Cinta CEO Kejam

Cinta CEO Kejam
Episode 104


__ADS_3

Di tengah amarah yang membara, orang asing itu berbicara dengan nada dingin, bahkan menggelegar.


"jangan menatap anakku seperti itu, atau kau akan tau akibat nya" ucap orang asing itu begitu menggelegar.


Deg


Semua orang yang di sana seakan membeku, mendengar suara orang itu bahkan, Mita sudah tak bisa menahan air mata nya.


"itu dia, aku begitu yakin, bahkan suara nya sangat jelas sekali, itu membuktikan kalau itu dia, Karna tak ada yang akan menyamai suara nya" gumam Mita dengan sesegukan, bahkan Dimas, memeluk nya erat.


"Daddy" gumam Arion dengan mata memerah.


Tatapan nya tertuju pada orang di samping nya, siapa lagi kalau bukan Milka, istrinya.


Melihat itu Milka menganggukan kepala nya, sambil menggenggam tangan Arion dan mengusap nya lembut.


"ini hadiah dari ku" bisik Milka.


"a,, aku pasti hanya bermimpi, tidak mungkin.. " ucanan Arion terhenti Karna air mata nya sudah meluncur deras di pipi nya.


"ayo" Ajak Milka.


Tak mengelak, Arion mengikuti langkah istri nya, untuk menghampiri orang itu.


"Dad, aku telah memenuhi janji ku, dan aku juga sudah menjaga dia, sesuai permintaan mu" ucap Milka pelan, tanpa perintah ia memeluk orang yang di sebut Daddy itu dengan terisak, entah kenapa ia merasa sangat sedih, entah ke mana rasa bahagia nya pergi.

__ADS_1


"terima kasih nak, Karna kamu sudah memenuhi janji mu, Daddy ucapkan terima kasih, Karna hal itu" ucap Daddy lembut dengan mata berkaca-kaca.


Semua orang melihat itu merasa terharu, namun berbeda dengan orang di sebelah Milka, orang itu menatap bingung serta bahagia.


"Dad" panggil Arion dengan suara parau.


Mendengar nama nya di panggil, Daddy dan Milka melepaskan pelukan mereka, hingga mata Daddy dan Arion bertabrakan.


Deg


Tak menunggu lama, Arion memeluk Daddy nya erat, bahkan ia menangis, namun masih wajar.


"Dad, kenapa baru muncul sekarang, apa Daddy tidak kasihan pada ku dan juga Fika, bahkan ia sampai sakit, dan aku yang harus merawat nya, dan apa Daddy juga kalau aku.. " ucapan Arion sengaja di potong oleh Daddy nya.


Setelah puas berpelukan, mereka melepaskan pelukan nya.


Entah ke mana, Arion yang dingin dan kejam ini, entah bagaimana bila orang yang menganggap nya kejam, bila melihat nya sekarang ini.


"aku menunggu Daddy menjelaskan nya" ucap Arion sambil tersenyum kecil.


Kemudian ia, melihat ke arah istri nya, dan memeluk nya erat.


"terima kasih sayang, Karna sudah memberikan kado istimewa ini untuk ku" ucap Arion Lirih.


"Adrian" panggil Mita, dengan suara serak nya menghampiri Adrian di ikuti Dimas di belakang nya.

__ADS_1


Adrian adalah Daddy Arion, dan yang selalu telponan bersama Milka.


"Mita, bagaimana kabar mu, apa kau tak ingin memeluk ku" Goda Adrian pada Mita, namun baru saja akan melakukan pelukan, Dimas menghalangi jarak mereka.


"Huh, enak saja main peluk saja, aku tak izinkan" ucap Dimas kesal, mengahadap ke arah Adrian.


"siapa kau berani- berani nya menghalangi ku, minggir sana, aku tak mengenal mu" jawab Adrian ketus, dan mencoba akan memeluk Mita, namun tangan nya di cekal oleh Dimas.


"enak saja, main sosor saja, menjauhlah dari hadapan istri ku, sana menjauh" ucap Dimas tak kalah ketus, sedangkan Mita yang mendengar perdebatan itu hanya menahan tawa nya.


"hei, jangan kurang ajar kau, kalau tidak.. "


"apa? " tantang Dimas.


Di saat dua orang itu berdebat, semua orang melihat itu hanya bisa menelan saliva nya kasar.


"kalau tidak aku.. " ucapan Adrian terpotong, Karna seseorang menyela perdebatan tersebut.


"sudahlah, apa kalian tidak bisa akur saja dalam sehari.. " ucap Rendra ayah Milka.


"tidak bisa" ucap ke dua nya berbarengan.


Suasana yang tadi nya begitu tegang, mendadak pecah saat tiga orang di sana tertawa kencang.


Hahaha

__ADS_1


__ADS_2