
Beberapa lama akhir nya mereka sampai di perusahaan Arion.
Rey membuka kan pintu untuk Milka,kemudian pintu Lina,namun belum mencapai nya Lina sudah keluar sendiri.
Namun baru sampai di loby,mereka mendengar suara keributan.
"siapa kau,berani-berani nya kau masuk keruangan ku,dan menyentuh ku?"bentak nya marah,bahkan ia sambil mencekik nya.
Milka melihat itu pun berlari dan menghampiri suami nya.Ya,Arion mengamuk karna ada seorang wanita yang dengan lancang masuk ke ruangan nya,dan berani menyentuh nya.
"sayang,apa yang kau lakukan?"ucap Milka lembut.
Mendengar suara lembut,orang yang ia sayang,ia segera menghempaskan badan wanita itu kasar.
"auch,kenapa kau begitu kasar padaku,padahal aku selalu melayani mu"ucap wanita itu dengan manja,dan tidak tau malu.
Arion mendengar itu,langsung naik pitam.
"berani nya kau..."ucapan nya terpotong oleh Milka.
"sayang,tahan emosi mu,nanti anak mu terkejut."ucap Milka sambil menahan tangan Arion.
Arion segera sadar dengan cepat ia mengontrol emosi nya.dan menghela nafas panjang.
"maaf sayang aku kelepasan...."ucap Arion lembut.
Membuat semua orang yang ada di sana melongo tak percaya.
Mereka tidak menyangka,bahwa seseorang yang kejam dan tanpa hati itu,bisa berbicara lembut dengan seorang wanita,bahkan mereka tidak tau siapa wanita tersebut.
Tanpa di duga,Milka maju ke hadapan wanita itu,dengan tatapan tajam.
"siapa kau?"tanya Milka dingin,membuat semua orang di sana tercengang dengan suara dingin tersebut.
__ADS_1
Mereka tak menyangka,bahwa seorang wanita yang terlihat lemah lembut,bisa bersikap begitu dingin,bahkan mereka bergidik ngeri mendengar nya.
"a,,aku teman ranjang nya"ucap wanita itu gugup dengan tatapan tajam Milka.
"siapa nama mu?"tanya Milka dengan nada yang semakin dingin.
"Nadine,nama ku Nadine"ucap nya gugup.
"ooh,,aku mengerti."ucap Milka dengan wajah kembali lembut dengan senyuman di wajah nya.
Milka langsung berbalik,dan berbicara dingin.
"bawa dia,jangan biarkan dia kabur"ucap Milka,seketika ada banyak orang berbadan sangar menerobos masuk,dan membawa wanita itu dengan kasar.
"siapa kalian,lepaskan aku,aku tidak melakukan apa-apa."ucap Nadine berontak.
Rey dan Arion melihat itu melongo dengan apa yang di lihat nya,sedangkan Lina hanya tersenyum sinis dengan santai.
"kalian tidak tau berhadapan dengan siapa"gumam Lina namun masih di dengar oleh Rey yang di samping nya.
"tidak"jawab Lina cuek.
"ayo,aku lelah aku ingin istirahat."ajak Milka pada Arion dan menggandeng tangan Arion.
Arion hanya diam dan pergi dari tempat itu,namun belum mencerna dengan keadaan sebelum nya.
Setelah sampai di ruangan Arion,Arion langsung memberondong Milka dengan pertanyaan.
"sayang,siapa kamu,dan kenapa kamu bisa punya banyak pengawal,dan apa yang aku tidak ketahui tentang mu?"tanya Arion sudah sangat penasaran.
Sedangkan Milka hanya santai,tanpa mau menjawab pertanyaan suami nya.
Beberapa saat kemudian Rey dan Lina masuk menyusul pasutri itu.
__ADS_1
Lina yang melihat situasi hanya diam dan langsung duduk di sofa dengan santai tanpa ada ketakutan di wajah nya,walau Arion menatap nya tajam.
"hey,kau jawab pertanyaan ku"titah Arion dengan wajah seram nya.
Sedangkan Milka dan Lina,malah tertawa geli.
"apa yang kalian tertawa kan?"tanya Arion geram.
Bukan nya berhenti,tapi mereka malah semakin tertawa keras.
Sedangkan Rey,sudah bergidik ngeri melihat tatapan Arion,yang seakan menguliti mangsa nya.
Glek
"bagaimana bisa mereka bisa tertawa di saat keadaan yang mencekam?"batin Rey bermonolog sendiri.
Setelah tertawa puas,Milka berbicara dengan lembut.
"sayang,sini,,fftt,,duduk di sampingku"ucap Milka sambil menepuk sofa di samping nya,dengan menahan tawa nya.
"ck kalian menyebal kan,dan kau,kenapa kau juga tertawa,dasar aneh."kesal Arion sambil menunjuk Lina dengan telunjuk nya.
"sudah sini duduk,,katanya kau mau ketoprak dan rujak,hmm?"ucap Milka mengalihkan pertanyaan Arion,yang akan sulit untuk di jelaskan.
"iya,,mana sekarang makanan nya,aku sudah ingin memakan nya"ucap Arion kembali berbinar. mendengar makanan yang di ingin kan nya.
"Rey,kenapa kau masih berdiri di situ,cepat bawa kemari makanan ku"teriak Arion,membuat Rey terlonjak kaget.
"ini"ucap Rey masih bingung dengan situasi ini.
Milka melihat wajah kebingungan Rey hanya tersenyum.
"kak Rey sini duduk,kau pasti lelah berdiri dari tadi."ucap Milka sambil menunjuk sofa single dekat Lina.
__ADS_1
Tak menunggu lama,Rey pun langsung duduk di tempat yang di tunjuk Milka.
Sedangkan Lina hanya cuek tanpa melihat ke arah Rey,membuat Rey menjadi canggung.