Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 24


__ADS_3

Beberapa menit kemudian, Milka dan Arion sudah berada di kamar mereka,karna sebelum mereka masuk kamar,Arion menyuruh pelayan memindah kan semua barang Milka ke kamar nya.


Dan akhir nya sekarang mereka berdua merasa canggung.


"kamu saja.."ucap kedua nya bersamaan,dan itu malah semakin membuat canggung ke dua nya.


"ya udah kamu dulu aja yang membersihkan diri."ucap Arion sedikit gugup namun tertutupi dengan wajah datar nya.


"kamu aja dulu,kasihan Rey menunggu."ucap Milka.Sontak ucapan tersebut membuat membuat Arion menatap nya tajam.


"ooh,jadi kamu kasihan sama si Rey itu."ucap Arion dingin.


Membuat Milka mengerutkan kening nya.


"Bu,,bukan begitu maksud ku."ucap Milka gugup.


"sudah lah,menyebalkan sekali."gerutu Arion sambil masuk ke kamar mandi.


"aduh,kok marah sih,aku kan niat nya baik."gumam Milka.


Beberapa detik kemudian terdengar gemericik air,tandanya Arion sudah mulai mandi.Bergegas Milka masuk ke ruang untuk menyiap kan pakaian untuk Arion.


Blush


Wajah Milka seketika memerah saat akan mengambil pakaian dalam Arion.

__ADS_1


Segera Milka menepuk pipi nya,mencoba tetap sadar agar tidak memikir kan hal yang kotor.


"sadar Milka sadar."gumam nya.


Tanpa dia sadari Arion melihat itu hanya bisa tersenyum melihat tingkah istri nya itu.


Dia melangkah pelan menghampiri Milka,sontak itu membuat Milka terkejut.


Deg


Milka menelan Saliva nya,bagaimana tidak melihat pemandangan yang begitu indah,yang memperlihat kan roti sobek yang sangat menggoda Milka bahkan ingin sekali menyentuh nya.


Cup


Arion yang tidak tahan,langsung saja mengecup bibir Milka,namun yang di kecup tidak menyadari nya dan masih asyik dengan lamunan nya.


Milka yang merasa ada yang mencium nya kaget,segera Milka ingin melepas kan nya,namun semua sia-sia,karna Arion malah menahan pinggang dan tengkuk nya,agar memperdalam ciuman mereka.


Setelah dirasa cukup dan melihat Milka sudah kehabisan nafas,segera Arion melepas kan pagutan nya.


Meski belum puas,tapi dia juga merasa kasihan melihat nya.


"manis."ucap Arion sambil mengusap bibir Milka dengan ibu jari nya.


Blush

__ADS_1


Seketika wajah Milka bagai kepiting rebus,dan langsung berlari ke luar dari dalam kamar.


Dengan nafas ter engah,Milka bersandar di balik pintu kamar sambil mengusap dadanya yang sedari tadi tak berhenti berdetak kencang.


"ya ampun,aku malu sekali."ucap Milka,sedangkan pelayan yang melihat itu mengerenyit heran.


Sedangkan Arion,hanya tersenyum sambil memegang bibir nya.


"menggemaskan"gumam nya dengan senyum terus terpancar di wajah nya.sambil memakai baju nya.


Sedangkan di tempat lain,Rendra dan Sinta sudah sampai di rumah nya.


"bi,jenny kemana?".tanya Rendra.


"non Jenny tadi pergi,setelah ibu dan bapak pergi."ucap bi Mirna.


"oh,ya udah makasih bi."ucap Rendra kembali.


Kemudian Sinta mengantar kan Rendra ke kamar.


Sedangkan orang yang di cari sedang ada di rumah ayah nya.


"bagaimana,apa kau sudah menjalan kan rencana kita?."ucap pria tersebut.


"belum,karna aku baru pulang dari luar kota."ucap Jenny sambil menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


Maaf nya,walau pun saya update nya tiap hari,cuman waktu nya gk nentu.jadi maaf nya.


__ADS_2