
Setelah terjadi pembicaraan itu,Daddy Adrian hanya bisa menghela nafas kasar,sebenarnya ia merasa berat untuk mengorban gadis yang telah menolong nya.
Namun ia tak bisa berbuat apa-apa,bahkan ia takut kalau anak nya tidak bisa menerima Milka setelah rencana ini di jalankan.
Satu jam kemudian,Milka dan orang suruhan nya sudah sampai di club',Milka segera mengatur posisi.
Setelah semua pada posisi masing-masing,orang suruhan Milka menelpon Arion,mengatakan kalau Milka ada di sana.
Tak berapa lama,terlihat Arion datang,di tempat nya Milka segera meminum minuman nya,yang sudah di campur dengan obat perangsang,ia sengaja meminum itu supaya terlihat nyata dan natural.
Tentu saja dengan orang suruhan,yang sengaja di siap kan untuk menggoda diri nya,seakan semua itu adalah nyata.
Tak lama Arion membawa Milka pergi ke sebuah hotel,karna sebenar nya,ia merasa terangsang,apa lagi dengan posisi seperti ini,Milka terus saja menciumi nya.
Bahkan ia tak sadar kalau anak buah Milka mengikuti nya dari belakang,mereka ingin memastikan semua rencana nona nya berhasil.
Setelah memastikan keadaan sesuai rencana,semua anak buah yang di perintah Milka meninggalkan tempat itu,namun bukan berarti pergi dari sana,mereka memesan kamar di hotel tersebut.
__ADS_1
Flashback off
"dan apa kau tau,setelah kejadian itu,Milka mengungkapkan perasaan nya pada ku,ia berkata,kalau ia menyukai mu,bahkan saat kalian masih kecil."ucap Daddy setelah menceritakan awal mula penjebakan itu.
"maksud Daddy,istri ku menyukai ku waktu ia masih kecil sampai sekarang.?"tanya Arion senang.
Mendengar pertanyaan anaknya,Daddy Adrian mengerutkan kening nya.
Ia merasa heran sekaligus bingung,ia kira setelah menceritakan semua nya,anak nya ini akan marah atau bagaimana.
Tapi ini sungguh di luar ekspetasi nya,bahkan ia tak menyangka akan respon yang di berikan pada nya.
"marah kenapa,apa karna rencana kalian.?"tanya Arion mengerutkan kening nya.
"hmm"dehem Daddy.
"tentu tidak,justru aku senang, karna dengan rencana ini aku bisa menikah dengan nya,walau saat pertama kali aku tidak mengenal nya,namun entah kenapa aku langsung tertarik dengan nya.
__ADS_1
.."ucap Arion,sambil melihat ke arah Daddy.
"dan kalau saja,istriku itu tau,kalau aku juga sudah menyukai nya sedari dulu,pasti ia sudah bahagia sekali,karna cinta nya tak bertepuk sebelah tangan."ucap Arion sambil tersenyum mengingat dulu ia begitu menyukai saat ia berada di dekat teman masa kecil nya itu,namun itu semua ia tutupi dengan wajah cuek nya,tapi dalam hati ia begitu senang bisa dekat dengan gadis kecil itu,siapa lagi kalau bukan wanita yang sekarang jadi istri nya ini.
"maksud mu.?"tanya Daddy penasaran.
"hmm,kau tau dad,dulu waktu kita sering datang berkunjung ke rumah papa.Aku melihat gadis itu begitu menggemaskan,apa lagi ketika tersenyum,membuat ku merasa bahagia."ucapan Arion terjeda,sedangkan Daddy Adrian hanya diam menyimak.
"waktu itu,aku tak sengaja menabrak nya,dan apa Daddy tau,apa yang ia katakan.?"ucap Arion pada Daddy nya,sedangkan Daddy hanya tersenyum saat mengingat itu.
"haha,kau benar,dia itu begitu menggemaskan,apa lagi ketika bibir nya mengerucut dengan pipi yang menggembung."ucap Daddy Adrian lalu tertawa terbahak-bahak.
"haha,benar dad,dan yang lebih menggemaskan nya,ia berbicara dengan mulut penuh kue."ucap Arion tak berhenti tertawa.
"kau tau dad,ia berkata.kakak kenapa menabrak ku,apa kakak tidak tau kalau aku sedang makan,dan,aah,kakak membuat baju ku kotor..saat itu juga aku langsung tertawa,bagaimana mungkin aku tidak tertawa saat melihat wajah nya belepotan dengan kue yang di bawa nya,dan kau tau dad,bahkan ia hampir menangis karna aku memertawa kan nya.."ucap Arion menahan tawa nya,supaya tidak meledak,namun tetap saja meledak juga tawa nya.
"kau benar,bahkan Daddy sangat ingat,saat Daddy akan membawa mu ke luar kota,ia hampir menangis karna ia tak ingin kau jauh dari nya,bahkan ia berkata,kalau sudah besar nanti ia akan menjadi pengantin mu.saat itu juga tawa semua orang pecah termasuk mommy mu."ucap Daddy Adrian sendu di akhir kata.
__ADS_1
Setelah cukup lama mereka berbincang,Arion segera pergi ke kamar nya,karna ia takut istri nya marah,apa lagi ia sudah lama meninggalkan istri nya.