
Ke esokan pagi nya,Milka sudah rapi dengan pakaian formal nya.
Ia sedang berdandan di depan cermin.Namun tiba-tiba ia tersenyum melihat bayangan suami nya di cermin meja rias.
"ada apa?"tanya Arion serak,khas bangun tidur.
"gak apa-apa."ucap Milka dan beranjak berdiri dari duduk nya menghampiri Arion.
Cup
Cup
Cup
"bangunlah,nanti kamu terlambat"ucap Milka segera berdiri menjauh dari suami nya.
"akh,sayang kau membangun kan nya"rengek Arion manja.
"no..sudah siang,aku takut terlambat."ucap Milka sambil menjulurkan lidah nya.
"akh,kamu harus tanggung jawab,sayang"ucap Arion frustasi,dan berlari mengejar istri nya.
Namun belum juga berlari,arion sudah menangkap Milka memeluk nya erat.
"kau harus bertanggung jawab sayang"bisik Arion tepat di telinga Milka,membuat nya merasakan sensasi geli.
"ahh"desah nya,membuat Arion tak dapat menahan nafsu nya.
"suruh siapa kau memancingku,jadi sekarang kau harus tanggung jawab"bisik Arion menjilat cuping telinga Milka.
"a,,aku tidak memancing mu,sayang"jawab Milka gugup.
"tidak,,tidak bagaimana,?,,lalu tadi apa maksud mu mencium ku,hmm?"ucap Arion,sambil membalikkan badan Milka,dan sekarang mereka saling berhadapan.
Sebelum Milka menjawab nya Arion sudah lebih dulu mencium nya lembut.Ia menahan tengkuk Milka,untuk memperdalam pagutan nya.
"su,,sudah,apa kau mau membunuh ku?"tanya Milka dengan nafas tersenggal.
"maaf sayang."ucap Arion sambil membersihkan bibir Milka yang basah karna perbuatan nya.
"satu kali ya?"melas Arion dengan wajah mesum nya.
"tidak,"tegas Milka.
"sayang"Arion terus merengek.
__ADS_1
"cepatlah bersiap,nanti malam akan aku berikan servis terbaik ku"bisik Milka membuat Arion yang tadi nya lesu,seketika kembali semangat.
"aku tunggu itu,sayang"ucap Arion segera bergegas ke kamar mandi,dan Milka kembali membenar kan riasan nya.
Beberapa menit kemudian,kedua nya sudah berada di meja makan,dan memulai dengan sarapan nya.
"pagi kakak-kakak ku yang cantik dan tampan"seru Fika yang baru bangun tidur,bahkan masih memakai piyama nya.
"pagi"jawab Milka tersenyum.
Sedangkan Arion hanya mendengus kesal.
Satu jam kemudian,Milka sudah sampai di perusahaan nya,ia di antarkan oleh Arion.
"sayang,ingat jangan terlalu lelah,ingat ada anak kita di sini"ucap Arion lembut penuh perhatian.
"iya,kamu juga, hati-hati di jalan."ucap Milka,sambil menarik tangan Arion untuk di kecup nya.Dan Arion mencium kening nya lembut.
Setelah sampai di loby,ia sudah di sambut asissten nya Lina dan sekertaris nya Digo.
"selamat datang kembali di perusahaan,nona"sambut kedua nya sopan,dan berusaha profesional.
Semua karyawan melihat pemilik perusahaan datang membungkuk kan setengah badan nya.
Namun sapaan itu tidak di respon sedikit pun,bahkan tersenyum pun tidak.
Namun karyawan di sana sudah tau bagaimana dingin nya pemimpin mereka.
Namun di balik sikap nya,pemimpin mereka sangat perhatian.
Setelah itu mereka pergi menuju pintu lift khusus.
Di dalam lift hanya ada keheningan,walau pun mereka bersahabat,tapi mereka tetap profesional di lingkungan kantor.
Sampai di ruangan nya,Milka duduk di kursi nya,
"bagaimana kabar perusahaan,?"tanya Milka pada asissten nya Lina.
"sejauh ini masih stabil,tidak ada kendala yang serius."ucap Lina sopan.
"dan ya ,ada perusahaan yang meminta kerja sama kita,kita sudah menerima proposal nya,.ini berkas-berkas nya"ucap Lina sambil memberikan sebuah maf pada Milka.
"perusahaan?"tanya milka sambil melihat berkas tersebut.
"dari perusahaan H'one corp."jawab Lina tegas.
__ADS_1
"pemilik?"tanya nya lagi dengan masih fokus pada berkas nya.
"Ricko Heryawan."ucap Lina.
"menarik"gumam Milka pelan.
"baiklah,nanti ku pelajari lagi,sekarang kalian keluar dulu."ucap Milka datar.
"hmm,ini akan sangat menyenangkan"gumam Milka dengan senyum devil nya.
Di perusahaan Arion,ia sedang sibuk dengan berkas di meja nya,bahkan belum apa-apa ia sudah lelah.
"huft,kenapa banyak sekali"keluh nya,melihat maf yang menggunung.
Ia memencet interkom,yang tersambung dengan asissten nya.
"keruangan ku sekarang"ucap nya dingin.
Sedangkan di ruangan nya,Rey berdecak kesal.
"dasar,menyebalkan"decak nya sebal.
Ceklek
"ada apa?"tanya Rey ketus.
"aku ingin rujak,mangga muda,tapi jangan lupa tambahkan ice cream di atas nya"
"ya Tuhan,cobaan apa lagi ini?"batin Rey.
"ada lagi?"tanya Rey frustasi.
"iya,jangan lupa,aku ingin mangga nya yang ada di parkiran rumah sakit,dan harus kau yang mengambil nya"ucap Arion sambil menelan air liur nya.
Berbeda dengan Rey,ia hampir menjatuhkan rahang nya.
"menyesal aku,bertanya"gerutu nya,namun di dengar Arion.
"apa kau tidak mau?"tanya Arion dengan mata berkaca-kaca.
"hah,,mau kok,nanti nya sekarang aku pergi dulu,untuk mencari pesanan mu"ucap Rey.
"dan satu lagi,bawakan aku ketoprak.2 porsi."pinta nya lagi.
"baiklah"ucap Rey pergi dan berlalu dengan cepat sebelum ada permintaan aneh lagi.
__ADS_1