"baik nona"

__ADS_1


__ADS_2