
Di dalam kamar
Milka yang sedang di Landa gugup hanya bisa mondar mandir dan menggigit jari-jari nya.
"apa yang harus ku lakukan?."gumam Milka.
Sedangkan Arion dan Rey sedang membahas masalah serius.
"bagaimana?."tanya Arion.
"sampai saat ini belum ada pergerakan,tapi aku merasa ada yang aneh."ucap Rey.
"maksud mu?."tanya Arion penasaran.
"iya,di sana ada juga seseorang yang mengawasi mereka,tapi saat anak buah ku akan menangkap nya mereka,mereka ke buru lari."ucap Rey.
Arion hanya diam mendengarkan,namun suara telepon mengalih kan pandangan nya.
"hallo?."ucap Rey.
"....."
"bagus,besok bawa ke mansion tuan muda."ucap Rey sambil melirik ke arah Arion.
"....."
Tut
Tut
__ADS_1
Tut
"ada apa?."tanya Arion.
"anak buah ku menemukan sesuatu,mungkin itu milik orang yang sama dengan orang yang mengintai rumah persembunyian tersebut."ucap Rey panjang.
"bagus..."ucap Arion.
"ooh ya Ar,gimna kau sudah siap untuk melakukan nya?."tanya Rey dengan nada meledek dan menaik nurunkan alis nya.
Sedangkan Arion hanya mengerutkan kening nya tanda tak mengerti..
"ck kau ini,beginian saja tidak mengerti."decak Rey sebal.
Setelah beberapa detik kemudian Arion mengangguk kan kepalanya tanda mengerti.
"tentu saja,kenapa tidak."ucap Arion dengan nada sombong nya.
Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam,tapi Arion belum masuk ke kamar,membuat Milka yang menunggu nya mulai mengantuk.
"akh,lebih baik aku tidur duluan saja."gumam Milka.
Namun baru akan menutup mata,pintu di buka oleh seseorang,dan ternyata Arion.Dan itu membuat Milka gugup kembali,jantung nya berdetak cepat.
Sedangkan Arion yang melihat Milka berbaring di ranjang,hanya bisa menghela nafas,karna di sangka nya Milka telah tidur.
Milka merasa kan kalau ranjang bergerak,itu semakin Milka mengeratkan tangan nya memegang selimut.
Tanpa Milka sadari Arion langsung memeluk nya dari belakang,dan menciumi tengkuk Milka.
__ADS_1
Membuat Milka geli,dan menahan nafas nya.
Semakin ke sini Arion semakin berani meraba-raba bagian sensitive Milka,dan itu membuat Milka melenguh.
Arion yang mendengar itu pun,merasa senang,bahkan semakin menggila memainkan benda kenyal milik Milka.
Karna sudah tidak bisa menahan lagi,akhir nya terjadilah yang harus nya terjadi.
Cup
"terimakasih,sayang."ucap Arion sambil mencium kening Milka.
Bahkan yang di ajak berbicara pun sudah terlelap,karna ke capean.Segera Arion menarik selimut untuk menutupi tubuh polos ke dua nya.
Tak butuh waktu lama,Arion menyusul Milka ke alam mimpi.
Pagi menjelang,jam masih menunjukan pukul lima,tapi Milka sudah mengerejap kan matanya,ia ingin bangun,namun sadar ketika merasa bagian perut nya berat,dan di lihat ternyata tangan suami nya.
Karna tak ingin mengganggu tidur suami nya,Milka melepaskan kan tangan Arion di perut nya dengan pelan.Setelah lepas ia segera beranjak pergi menuju kamar mandi.
Beberapa menit,setelah kepergian Milka,Arion meraba sisi kanannya,ia heran kemana istrinya pergi,namun setelah mendengar suara gemericik air,ia segera bangkit dari ranjang menuju ke pintu kamar mandi.
Niat hati ingin mandi bersama,tapi kenyataan nya berbeda,karna pintu nya di kunci dari dalam.
Ceklek.
Milka keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas paha.Tanpa di sadari ada orang yang menatap nya dengan lapar.
Sebelum mencapai pintu ke arah walk in closet,tangan nya sudah di tarik oleh Arion,hingga menabrak dada bidang nya.
__ADS_1
Membuat Milka terkejut, namun sedetik kemudian wajah nya memerah bak kepiting rebus.
Tanpa melakukan perlawanan,terjadi lagi kegiatan panas yang menguras tenaga.