Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 114


__ADS_3

Satu bulan telah berlalu sejak kejadian dimana Arion menghajar orang yang membunuh mommy nya.


Dan sekarang usia kandungan Milka menginjak bulan ke 6,dan sekarang di sinilah mereka berada,di kediaman Milka yang berada di perkampungan,atau tempat yang di tempati oleh Daddy Adrian.


Di sana mereka sedang berkumpul,bahkan keluarga dari Dani pun ada.


Mereka berniat berlibur,entah kenapa bumil satu ini,ingin berlibur ke tempat ini.


"apa kamu senang,sayang?"tanya Arion pada Milka,sambil memeluk nya dari samping.


Mendengar pertanyaan dari suami nya,Milka mengangguk senang,bahkan senyuman di bibir nya terus tersungging.


Milka menyenderkan kepalanya di pundak Arion,entah kenapa ia merasa nyaman di pundak suami nya.


Namun kenyamanan itu terusik,saat ia merasa kan ada seseorang yang mengintai nya dari kejauhan.


Kenyamanan itu berubah menjadi kegelisahan,bahkan ia tak dapat menyembunyikan itu dari wajah nya.


Menyadari ada kegelisahan di raut wajah istri nya,Arion bertanya.


"ada apa sayang,kenapa kamu seperti sedang gelisah.?"tanya Arion,namun bukan nya jawaban yang ia terima,tapi malah tangisan istri nya yang begitu menyedihkan.


"hey,sayang,ada apa,kenapa hmm?"tanya Arion khawatir.


Bukan menjawab Milka,malah semakin erat memeluk Arion.


"ada apa ini,kenapa hati ku mendadak gelisah,bahkan rasa nya hati ku sangat sesak."batin Milka.


Arion tak bertanya lagi,ia hanya memeluk Milka,mencoba memberi nya ketenangan,entah kenapa ia juga seperti merasa kan sesuatu,namun entah apa itu.

__ADS_1


Tak jauh dari tempat Arion dan Milka duduk, seseorang sedang mengintai mereka,entah apa yang akan ia lakukan,namun yang jelas itu bukan sesuatu yang baik.


"hari ini tak boleh gagal lagi,dan akan aku pastikan,kalian akan menderita,seperti yang keluarga ku rasakan."gumam orang itu mengepalkan tangan nya.


Karna tak ingin ketahuan ia segera pergi dari tempat itu,bahkan ia begitu tergesa-gesa, sampai-sampai ia menabrak seseorang di sana.


Bugh


"maaf,aku tak sengaja."ucap orang itu,namun yang di ajak bicara tak merespon,malah langsung pergi.


"aneh"gumam orang itu.


"Dani."panggil ibu nya,Mita.


"ya,Bu"saut Dani.


"ayo"ucap Dani sambil merangkul ibu nya.


Di meja makan sudah berkumpul semua orang,termasuk Milka dan Arion,mereka bersikap biasa saja,seakan mereka melupakan yang tadi mereka rasa kan.


Selesai makan siang,Daddy adrian berbicara pada Arion.


"son,Daddy ingin bicara dengan mu."ucap Daddy serius.


"baik dad."saut Arion.


Kemudian Daddy menganggukkan kepala nya dan melenggang pergi.


"sayang, kamu lanjutkan saja makan mu,dan beristirahat lah,nanti aku akan menyusul mu."ucap Arion dan segera pergi dari sana.

__ADS_1


Di taman belakang,Daddy Adrian sedang melihat pemandangan di sekitar sana,tak.lama Arion datang.


"ada apa dad?"tanya Arion tanpa basa basi.


Sebelum memulai pembicaraan,Daddy menghembuskan nafas nya kasar.


"sebelum nya Daddy ingin minta maaf pada mu."ucap Daddy sendu.


"minta maaf untuk.?"tanya Arion dengan nada bingungnya.


"sebelum Daddy mencerita kan semua nya,kau harus janji pada Daddy,kau jangan membenci istri mu,karna ini semua adalah keinginan Daddy."ucap Daddy dengan serius.


Arion tak menyahut ucapan Daddy nya,ia masih menunggu ucapan yang akan di kata kan oleh Daddy nya.


"sebenar nya,semua yang terjadi pada diri mu,dan pernikahan mu itu semua sudah di rencana kan sejak awal."ucap Daddy dengan sendu.


"maksud Daddy?"tanya Arion belum mengerti.


"iya,semua nya,bahkan malam saat penjebakan itu,kami sudah menyiapkan semua nya,bahkan tadi nya,bukan istri mu yang di jadikan tumbal,namun orang lain,karna apa.?..karna wanita yang jadi istri mu,tak rela,kalau kau harus melakukan itu dengan orang lain."ucap Daddy Adrian,dengan tatapan lurus kedepan.


Flashback on


Malam hari saat akan melakukan rencana, tiba-tiba saja,Milka merubah rencana nya,ia akan menggantikan wanita yang akan menjadi tumbal untuk menjebak Arion.


"dad,pokok nya aku yang akan menggantikan wanita itu untuk rencan ini."ucap Milka kala itu.


"tapi kenapa,kita jadi harus merubah rencana ini dengan mendadak,bahkan semua nya tinggal dieksekusi saja.?"tanya Daddy heran.


"yang jelas,aku yang akan menggantikan wanita itu titik,bahkan dari awal,aku yang menjalan kan rencana ini,bahkan aku sampai harus di lecehkan oleh para preman itu."ucap Milka dingin,bahkan Daddy Adrian tak bisa untuk menyela apalagi membantah,da jujur saja,ia sedikit ngeri melihat tatapan tajam dari Milka,orang yang sudah menyelamatkan hidup nya.

__ADS_1


__ADS_2