
Setelah sampai di bawah,Milka menyambut Rey.
"pagi kak Rey."ucap Milka.
"pagi."jawab Rey,namun mata nya melihat kearah Arion yang sedang cemberut.
"kenapa kau, pagi-pagi muka sudah di tekuk begitu.?"tanya Rey.
Yang di tanya tidak menjawab hanya mendengus kasar saja.
"biasalah kak,manja dan cengeng nya kumat."sindir Milka.
"ya ampun Ar,kau itu kenapa sebenar nya?...kau tau,bahkan aku hampir saja gila meladeni kelakuan mu itu."ucap Rey setengah frustasi.
Bagaimana tidak,setiap di kantor Arion selalu menyuruh nya yang tidak masuk akal.
Bahkan ada yang lebih tak masuk akal nya adalah,Rey ketika di suruh bekerja memakai daster.yang entah milik siapa.
Dan itu adalah pengalaman terburuk yang pernah Rey alami selama ini...hiii..bahkan membayangkan nya membuat nya bergidik ngeri.
"Rey apakah bisa hari ini aku tak masuk kantor.?" gumam Arion pelan namun masih di dengar oleh dua orang yang ada di sana.
"kau.."ucap Rey dan Milka bersamaan.
Membuat Arion menciut,dengan tatapan tajam istri nya.
"kau tau bukan,apa yang terjadi jika kau lakukan itu.?"ucap Milka dengan sinis.
Glek
"a,,aku tau."jawab Arion gugup.
Entah kenapa sekarang Arion menjadi sangat jinak pada istri nya,entah apa yang merasuki nya..
__ADS_1
"ayo sarapan dulu,nanti terlambat."ajak Milka sambil melenggang pergi kearah dapur.
Belum sempat sampai ke meja makan,teriakan seseorang mengaget kan semua nya.
"kakakkkkk..."teriak Fika mengisi dalam mansion tersebut.
Semua orang yang mendengar itu,segera berlari ke arah suara,bahkan penjaga di luar mansion pun masuk.
"ada apa gadis rese.?"tanya Rey.
"coba lihat,apa yang terjadi di kamar ku.?"bentak Fika emosi.
Milka dan Rey melihat itu hanya melongo tak percaya.
Bayangkan saja,kamar seorang gadis yang seharus nya rapi,ini begitu berantakan.
Alat-alat kecantikan yang biasa tertata rapi kini,sudah tercecer entah kemana.
"coba lihat,alat make up ku habis tak tersisa,bahkan lipstick yang baru ku beli kemarin pun sudah patah,karna di coret-coret di cermin."ucap Fika histeris,melihat alat make up nya berantakan.
Rey dan Milka pun hanya bisa mengelus dada dan mencoba untuk tetap sabar.
"maaf..."ucap Arion pelan.
Bahkan semua orang yang mendengar itu pun melirik ke arah nya.
Para pelayan pun yang melihat itu,hanya bisa menahan senyum,bahkan dari mereka ada yang pergi meninggalkan tempat itu,karna tak bisa menahan tawa nya.
"hahahaha.."pecah sudah tawa Rey yang di tahan dari tadi.
"ya ampun Ar,apa yang kau lakukan,apa kau sedang belajar ber dan dan.?"ucap Rey dengan tawa yang semakin keras.
"diam kau."bentak Arion.
__ADS_1
Sedangkan Fika,hanya bisa menggerutu tak jelas,dengan sikap Kaka nya akhir-akhir ini.
"ya ampun kak,ku rasa kau sudah tidak waras,kenapa kau selalu membuat ku kesal beberapa hari ini."ucap Fika.
"kemarin sabun dan sampo ku,sekarang alat make up ku,terus besok apa lagi.?"kesal Fika.
Arion yang mendengar itu,kembali menangis.
Milka pun mendekat..."sayang.."panggil Milka lembut,membuat Arion mendongak kan kepalanya.
"a,,aku tidak sengaja,aku hanya ingin bermain-main saja."ucap Arion dengan terisak.
Milka menghela nafas berat.
"sudah,tidak apa-apa,sekarang pergi ke kantor yah?"bujuk milka.agar berhenti menangis.
"a,,aku tidak mau,aku mau kembali ke kamar saja."ucap Arion pelan.
"hmm,ya sudah kita ke kamar..jadi sudah jangan menangis lagi ya.?"ucap Milka lembut sambil menarik Arion lembut.
"hey jangan pergi dulu,ganti dulu barang-barang ku."teriak Fika.
Sedangkan Rey hanya menahan tawa,karna merasa konyol dengan tingkah sahabat nya itu.
"kak Rey,bagaimana ini.?ucap Fika merajuk.Rey hanya memgedik kan bahu nya acuh.
-
-
-
Maaf nya jika sedikit lebay,karna aku ingin lihat,kesal,greget dan frustasi nya,si asisten jones alias Rey,Milka, Fika bahkan seluruh penghuni mansion meng hadapi Arion yang mendadak jadi cengeng dan manja.
__ADS_1
Semoga aja nggak ngebosenin..🙏