Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 33


__ADS_3

Setelah beberapa detik menunduk dan betapa menyeramkan nya mata itu,ia segera keluar tanpa bicara sepatah kata pun.


Setelah di luar ruangan ia bergumam sendiri.


"betapa menyeram kan nya dia,hii."ucap nya dengan bergidik ngeri.


"sudah lah lebih baik aku pergi,biar wanita itu urusan Kaka."gumam nya lagi.


Sedangkan di dalam ruangan, Jenny melihat adik nya pergi hanya diam tanpa berniat bertanya,karna yang penting sekarang ia harus membalaskan dendam nya,kalau perlu menghilangkan nya di dunia ini.


Jenny yang sudah gelap mata tidak bisa berfikir dengan jernih,bahkan sekarang ia menyeringai sinis melihat rival nya sekaligus saudara tiri nya akan lenyap di dunia ini.


Sedangkan Milka yang melihat itu tampak tenang,karna ia sudah memprediksi semua nya.


Bahkan laki-laki yang barusan pun ia tau semua nya.


Berbeda dengan Arion,ia di liputi rasa khawatir sekaligus marah.Bagaimana tidak istri nya menjadi korban penculikan.


Namun saat tau siapa yang menculik nya ia begitu geram,dan sudah tak sabar untuk membuat perhitungan dengan nya.


"dasar wanita j***ng,liat saja apa yang akan aku lakukan padamu."geram nya dengan senyuman iblis nya.


Sedangkan Rey yang melihat itu hanya diam,karna dia juga merasa geram dengan nya.


Setelah beberapa menit sampai lah mereka di sebuah bangunan terbengkalai.

__ADS_1


Bahkan anak buah nya sudah dari lima menit yang lalu sampai.


Ia bahkan tinggal masuk tanpa ada halangan karna semua anak buah yang menculik istri nya sudah di habisi terlebih dahulu.


Begitu sampai di depan pintu dimana istri nya di sekap,ia mendengar suara seseorang menjerit kesakitan.


Mendengar itu Arion langsung saja mendobrak pintu nya.


Namun ia begitu terkejut melihat nya,bahkan ia mengepal kan tangan nya erat.


Tanpa aba-aba ia menghampiri orang yang sudah lemas karna habis di pukuli.


Plak


Plak


"kamu..."ucapan nya tertahan karna melihat tatapan tajam Arion yang siap membelah nya menjadi 2.


Baru akan kembali menghajar wanita itu,Milka segera merangkul tangan Arion agar tidak melakukan lagi.


"sudahlah ia sudah lemas,lebih baik kita pulang."ucap Milka datar melihat kondisi Jenny.


Arion yang mendengar itu pun melirik ke arah istri nya dengan tatapan hangat.


"kau tidak apa-apa.?"tanya Arion sedikit panik.

__ADS_1


"tidak,ayo kita pergi sebelum aku yang menghabisi nya."ucap Milka semakin dingin.


Namun Arion yang mendengar itu heran melihat istri nya yang biasa nya lemah lembut kenapa sekarang seperti singa yang siap menerkam siapa saja.


Tanpa menunggu terlalu lama Arion merangkul pundak istri nya agar tenang agar tidak memperlihat kan wajah dingin nya lagi.


"Rey,urus dia dan bawa ke tempat biasa."ucap Arion dingin.


"siap."ucap Rey.


Setelah urusan selesai,ia membawa istri nya masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan tempat tersebut.


Di dalam mobil Arion melihat ke arah Milka,ia melihat pipi Milka ada bekas tamparan.


Melihat itu pun Arion kembali mengepalkan tangan nya erat,menahan amarah.


"apa yang dia lakukan pada mu hmm,apa kamu baik-baik saja.?"tanya Arion lembut,setelah berusaha mengontrol emosi nya.


Milka yang di tanya pun dilanda gugup,mendengar suara lembut namun penuh penekanan.


"hmm,,a,,ku ti,,tidak apa-apa."jawab Milka gugup.


Arion yang melihat itupun tersenyum melihat istri nya tengah gugup.Bagaimana tidak tadi di dalam sana istri nya seperti singa tapi sekarang malah seperti kucing.


Berbeda dengan Milka,ia merasa gugup bahkan malu karna sifat nya sudah di ketahui suami nya.karna tidak bisa mengontrol emosi nya.

__ADS_1


__ADS_2