
Arion yang melihat Milka memperhatikan nya mengkerutkan kening nya.
"ada apa Hem?."tanya nya lembut sambil mengusap kepala Milka lembut.
"nggak ada,cuma bingung aja,wajah kamu seperti khawatir begitu."ucap Milka.
Sejak kemarin saat penculikan terjadi,Arion meminta Milka untuk tidak memanggil nya tuan,dan Arion meminta Milka memanggil nya sayang.
Dan Milka tak keberatan,walau awal nya terasa canggung.
"nggak apa-apa cuma lelah aja."elak Arion.
Karna bagaimana pun ia malu mengakui kalau dia sangat khawatir kalau istri nya ini meninggalkan dia.
"oh,,"ucap Milka.
"ya udah aku mandi dulu..gerah.."ucap Arion,di balas anggukan oleh Milka.
Setelah beberapa saat Arion masuk kamar mandi,Milka beranjak dari tempat tidur nya,masuk ke ruang ganti untuk mengambilkan pakaian santai untuk Arion.
Setelah di rasa cukup ia keluar dari kamar berniat ke dapur untuk membuat minuman untuk Arion.
Baru saja sampai ujung tangga,ia terkejut melihat ruang tengah begitu berantakan,bekas guci yang di pecah kan Arion berserakan.
Beberapa pelayan melihat nyonya nya yang keheranan tidak mengucapkan apa-apa hanya sibuk dengan pekerjaan nya saja.
Karna terburu-buru ingin segera masuk ke dapur,ia tanpa sengaja menginjak pecahan guci,hingga mengakibat kan kaki nya terluka dan berdarah.
Pelayan yang melihat itu pun terkejut,dan segera menghampiri nyonya nya.
"nyonya tidak apa-apa?."tanya pelayan dengan wajah ketakutan.
"saya tidak apa-apa,ini hanya luka kecil."ucap Milka ramah.
Segera pelayan menuntun nya untuk duduk di kursi yang tersedia.
__ADS_1
Baru saja menduduk kan tubuh nya suara bariton seseorang mengagetkan semua orang yang ada di sana.
"ada apa?."tanya nya.
Tidak ada yang berani menjawab,karna mereka masih takut,dan sekarang bertambah lah ketakutan nya.
Arion segera berlari menghampiri Milka yang sedang meringis kesakitan.
"minggir"ucap Arion dingin sambil mendorong pelayan hingga jatuh terduduk di lantai.
Milka yang melihat itu pun tidak tega.
"aku tidak apa-apa..ini tidak ada hubungan nya dengan dia,aku lah salah karna tidak hati-hati."ucap Milka lembut berusaha menenangkan amarah suami nya.
"tidak apa-apa bagaimana,lihat ini bahkan sampai berdarah,dan kau bilang tidak apa-apa"bentak Arion pada Milka.
Milka yang merasa di bentak pun menunduk kan kepala nya.
"dan kau,mulai sekarang aku pecat,kau memang tak berguna."teriak Arion marah menunjuk pelayan yang terduduk lesu.
Milka yang sejak tadi menunduk kan kepala nya ,seketika mengangkat wajah nya.
"sayang..,"ucap Milka lembut.
Arion yang mendengar suara lembut itu pun menoleh ke arah suara.
"sudah ya,jangan di perpanjang,jangan pecat dia,lagi pula aku tidak apa-apa,ini hanya tergores sedikit."ucap Milka selembut mungkin dan menggenggam tangan Arion,supaya tidak marah-marah lagi.
Arion yang melihat suara begitu lembut dan wajah yang di punuhi senyum dengan mata puppy eyes nya merasa tidak tega.
"hemm,baiklah hari ini aku maaf kan,tapi jika sekali lagi ini terjadi aku tidak akan segan-segan memecat mereka."ucap Arion dengan suara yang terdengar lebih lembut,dengan tangan mengusap pipi Milka.
Blush
Milka yang menyadari itu,membuat pipi nya merona karna malu,melihat semua orang menatap nya.
__ADS_1
"pak Kus ambilkan kotak P3K kesini."perintah Arion tegas.
"baik tuan"jawab pak Kus.
Setelah pak Kus pergi,Arion kembali menatap Milka.
"kau harus menjelaskan sesuatu kepada ku."ucap Arion tidak ingin di bantah.
"i,,iya."ucap Milka gugup.Ia kira suami nya sudah melupa kan kejadian kemarin,ternyata masih saja ingat.
"ini tuan."ucap pak Kus sambil memberikan kotak P3K.
Dengan telaten Arion membersihkan luka di kaki Milka dengan hati-hati karna takut melukai kaki nya.
"sshh.."Milka meringis,merasakan kaki nya terasa perih.
Arion yang mendengar itu pun meniup-niup,supaya mengurangi rasa perih nya.
"loh,kakak apa yang terjadi.?"ucap Fika yang baru kembali dari acara kampus nya.
Arion yang mendengar adik nya bertanya pun tidak menjawab,malah kembali bertanya.
"kau sudah pulang.?"tanya Arion.
"Hem,dan aku lelah sekali."ucap Fika sambil mengamati keadaan sekitar.
"apa yang terjadi.?"ucap Fika pelan.
Milka hanya mengedikkan bahu nya.
"hmm,baiklah aku istirahat dulu,aku ingin tidur."ucap Fika.
"mandi dulu,setelah itu kau boleh tidur."ucap Arion.
"baiklah kakak ku yang tersayang."ucap Fika memeluk kakak nya sayang.
__ADS_1
Milka yang melihat itu pun menggeleng kan kepalanya,melihat adik kakak yang saling menyayangi.