Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 129


__ADS_3

Milka yang sedang berbincang dengan para kolega nya,merasa kan getar ponsel nya,segera ia melihat ke arah ponsel nya dan ia langsung terkejut melihat nama pemanggil di layar nya.


Tak ingin lama penasaran ia pun segera pamit pada para kolega nya,ia pergi ke tempat sunyi,dan ia segera mengangkat nya.


Walau sebenar nya ia merasa takut,takut sesuatu yang buruk terjadi.


"hallo"jawab Milka.


"maaf nona,kami mengganggu waktu nya,saya hanya ingin menyampai kan kabar baik,kalau pasien sudah mulai menunjukkan reaksi nya,bahkan ke dua bola mata nya yang terpejam bergerak-gerak"ucap dokter itu.


"be_benarkah,baiklah saya akan segera ke sana"ucap Milka tersenyum dan tanpa menunggu jawaban dari si penelpon ia menutup nya.


"akhir nya"gumam nya dengan senyum kecil dan mata berkaca-kaca.


Sampai di acara pesta,ia mencari keberadaan Digo,dan setelah melihat keberadaan Digo ia sedikit berlari menghampiri Digo,bahkan tanpa sadar,ia menarik tangan Digo,jangan lupa kan mata yang berkaca-kaca.


"Digo,ayo cepat antar aku ke markas,aku sudah sangat ingin ke sana,ayo cepat,kenapa kau lamban sekali..hiks."ucap Milka namun malah menangis.

__ADS_1


Daddy Adrian melihat itu heran,kenapa Milka menangis,sambil menarik tangan Digo tanpa menyapa nya.


Karna penasaran,Daddy menyusul dengan berlari,ia segera menghentikan langkah mereka.


"Ika,ada apa,kenapa kau menangis,dan mau pergi kemana ini sudah sangat malam"ucap Adrian karna ia merasa khawatir.


"Daddy,pokok nya aku ingin ke markas sekarang juga,aku ingin segera sampai di sana,aku mohon dad,aku ingin ke sana..hiks"ucap Milka tersendat karna menangis.


Karna merasa kasihan melihat Milka menangis,akhir nya ia mengizinkan nya.


"pergilah,kalau bisa menginaplah di sana,Daddy khawatir kalau kamu pulang,dan Digo aku titip putri ku,tolong jaga dia,jangan sampai lecet"ucap Daddy Adrian tegas.


Sedangkan Digo sudah dulu masuk ke mobil,dan duduk di depan kemudi,meski ia penasaran namun ia tetap menuruti keinginan nona nya.


Brak


"ayo,cepat go,aku sudah ingin sampai ke sana."ucap Milka dengan tersenyum namun mata nya berkaca-kaca.

__ADS_1


"sebenarnya ada apa sih,kenapa kamu buru buru ingin pergi ke sana?"tanya Digo.


"kau tau,saat ini aku sedang merasa bahagia."ucap Milka,bertolak belakang dengan pertanyaan yang di ajukan Digo.


"hah,sudahlah berbicara dengan mu memang tak pernah benar,di tanya apa,di jawab kemana"oceh Digo,namun Milka hanya tersenyum.


Lima belas menit kemudian,mereka sampai di markas,Milka yang sudah sampai langsung keluar dari mobil,bahkan ia hampir terjatuh.


"ya ampun Milka,bisa kah kamu hati-hati,bagaimana kalau terjadi sesuatu pada mu dan kandungan mu,apa kau mau aku di bunuh oleh Daddy mertua mu yang galak itu"oceh Digo karna kesal dengan tingkah Milka,namun yang di omeli tak merespon apa pun malah sudah masuk ke dalam.


"ck dasar,dia itu selalu saja pergi,kenapa dia berlari begitu,apa terjadi sesuatu...aakh ku harap bukan sesuatu yang buruk"gumam Digo dan segera berlari menyusul Milka.


Sampai di dalam ia melihat Milka memasuki sebuah ruangan,ia pun segera menyusul nya.


Sedangkan Milka yang sudah masuk ke sana,meneteskan air mata nya,karna melihat orang yang selalu memejamkan mata nya itu,kini sudah membuka mata nya melihat ke arah nya,dengan senyum nya.


"sayang"gumam Milka berjalan pelan ke arah ranjang,dan langsung memeluk nya.

__ADS_1


"terima kasih,,hiks"ucap Milka malah menangis sesegukan.


__ADS_2