Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 130


__ADS_3

Milka yang sedang bahagia karna suami nya Arion telah sadar,tak memperhatikan sekitar,bahkan Digo yang melihat itu hanya bisa menangis haru,seorang manusia dingin yang jarang tersenyum apa lagi menangis,dengan tiba-tiba bisa menangis,membuat para dokter yang di sana melongo,karna ini kejadian langka,bahkan mungkin bisa di sebut keajaiban dunia.


Tak ingin mengganggu kebahagiaan nona nya Digo memberi kode pada para dokter untuk keluar dari sana.


Sepeninggalan orang-orang di dalam sana,Milka masih setia memeluk nya,dengan suara Isak tangis yang masih terdengar.


Sedangkan orang yang di peluk nya hanya bisa membiarkan nya meluapkan rasa yang selalu di pendam nya,dengan terus mengelus kepala Milka,walau masih terlihat lemah.


"sa_yang apa kamu tidak lelah menangis terus,lihat lah,anak anak kita terjepit"ucap Arion lemah.


Sontak saja ucapan Arion membuat Milka sadar,dengan segera ia bangun dan mendudukkan diri nya dengan benar,karna sebenar nya ia merasa sesak nafas,karna saking bahagia nya ia mengabaikan itu.


"maaf"lirih Milka dengan wajah sembab dan hidung merah nya,di balas senyuman hangat dari Arion.


"ayo sini tidur di samping ku!"ajak Arion,karna ia tau istri nya itu sudah lelah karna ini sudah hampir jam satu malam.

__ADS_1


"tapi,nanti kamu susah bergerak"ucap Milka pelan.


"jangan membantah"ucap Arion tegas walau masih lemah,karna tak ingin membuat suami nya drop kembali ia segera membaringkan tubuh nya di samping Arion.


"tidurlah,ku tau pasti kamu sangat lelah"gumam Arion namun masih di dengar oleh Milka,tak lama setelah itu Milka sudah tertidur dengan nyenyak.


Karna Arion pun masih sangat lemah,ia pun memejamkan mata nya,tak lama pula ia sudah menyusul Milka yang sudah terlelap dengan mimpi nya.


Keesokan pagi nya,beberapa orang sudah berkumpul di ruangan tempat biasa Milka dan anak buah nya berkumpul.


Terlihat di sana,ada Jack,Digo,dan juga beberapa orang kepercayaan Milka.


Rey dan orang tua Milka merasa tidak percaya,dengan keadaan di dalam mansion ini,yang di luar terlihat menyeramkan,namun saat masuk ke dalam ternyata begitu indah,walau tempat nya masih di tengah hutan.


Semua orang menunduk hormat pada mereka semua yang datang,bahkan Bu Sinta merasa tak nyaman karna sikap mereka itu.

__ADS_1


Rey yang melihat Lina begitu santai saat masuk kesini,bahkan seperti nya sudah biasa masuk ke dalam sini.


"honey,ini tempat apa?"bisik Rey kepada Lina,namun Lina hanya tersenyum dan menggenggam erat tangan Rey.


Bahkan terlihat Daddy Adrian begitu terlihat sudah sangat mengenal orang-orang yang ada di sini,bahkan tak segan-segan Daddy menanyai kabar mereka walau dengan nada datar.


"kak,sebenar nya ini tempat apa,kenapa kita di suruh ke sini,apa lagi aku merasa tak nyaman dengan semua orang yang ada di sini?"bisik Bu Sinta di telinga Daddy Adrian.


"tenanglah,kau duduk lah,nanti kau juga akan tau,dan entah kenapa putri mu itue menyuruh kita ke sini."jelas Daddy Adrian,karna ia pun begitu penasaran.


Melihat semua nya telah berkumpul,Digo berdiri dari duduk nya.


"maaf,aku permisi sebentar."pamit Digo.


Tak lama setelah kepergian Digo,pintu terbuka kembali dan nampak kembali Digo membuka kan pintu itu lebar-lebar.

__ADS_1


Saat semua orang memperhatikan itu,pandangan semua orang terpaku pada orang yang duduk di kursi roda,yang di dorong oleh Milka.


Deg


__ADS_2