Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 45


__ADS_3

Setelah pak Kus pergi,terlihat Milka menuruni tangga,ia segera menghampiri Arion,yang terlihat masih marah pada nya.


"sayang."panggil Milka lembut.


Arion tidak menjawab,malah membuang muka nya.


"sayang,,coba lihat aku."ucap Milka lembut sambil menangkup wajah Arion agar melihat ke arah nya.


"aku ingin bicara."ucap Milka sambil menggandeng lengan Arion untuk duduk di sofa.


Karna tak ada penolakan dari Arion,Milka merasa Arion tidak marah lagi pada nya,hanya saja suami nya masih enggan untuk melihat ke arah nya.


Cup


Milka yang gemas pun,mengecup pipi Arion.


Arion yang mendapat kecupan itu pun merasa senang,namun sengaja mengerjai istri nya itu.


Melihat suami nya tidak merespon,Milka berdiri dan duduk di pangkuan Arion.Tentu saja Arion terkejut,karna istrinya melakukan hal itu.


Bahkan ini bukan paksaan,melain kan keinginan nya sendiri.


Cup


Cup


Cup


Milka mengecup bibir Arion sebanyak tiga kali,Arion yang menerima itu senang bukan main.


Milka melihat suami nya melihat ke arah nya,Milka tersenyum manis.


Tak ingin mambuang kesempatan,Arion menarik pinggang Milka,dan menahan tekuk nya.


Namun,baru akan mendekat kan wajah nya,pak Kus datang membawa pesanan nya.


"maaf tuan,ini mangga nya."ucap pak Kus sambil menundukkan wajah nya.


Mendengar itu Arion senang bukan main,sedangkan Milka mengerutkan kening nya.


"loh sayang,mengga untuk siapa?"tanya Milka penasaran.


"tentu saja untukku."ucap Arion senang.

__ADS_1


"bagus,tolong minta pisau dan piring,jangan lupa sama garam nya."pinta Arion terlihat ber semangat.


"baik tuan."ucap pak Kus sopan,dan pergi ke dapur.


"kau tau sayang,aku ingin sekali mangga muda,tapi kau tidak mengerti."ucap Arion sedikit merajuk


"tapi sayang,itu pasti asam,apalagi ini masih pagi.,takutnya kamu nanti sakit perut."ucap Milka lembut,tapi kening nya berkerut.


"tapi aku mau,bahkan rasa nya tidak bisa di tahan,kalau menunggu siang."ucap Arion.


"hemm,baiklah tapi sedikit saja ya?"pinta Milka.


Arion tidak menjawab,malah sibuk memilih mangga nya.


"ini tuan,silahkan."ucap pak Kus memberikan pesanan Arion.


"terima kasih."ucap Arion.


Milka hanya diam memperhatikan suami nya,bahkan Milka sesekali meringis,melihat suami nya memakan mangga,tanpa merasa asam sedikit pun.


"seperti nya aku harus memanggil dokter."gumam Milka dalam hati.


"kamu mau?"tanya Arion.


Setelah beberapa lama,Arion sudah selesai menghabiskan 2 buah mangga muda nya.


"akh,senang nya."gumam Arion,sambil mengusap-usap perut nya.


"ayo sayang kita ke kamar."ajak Arion.


"ayo."ucap milka.sambil menggandeng lengan Arion.


Setelah sampai di kamar nya,mereka merebahkan tubuh nya di tempat tidur.


"sayang,apa benar,kamu bakalan pergi ninggalin aku.?"tanya Arion dengan wajah sendu nya.


Milka yang mendengar itu pun,tertegun.


"Bagai mana mungkin suami nya berfikiran seperti itu."ucap Milka dalam hati.


"sayang,kenapa kamu diam saja..apa benar kamu bakal pergi?"tanya Arion kembali.


"nggak sayang,aku tadi cuma bercanda aja.

__ADS_1


bagaimana mungkin aku ninggalin suami yang tampan ini hmm."jawab Milka lembut.


"kamu nggak bohong kan?"tanya Arion kembali.


"tentu gak dong sayang....kamu kenapa berfikiran seperti itu.?"tanya balik Milka.


Arion tidak menjawab,hanya menggelengkan kepala,dan semakin mengeratkan pelukan nya pada pinggang Milka.


"janji,,kamu gak akan pernah ninggalin aku,apa pun yang terjadi."ucap Arion sendu.


"iya,janji."jawab Milka.


Sedangkan di sisi lain,Dani sedang menemani ibu nya yang terbaring lemah.


"ma,cepat lah sembuh.apa mama gak kangen sama aku."ucap Dani sendu.Sambil menggenggam tangan ibu nya.


Namun Dani terkejut merasakan gerakan pada genggaman tangan nya.


"ma,mama"panggil Dani tanpa terasa menitik kan air mata nya.


"sa,,yang,a,,nak mama."ucap Mira,ibu nya Dani.


"i,,iya mah ini Dani,anak mama."ucap Dani.


"ma,,ma minta tolong,ambilkan kotak yang ada di bawah ranjang."ucap Mira dengan suara lemah.


Dengan segera Dani menuruti permintaan ibu nya.


Setelah mendapatkan nya ia segera memberikan kotak itu pada ibu nya.


"ini ma."ucap Dani.


"kamu simpan kotak itu baik-baik,jangan ada yang tau,siapa pun itu.karna dalam kotak itu ada rahasia seseorang.nanti kamu akan membutuh kan nya."ucap Mira sambil memegang tangan Dani dengan lembut.


"tapi..."ucapan Dani terpotong.


"janji pada mama."ucap Mira lemah.


Dani hanya bisa menganggukan kepala nya,tanda ia setuju.


"iya,Dani janji."ucap Dani yakin.


Setelah berucap begitu,ia keluar kamar ibunya,setelah memastikan ibu nya sudah tertidur.

__ADS_1


__ADS_2