
Setelah meluap kan amarah nya Dani bergegas pergi dari tempat itu,ia berniat menemui Arion,untuk memberitahukan semua nya.
Namun,di tengah perjalanan,ia mendapatkan telpon dari ibu nya,bahkan ibu nya terdengar serak seperti habis menangis.
"hallo Bu"jawab Dani.
"nak,tolong pulanglah sekarang,ibu ada sesuatu yang ingin ibu sampaikan"ucap Mita dengan suara serak.
"apa Bu?"tanya Dani.
"pulanglah dulu nak,nanti kamu tau"ucap Mita dengan segera mematikan sambungan telpon nya.
Keadaan ibu Mita sungguh memilukan,ia menangis dengan suara yang menyayat hati.
"kenapa baru sekarang"ucap nya sambil memeluk sebuah Poto usang.
Sedangkan Dani,ia menjalankan mobil nya dengan kencang,ia khawatir dengan keadaan ibu nya.
Bahkan ia tak menghirau kan keselamatan nya sendiri.Ia terus memacu kendaraan nya dengan kencang.
Hingga 20 menit kemudian,ia sudah sampai di kediaman nya,iasegera mencari ibu nya.
"bi,ibu dimana?"tanya Dani pada bi Sapti.
"ada di kamar nya nya den"ucap bibi sopan.
Tak menjawab perkataan pelayan nya,ia segera naik ke lantai atas,ke kamar ibu nya.
"Bu"panggil Dani khawatir.
Mendengar suara anak nya,Bu Mita kembali menangis,bahkan ia tak menghirau kan keadaan nya,ia berlari ke arah anak nya Dani.
"hiks,,hiks"tangisan Mita begitu menyedihkan.
"ada apa Bu?,,kenapa ibu menangis?"tanya Dani lembut sambil memeluk ibu nya dan mengusap punggung nya pelan.
"a,,,ayah ka,,kamu masih hidup..hiks,,hiks."ucap Bu Mita,sesegukan,membuat Dani mengerutkan dahi nya.
__ADS_1
Melihat wajah kebingungan anak nya,Bu Mita membawa anak nya duduk di sisi ranjang.
Dani tak tega,melihat keadaan ibu nya,ia segera meraih gelas berisi air dan di berikan lah pada ibu nya,supaya meminum nya dan tenang.
Setelah merasa tenang,Bu Mita meraih tangan Dani,di genggam nya hangat.
"ada apa Bu?"tanya Dani penasaran.
"ayah kamu masih hidup...."ucapan Bu Mita terpotong.
"benarkah Bu,,lalu dimana ayah,,kenapa dia tak menemui kita?"tanya Dani senang,karna mendengar ayah nya masih hidup.
Mita menatap heran pada Dani."kamu tau nak,?"tanya Bu Mita sesegukan.
"iya,,aku baru tau,dan aku tau juga kalau ayah pernah di buat lumpuh juga di bunuh."jelas Dani membuat Bu Mita shock.
"apa?"teriak nya,lalu kemudian Bu Mita tak sadarkan diri.karna terlalu shock.
"ya ampun Bu,ibu,,bangun Bu.."teriak Dani memanggil ibu nya yang pingsan.
"bi,,,bibi,tolong panggil dokter bi,,ibu pingsan lagi"teriak Dani takut ibu nya kenapa-napa.
"kalian semua akan hancur,bahkan anak kalian semua akan ku buat hancur, sehancur-hancur nya."teriak nya dengan penuh dendam.
Flashback on.
25 tahun lalu,di sebuah universitas,sekelompok mahasiswa dan mahasiswi,sedang mengikuti pelajaran dengan serius.
Namun,ada seorang mahasiswa yang tidak menyimak pelajaran yang di berikan dosen dengan serius,karna ia hanya serius menatap seorang gadis cantik.
Gadis cantik itu bernama Aline Hartawan,ia gadis cantik dan baik,bahkan hampir semua siswa laki-laki mencoba mendekati nya,namun gadis selalu menolak.
Karna ia sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintai,bahkan mencintai nya.
Namun,seseorang tidak terima dengan semua itu,bahkan ia akan merebut gadis itu dari tangan kekasih nya.
2 jam kemudian pelajaran telah usai,bahkan sekelompok sahabat sudah berkumpul di halaman parkir kampus.
__ADS_1
Mereka menunggu 2 sahabat lagi yang belum keluar.
15 menit kemudian,2 orang yang mereka tunggu sudah nampak menghampiri mereka.
"Aline,Danu,,sini"penggil Mita pada 2 sahabat nya.
Mendengar kekasih nya di panggil pria tersebut segera melihat dan tak lupa senyum nya yang mengembang.
"sayang"panggil Aline dengan bahagia.
Pria yang di panggil sayang pun,menghampiri nya dan memeluk nya erat.
"ciee,yang gak jomblo,serasa dunia milik ber dua."ucap Naina dengan nada menggoda.
"sirik aja kau"ketus pria kekasih Aline.
Sedangkan mereka semua tertawa,melihat itu,namun,ada seseorang yang iri melihat itu,siapa lagi kalau bukan Danu.
Bahkan ia mengepalkan tangan nya,namun mereka tidak ada yang tau,karna mereka hanya fokus pada pasangan itu.
"oh ya,yan,,kapan kamu akan menyelesaikan studi mu?"tanya Naina pada Adrian.
Ya,Adrian Hilmawan adalah kekasih Aline.
Bahkan semua orang mendukung mereka menjalin hubungan.
"mungkin Minggu depan,soal nya papa ku lagi sibuk dengan usaha nya."jawab Adrian cuek.
Karna hari sudah mulai sore mereka semua pergi,ke cafe favorit mereka,mereka rencana nya akan berkumpul.
"Nu,kau ikut kita aja,biar barengan,soal nya aku takut kalau berdua Ama dia"ucap Adrian pada sahabat nya Danu.
"baiklah"ucap Danu dengan nada malas,padahal dalam hati ia senang bukan main.
Lalu mereka semua berangkat ketempat tujuan,Adrian,Danu,Mita,Aline,dan Naina,mereka semua berangkat,bahkan mereka semua begitu kompak.
...
__ADS_1
Besok lagi ya,tapi besok masih flashback nya ya.Biar satu-satu masalah nya terungkap.