
Setengah jam kemudian,Milka selesai menyusui ke tiga bayi nya,semua orang yang menunggu di luar pun sudah masuk kembali.
Pertanyaan Daddy seketika membuat suasana hening,yang tadi nya riuh penuh tawa.
"apa kalian sudah memberi nama pada bayi kembar kalian?"tanya Daddy,membuat semua orang menatap pada sepasang orang tua batu itu.
"tentu saja"ucap Arion,membuat Milka melihat ke arah Arion dan mengerutkan kening nya.
"siapa?"tanya mereka serempak.
"hmm.."Arion sengaja berpikir sebelum berkata.
Namun Milka mencubit pinggang nya,karna ia sudah tak sabar mendengar nama anak nya.
"aaw,,sayang kenapa mencubit ku?"ujar Arion sambil.mengusap usap pinggang yang di cubit Milka.
"habis nya lama,"ucap Milka dengan bibir mengerucut.
__ADS_1
"hey,cepat katakan,kenapa kalian malah mengobrol"geram Rey dengan wajah penasaran nya.
"ok,yang bayi laki-laki akan aku beri nama Kenzo Pramu Hilmawan,yang ke dua perempuan, Khanza Maheswari Hilmawan,dan yang ke tiga perempuan, Kania Maheswari Hilmawan."ucap Arion dengan tersenyum sambil memandang wajah ke tiga anak nya.
"waw,nama yang bagus,kami suka"ucap para orang tua berbarengan.
Sedangkan yang lain hanya tersenyum,bahkan Lina dan Fika terus saja menoel Noel pipi bayi kembar tersebut.
"Hay,triple K ini onty,cantik"ucap Fika,sedangkan Lina hanya tersenyum.
Di saat semua orang sedang berbahagia katna kelahiran triple K,berbeda dengan keadaan keluarga Ricky,nenek Ricky Bu Risma,sedang meratapi ke salahan nya,bukan itu saja,bahkan anak satu-satunya nya pun pergi meninggalkan nya,Harlan pergi dari rumah itu beserta istri nya.
Di hari tua nya,ia bukan nya berkumpul bersama anak cucu nya,namun ia malah sendirian,tidak ada yang menemani nya,bahkan cucu satu satu nya,belum tau ada dimana.
"maafkan ibu,ibu menyesal,hanya karna tak dapat menerima kematian mu,ibu jadi gelap mata,sekarang ibu benar benar menyesal."ungkap nya lirih,sambil memandangi Poto mendiang Alice.
Tak beda jauh dengan keadaan Bu Risma,pak Danu pun merasa kan hal sama,bahkan anak nya jenny pun sudah tak tinggal bersama nya,ia memilih tinggal sendiri di apartemen milik nya.
__ADS_1
Jenny pergi,karna tau ayah nya yang membuat ibu nya Arion meninggal,bahkan ayah nya juga yang membuat Milka kehilangan ibu,bahkan Dani yang kala itu masih dalam kandungan harus lahir tanpa seorang ayah, Jenny merasa ayah nya terlalu kejam,ia sudah membuat orang-orang menderita,oleh sebab itu,ia pergi.
Dan,dua orang yang menjadi dalang penusukan terhadap Arion,mereka sedang menikmati buah dari perbuatan nya,bahkan Ricky dan Edward,sudah seperti maling yang di keroyok massa,wajah nya sudah tak bisa di kenali,karna terlalu banyak luka.
Mereka sudah pasrah dengan apa yang terjadi pada nya,mereka sudah tak banyak berontak,karna ini semua memang kesalahan mereka.
tiga bulan telah berlalu,keluarga kecil Arion,begitu terlihat bahagia dengan kehadiran ke tiga buah hati mereka.
Walau kadang mereka jarang tidur di malam hari,tapi mereka menikmati itu,meski mereka memperkerja kan baby sitter,tapi mereka tak lepas tangan begitu saja,hanya saja itu di perlukan,apa lagi Milka dan Arion memegang perusahaan yang sangat besar.
Dari awal,mereka sepakat,jika Milka sudah melahirkan,Milka sudah menyerah kan perusahaan pada suami nya.
Namun apa mau di kata,ternyata perusahaan suami nya semakin berkembang pesat,apa lagi sekarang Rey sudah jarang membantu,karna Lina tengah hamil muda,dan tidak baik jika harus di tinggal begitu saja,jadi,di perusahaan tak ada yang membantu,Arion mengambil alih semua nya sendiri,bahkan sudah dua Minggu ini,ia selalu pulang malam,karna banyak yang harus di kerjakan.
Begitu juga Milka,ia sama sibuk nya dengan Arion,hanya saja,Milka masih bisa pulang seperti biasa,dan beruntung nya Digo masih setia membantu nya.
Dan tepat malam ini,Digo datang ke mansion Arion berniat melamar Fika,ia datang sendiri,karna ia hidup sebatang kara di sini.
__ADS_1
Namun tak di sangka,pa Rendra bersedia menjadi wali nya,meski ia baru mengenal,namun ia merasa mempunyai anak lelaki,ia sudah menganggap Digo seperi anak nya sendiri.