Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 54


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 10,keadaan di mansion sudah sepi tak ada orang,hanya menyisa kan para penjaga dan pelayan.


Sedangkan orang tua Milka sudah pulang,tidak lama setelah sarapan,Fika?...tentu saja ia pergi ke kampus nya.


Berbeda dengan pasangan suami istri,yang sedang di dalam kamar nya.


Bahkan Milka sudah merasa bosan,dan kesal dengan suami nya.


Tadi sesudah sarapan suami nya mual-mual lagi,sehingga sampai sekarang ia harus terkurung begini.


"sayang,sampai kapan kamu begini,aku sudah bosan,,,"keluh Milka,namun suami nya hanya ber dehem saja,dengan kepala di sender kan di pundak Milka.


"sayang,,ini sudah siang,,bukan nya kita akan ke rumah sakit."Milka kembali berucap.


Setelah mendengar kata rumah sakit,ia baru ingat,kalau ia akan mengantar istri nya periksa.


"ya ampun sayang,aku lupa...baiklah ayo..sekarang bersiap"ajak Arion semangat.


"Huhh,akhir nya aku bisa lepas dari bayi besar ini."batin Milka senang.


30 menit kemudian,mereka sudah siap,sekarang mereka sudah berada di dalam mobil.


Entah kenapa,Milka merasa bahagia,apalagi melihat suami nya sedang serius dengan i-pad nya.


Cup


Milka mengecup pipi suami nya mesra.Arion mendapat kecupan itu pun segera menoleh ke arah istri nya,,dengan wajah terkejut nya.


Arion tidak menyangka kalau istri nya punya inisiatif sendiri,biasa nya ia yang selalu meminta nya.


"lagi."pinta Arion sambil memiringkan badan nya.

__ADS_1


Cup


"lagi"


Cup


"lagi"


Cup


Cup


Cup


Arion merasa bahagia mendapat kecupan di seluruh wajah nya.


Sedangkan Milka sedang menyembunyikan wajah nya di dada Arion,karna ia merasa malu,tapi rasa nya bahagia.


Arion tersenyum melihat kelakuan istri nya ini.


Milka tidak menjawab,tapi hanya menggelengkan kepala nya.dan itu geli dirasa kan oleh Arion.


"ssh,sayang jangan memancing,kalau tidak habis kamu."ucap Arion dengan suara parau.


Setelah mendengar perkataan Arion yang parau,Milka segera menjauhkan kepala nya,karna ia sudah hafal,kalau sudah mendengar suara seperti itu.


"aku tidak memancing.."ucap Milka dengan wajah polos nya.


"benarkah?"tanya Arion di angguki Milka.


"untung saja sekarang kita berada di mobil,kalau tidak,sudah habis ku makan."ucap Arion sambil mengecup kening Milka.

__ADS_1


"siapa takut.?"tantang Milka.


"aku tunggu di kamar kita."bisik Milka di telinga Arion.


Sedangkan sopir mereka,bahagia sekaligus iri..Bahagia karna melihat tuan nya sekarang hidup nya sudah lebih baik,iri karna kemesraan mereka.


"ahk,aku jadi ingin segera pulang"batin sopir itu.


Sedangkan di tempat lain,Rey sedang melakukan rapat dengan perusahaan NF group.menggantikan Arion.


"baiklah kita tutup rapat har ini,....selamat siang"ucap Lina tegas.sambil berdiri dan meninggalkan ruangan rapat.


Rey yang melihat itu merasa heran,karna biasa nya gadis itu selalu mengganggu nya,bahkan tidak pernah melewatkan kesempatan untuk bicara berdua dengan nya.


Tapi sekarang,gadis itu selalu cuek,bahkan seakan menghindar dari nya.


Dan Rey merasa kan ada yang aneh dengan hati nya.


"ada apa dengan ku,kenapa aku merasa ada yang hilang?"batin Rey,sambil melihat kepergian Lina dan sekertaris nya.


Merasa tidak ada keperluan lagi,Rey keluar dari perusahaan itu,untuk kembali ke perusahaan tempat nya bekerja.


Di perusahaan lain,seseorang sedang berbicara serius,dengan seseorang.


"kapan rencana kita akan di laksanakan?"tanya pria paru baya atau ayah nya Dani.


"secepat nya,bahkan sekarang anak buah suruhan ku sedang menjalan kan tugas nya."ucap lelaki yang se umuran Arion berkata dengan senyum mengerikan nya.


"baiklah aku tunggu kabar nya....kau tau kan aku tidak bisa leluasa,untuk melakukan sesuatu yang berbahaya."ucap ayah Dani dengan wajah kesal nya.


"hmm"ucap lelaki muda itu.

__ADS_1


"baiklah aku pergi dulu"pamit pria paru baya.dan di jawab anggukan oleh lelaki muda.


"lihat saja,aku akan membuat mu hancur..sehancur-hancur nya..aku kembali,,haha"ucap nya dengan tawa mengerikan.


__ADS_2